e"

Pembahasan Pengertian dan Contoh Kasus Elastisitas Penawaran

Pembahasan Pengertian dan Contoh Kasus Elastisitas Penawaran

Pembahasan Pengertian dan Contoh Kasus Elastisitas Penawaran .Hukum penawaran menjelaskan kalau terdapat hubungan langsung antara jumlah yang ditawarkan dan harga produk. Untuk menunjukkan, ini merupakan statment yang sangat kualitatif.

Tetapi, pasar membuat komoditas yang berbeda berbeda dengan metode yang tidak bisa dibayangkan.Konsep elastisitas penawaran ini mengatasi seluruh masalah tersebut dengan mudah.Dibawah ini akan dijabarkan pengertian,jenis dan contoh kasus elastisitas penawaran .

1. Pengertian Elastisitas Penawaran

Pengertian elastisitas penawaran yakni tingkat kepekaan penawaran suatu produk terhadap harga barang tersebut. Perubahan tersebut diukur dalam persentase yang menampilkan seberapa besar jumlah penawaran akibat terdapatnya perubahan harga. Elastisitas penawaran (elasticity of supply) dapat dimaksud juga sebagai kelenturan penawaran terhadap perubahan harga.

2. Jenis-Jenis Elastisitas Penawaran

A. Penawaran Inelastis Sempurna (Es= 0)

Penawaran Inelastis sempurna terjadi bila tidak terdapat perubahan jumlah yang ditawarkan walaupun terdapat perubahan harga, ataupunΔQs= 0, walaupun ΔP ada. Secara matematis %ΔQs = 0, berapapun perubahan dalam %ΔP. Dengan kata lain pergantian harga sebesar apapun sama sekali tidak mempengaruhi terhadap jumlah yang ditawarkan.Permasalahan penawaran inelastik dalam realitas agak sulit ditemui dalam kehidupan tiap hari,kalaupun ada umumnya pada produk atau beberapa barang hasil pertanian misalnya jumlah produksinya sudah tidak bisa jadi ditambah ataupun sulit untuk ditambah meski harga selalu menaik.

B. Penawaran Elastis Uniter (Es = 1)

Penawaran Elastis Uniter yakni perubahan harga yang pengaruhnya sebanding terhadap pergantian kuantitas produk yang ditawarkan. Dengan kata lain persentase perubahan jumlah yang ditawarkan sama dengan persentase pergantian harga. Jadi jika harga berubah turun sebesar 10% maka kuantitas yang ditawarkan bakal berubah dan turun sebesar 10% begitupun sebaliknya.

C. Penawaran Inelastis( Es < 1)

Penawaran Inelastis yakni perubahan harga kurang begitu mempengaruhi terhadap pergantian kuantitas produk yang ditawarkan. Dengan kata lain jika persentase perubahan jumlah yang ditawarkan relatif lebih kecil dibandingkan persentase pergantian harga. Secara matematis %ΔQ < %ΔP.

D. Penawaran Elastis Sempurna (Ed=)

Penawaran Elastis Sempurna terjadi bila terdapat perubahan jumlah yang ditawarkan walaupun tidak terdapat pergantian harga, ataupun ΔQs = Terdapat pergantian, walaupun ΔP = 0. Secara matematis %ΔQs = Terdapat, %ΔP = 0. Permasalahan penawaran elastis sempurna terjadi apabila penawaran produk bisa berubah-ubah walaupun harga produk tersebut tetap.

E. Penawaran Elastis ( Es > 1)

Penawaran elastis yakni perubahan harga yang pengaruhnya cukup besar terhadap perubahan kuantitas produk yang ditawarkan. Dengan kata lain persentase pergantian jumlah yang ditawarkan relatif lebih besar dari persentase perubahan harga.Jadi jika harga turun 10% maka kuantitas produk yang ditawarkan bakal mengalami penyusutan lebih dari 10%, begitupun kebalikannya.Secara matematis %ΔQd > %ΔP.Penawaran yang elastis ataupun peka terhadap harga (Es > 1) bisa ditemui dalam kehidupan setiap hari umumnya terjadi pada produk hasil perusahaan yang mudah ditambah ataupun dikurangi produksinya.

3. Contoh Kasus Elastisitas Penawaran

Berikut dibawah ini akan dijelaskan beberapa contoh kasus elastisitas penawaran .

A. Contoh Permasalahan Elastisitas Permintaan

Kenaikan harga smartphone dari Rp. 1.500.000 menjadi Rp. 2.000.000 menyebabkan turunnya permintaan terhadap produk tersebut dari 50 unit jadi 30 unit.

B. Contoh Permasalahan Elastisitas Penawaran

Menaiknya harga daging dari harga Rp. 100. 000/ kilogram jadi Rp. 120. 000/ kilogram menimbulkan bertambahnya jumlah benda yang ditawarkan dari 50kg jadi 70kg.

C. Contoh Permasalahan Elastisitas Pendapatan

Menaiknya pemasukan seseorang dari Rp. 2.000.000 jadi Rp. 3.000.000 menyebabkan bertambahnya jumlah produk X yang diminta dari 10 unit jadi 15 unit.





D. Contoh Permasalahan Elastisitas Silang

Harga tiket bis Rp. 50.000, sebaliknya harga tiket kereta api buat jurusan yang sama berada dibawah harga tiket bis, dengan permintaan tiket Kereta Api sebanyak 5.000 tiket.Bila harga tiket bis naik jadi Rp. 55.000, sedangkan harga tiket Kereta Api tetap, maka permintaan tiket Kereta Api tersebut bakal mengalami peningkatan lebih banyak sekitar 3.000 tiket.

E. Contoh Permasalahan Harga Meningkat

Bambang mau membuka usaha toko elektronik (kulkas),oleh karena itu ia membeli kulkas dari pabrik kulkas.Namun ia membuat catatan belanja untuk membeli kulkas 20 buah seharga Rp. 3.000.000.Tetapi ketika melakukan pembelian ternyata harganya Rp. Rp. 4.000.000 sehingga Bambang hanya membeli 8 buah saja.

F. Contoh Permasalahan Harga Menurun

Pada waktu harga beras Rp. 15.000 / kilogram, jumlah beras yang dibeli konsumen yakni 20 kilogram dan pada waktu harga beras Rp. 10.000 / kilogram, jumlah beras yang dibeli konsumen yakni 25 kilogram.Contoh ini jelas menggambarkan bahwa konsumen bakal membeli beras dalam jumlah yang lebih banyak disaat harga beras itu lebih murah.

Demikianlah pembahasan contoh kasus elastisitas penawaran .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: