e"

Pembahasan Contoh Kasus Kompensasi Karyawan Pada Perusahaan

Pembahasan Contoh Kasus Kompensasi Karyawan Pada Perusahaan

Pembahasan Contoh Kasus Kompensasi Karyawan Pada Perusahaan .Kompensasi merupakan salah satu perihal yang umum terjadi dalam suatu perusahaan terhadap karyawannya. Sebenarnya, kompensasi ini mirip dengan pemberian imbalan namun kompensasi lebih bersifat bonus atau tambahan gaji serta tunjangan.

Kompensasi dalam bisnis sendiri berkaitan dengan penghargaan terhadap suatu karyawan dikarenakan sudah menunjang pertumbuhan atau perkembangan bisnis secara merata. Kompensasi ini dapat jadi daya tarik tertentu untuk pencari kerja yang berkualitas buat bersaing demi suatu pekerjaan.Dibawah ini akan dijabarkan tentang pengertian,jenis dan contoh kasus kompensasi karyawan pada perusahaan .

1. Pengertian Kompensasi

Istilah kompensasi adalah kata yang diserap dari bahasa Inggris yakni compensation.Jadi pengertian kompensasi yaitu sesuatu yang diberikan kepada seseorang, umumnya berbentuk uang, selaku balasan atas pekerjaan, kehilangan maupun kecelakaan kerja.Dalam bidang ekonomi dan bisnis, makna dari kompensasi ialah seluruh imbalan yang diterima oleh seorang pekerja atas jasa ataupun hasil kerjanya pada suatu organisasi ataupun perusahaan

2. Jenis-Jenis Kompensasi

A. Kompensasi Finansial Langsung

Kompensasi ini meliputi berbagai imbalan pekerjaan yang berwujud uang antara lain gaji,macam-macam tunjangan, THR Keagamaan,insentif, bonus, komisi, pembagian laba perusahaan dan opsi saham.Seluruh yang menaikkan pemasukan bruto tahunan karyawan akan dikenai pajak pemasukan (PPh 21) yang juga termasuk kompensasi finansial langsung.Kompensasi ini bersifat langsung yang dikarenakan pembayaran dilakukan oleh perusahaan kepada karyawan dalam wujud uang, dan bukan barang maupun fasilitas. Misalnya pembayaran gaji, tunjangan, dan bonus akhir tahun langsung ke rekening karyawan.

B. Kompensasi Finansial Tidak Langsung

Jenis kompensasi ini berwujud uang yang diberikan perusahaan tetapi tidak diberikan langsung kepada karyawan, melainkan lewat pihak ketiga.Misalnya,perusahaan mengikutsertakan karyawan dalam program perlindungan sosial dan kesehatan.Perusahaan membayar premi asuransi jiwa,kesehatan dan ketenagakerjaan, sebaliknya karyawan mendapatkan manfaat dari program tersebut berbentuk biaya perawatan atau tabungan hari tua.Bermacam fasilitas atau sarana yang diperoleh karyawan dalam kompensasi tidak langsung seperti rumah dinas,akses internet dan keanggotaan klub.

C. Kompensasi Non-Finansial

Kompensasi ini tidak berwujud ataupun terpaut dengan uang, tetapi bernilai positif ataupun berharga untuk karyawan. Contohnya yaknu pelatihan keterampilan karyawan, lingkungan kerja yang aman, supervisi yang kompeten dan profesional, kelompok kerja yang suportif, jenjang karir yang pasti, penghargaan terhadap prestasi, cuti lebih banyak maupun jam kerja fleksibel.

3. Contoh Kasus Kompensasi Karyawan Pada Perusahaan

Pertambangan termasuk di dalamnya minyak serta gas dalah a yang terkategori panas. Maklum, industri ini mempunyai entry barrier serta exit barrier yang besar. Tidak mengherankan, tenaga kerjanya juga bukan orang sembarangan serta perlu pengelolaan yang baik.

Yang diartikan dengan pengelolaan yang baik yakni pemberian kompensasi, gaji plus tunjangan serta sarana yang besar kepada karyawan. Tekanan serta tuntutan pasar yang besar ini membuat perbandingan gaji di antara industri sejenis tidak terpaut sangat jauh.Permasalahan kompensasi tetap memberikan perhatian besar dari setiap karyawan.

Perihal ini diakibatkan kompensasi adalah sumber pemasukan dan penerimaan yang diperoleh dari pendidikan serta kehalian yang dimiliki maupun salah satu elemen kepuasan kerja.

Oleh sebab itu sistem kompensasi wajib didesain buat menghargai sikap karyawan yang memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan organisasi.Namun perihal ini sulit dilakukan sebab tujuan mereka bukan sekedar memperoleh kompensasi yang didasarkan pada prestasi kerja saja. Para karyawan mengharapkan lebih dari itu dan menginginkan terdapatnya keadilan serta keterbukaan dari tata cara maupun proses implementasi dari sistem kompensasi tersebut.

A. Analisa Permasalahan

Tujuan karyawan ternyata bukan hanya sekedar memperoleh kompensasi yang didasarkan pada prestasi kerja saja. Para karyawan ingin mendapatkan adanya keadilan maupun keterbukaan. Keadilan serta keterbukaan semacam apa yang di idamkan oleh karyawan?





B. Penyelesaian Masalah

Keadilan dan keterbukaan. Perihal ini memiliki pengertian kalau pemberian kompensasi kepada karyawan ataupun kelompok karyawan wajib sesuai dengan keahlian, kecakapan, pendidikan serta pelayanan yang sudah ditunjukkan kepada organisasi. Dengan demikian masing-masing karyawan merasakan kalau organisasi sudah menghargai jasanya kepada organisasi sesuai dengan pandangannya

Demikianlah pembahasan contoh kasus kompensasi karyawan pada perusahaan .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: