Pembahasan Lengkap Contoh Kasus Adaptasi Diri dan Solusinya

Pembahasan Lengkap Contoh Kasus Adaptasi Diri dan Solusinya

Pembahasan Lengkap Contoh Kasus Adaptasi Diri dan Solusinya

1. Pengertian Adaptasi Diri

Pembahasan Lengkap Contoh Kasus Adaptasi Diri dan Solusinya .Dalam istilah psikologi, penyesuaian diri disebut dengan adjusment yang berarti suatu proses buat mencari titik temu antara keadaan diri sendiri dan tuntutan lingkungan (Davidoff, 1991).Penyesuaian diri yaitu suatu proses dinamis yang bertujuan buat mengubah sikap orang supaya terjadi hubungan yang lebih sesuai antara diri individu dengan lingkungannya (Mu’tadin, 2002).

2. Bentuk Adaptasi Diri

A. Adaptasi Diri Akademik

Penyesuaian akademik yaitu kemampuan murid untuk membiasakan diri dengan kehidupan sekolahnya dan bisa mencapai prestasi akademik.Perihal ini bisa dilihat dari motivasi buat mencapai prestasi akademik, mendapatkan nilai yang bagus dan puas terhadap hasil yang dicapai.

B. Adaptasi Diri Emosional

Adaptasi diri emosional yaitu kemampuan murid untuk membiasakan diri terhadap permasalahan emosional dan masalah fisik yang dialami selaku murid baru. Tidak dapat dipungkiri selaku murid baru, akan ada tuntutan hidup yang baru, seperti berpisah dengan keluarga dan hidup di kost,perubahan gaya hidup, banyak menemui tanda teman yang lebih bermacam-macam. Perihal ini bisa menimbulkan masalah emosional seperti takut, pilu, tekanan pikiran serta sebagainya jika murid tidak bisa membiasakan diri secara emosional.

C. Adaptasi Sosial

Penyesuaian sosial yaitu kemampuan murid untuk membiasakan diri dengan lingkungan kampus.Perihal ini dapat dilihat dari keterlibatan murod dalam aktivitas sekolah.Contohnya mengikuti organisasi sekolah, dan kelompok belajar. Tidak hanya itu murid memiliki hubungan pertemanan yang baik dan merasa aman di lingkungan sekolah.

D. Kelekatan Pada Institusi

Kelekatan dengan institusi ini disebut juga dengan komitmen yaitu kemampuan murid buat menyesuaikan diri dengan bermacam tuntutan disekolah yang bisa saja membuat murid kesulitan menempuh perkuliahan. Namun terdapat rasa kepuasan terhadap jurusan yang dijalani, fasilitas dan peraturan yang ada.

3. Aspek Adaptasi Diri

A. Kontrol Terhadap Emosi Yang Kelewatan.

Menekankan adanya kontrol dan ketenangan emosi buat menghadapi masalah serta menentukan berbagai pemecahan permasalahan. Jadi, orang bukan berarti tidak ada emosi sama sekali, namun lebih pada terkontrol emosinya ketika mengalami keadaan tertentu.

B. Frustasi Personal Yang Minim.

Individu yang mengalami frustasi diketahui dengan perasaan tidak berdaya serta tanpa harapan, sehingga sulit mengorganisasikan kemampuan berpikir serta tingkah laku dalam mengalami keadaan yang menuntut penyelesaian.

C. Mekanisme Pertahanan Diri Yang Rendah

Seorang dikategorikan normal apabila bersedia mengakui kegagalan yang dialami serta berupaya kembali buat mencapai tujuan yang disepakati.Seseorang dikatakan mengalami masalah adaptasi apabila mengalami kegagalan serta melaporkan kalau tujuan tersebut tidak berharga buat dicapai.

D. Kemampuan Buat Belajar dan Menggunakan Pengalaman Masa Lalu.

Adaptasi diri yang ditunjukkan oleh orang yaitu proses belajar berkesinambungan dari perkembangan orang selaku hasil dari kemampuannya menangani keadaan konflik serta tekanan pikiran.

E. Pertimbangan Rasional dan Kemampuan Mengarahkan Diri

Menjelaskan seseorang yang mempunyai kemampuan berpikir dan melakukan pertimbangan terhadap permasalahan atau konflik serta kemampuan mengorganisasikan pikiran,tingkah laku dan perasaan buat memecahkan permasalahan dalam keadaan sulit sekalipun akan menampilkan penyesuaian diri yang baik apabila seseorang dipahami oleh emosi yang kelewatan ketika berhadapan dengan suasana yang memunculkan konflik.

F. Perilaku Realistik dan Objektif

Perilaku yang realistik dan objektif berdasarkan pada pemikiran yang rasional, kemampuan memperhitungkan keadaan,permasalahan dan keterbatasan orang sesuai dengan realitas.

4. Contoh Kasus Adaptasi Diri dan Solusinya

Contoh kasus adaptasi diri dan solusinya dari Andi dan temannya sering mengantuk saat pelajaran dan terkadang banyak juga teman lainnya izin keluar kekamar mandi hanya sekedar cuci muka.Mereka mengantuk karena pelajarannya membosankan.Akhirnya mereka mengadu ke Guru bimbingan konseling.Bagaimana guru konseling mengatasi kasus ini.Apa solusi yang tepat dalam penanganan kasus ini.

Lingkungan sekolah memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan jiwa anak. Sekolah tidak hanya mengemban fungsi pengajaran tetapi juga fungsi pendidikan (transformasi norma).Dalam kaitannya dengan pendidikan ini, peranan sekolah pada hakikatnya tidak jauh dari peranan keluarga yaitu selaku referensi dan tempat perlindungan bila anak didik mengalami permasalahan.

Oleh karena itu disetiap sekolah ditunjuk wali kelas yaitu guru-guru yang akan membantu anak didik bila mereka mengalami kesulitan dalam pelajarannya.Kemudian ada guru konseling buat membantu anak didik yang memiliki permasalahan pribadi dan permasalahan penyesuaian diri baik terhadap dirinya sendiri atau terhadap tuntutan sekolah. Upaya-upaya yang bisa dicoba buat memperlancar proses penyesuaian diri anak didik yaitu seperti di bawah ini.

  • Membuat keadaan sekolah yang bisa memunculkan rasa nyaman untuk anak didik, baik secara sosial, fisik atau akademis.
  • Memahami anak didik secara merata, baik prestasi belajar, sosial atau semua aspek pribadinya.
  • Membuat suasana belajar mengajar yang menyenangkan untuk anak
  • Memakai prosedur penilaian yang bisa memperbesar motivasi belajar
  • Memakai metode dan perlengkapan mengajar yang memunculkan semangat belajar.




Demikianlah pembahasan lengkap contoh kasus adaptasi diri dan solusinya .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya


%d blogger menyukai ini: