e"

Pembahasan Pengertian,Metode, Contoh Kasus Manajemen Risiko dan Solusinya

pembahasan pengertian,metode,  contoh kasus manajemen risiko dan solusinya

Pembahasan Pengertian,Metode, Contoh Kasus Manajemen Risiko dan Solusinya .Dalam bisnis ada banyak sekali keputusan yang telah dibuat. Perihal itu membuat terus menjadi banyak resiko yang bisa jadi terjadi sebagai dampaknya.

Terus bertambahnya resiko terus bertambah pula kemungkinannya terjadinya resiko. Oleh sebab itu, bila mempunyai bisnis, wajib melakukan tindakan untuk mengurangi resiko yang mungkin terjadi.Berikut akan dijabarkan pengertian,metode,  contoh kasus manajemen risiko dan solusinya

1. Pengertian Resiko dan Manajemen Risiko

Berikut pengertian resiko dan manajemen risiko.

  • Pengertian risiko bisnis yakni suatu aksi yang dihubungkan dengan suatu kemungkinan timbulnya kerugian yang tidak terduga dan tidak diharapkan terjadi di suatu perusahaan.
  • Pengertian manajemen resiko yakni proses mengenali, menganalisis, mengevaluasi, mengatur, serta berupaya menjauhi, meminimalkan, ataupun menghilangkan resiko yang tidak bisa diatasi.

2. Metode-Metode Dalam Mengidentifikasi Suatu Resiko

Sebelum ke pembahasan contoh kasus manajemen risiko dan solusinya ,alangkah baiknya mengenal terlebih dahulu mengenai metode-metode dalam mengidentifikasi suatu resiko.

A. Preliminary Hazard Analysis (PHA)

Pengertian Preliminary Hazard Analysis (PHA) ataupun analisis bahaya diawal yaitu sistem atau tata cara yang umumnya digunakan buat menjelaskan dengan metode kualitatif buat mengenali bahaya pada tahap awal. Prinsip dari PHA yakni buat mengenali bahaya yang bisa jadi bakal berkembang jadi kecelakaan. Ini dilakukan dengan memunculkan suasana ataupun proses yang tidak direncanakan. Ini penting buat melakukan identifikasi bahaya dari awal yang bertujuan buat mengimplementasikan corrective action pada proses implementasinya.

B. Risk Based Inspection (RBI)

Makna dari Risk Based Inspection (RBI) yakni evaluasi resiko serta manajemen proses yang terfokus pada kegagalan alat dikarenakan kerusakan material.Fokus RBI adalah evaluasi resiko yang berkaitan dengan pengoperasian alat. RBI bisa memberikan masukan kepada manajemen buat merancang agenda inspeksi dan pemeliharaan pada alat termasuk penganggaran biayanya.

C. Hazard Operability Study (HAZOPS)

Pengertian dari Hazard Operability Study (HAZOPS) ialah tata cara yang digunakan perusahaan buat mengenali bahaya pada sesi desain rekayasa. Tujuannya buat menganalisis bagian sistem satu per satu serta menjelaskan kondisi ideal buat suatu sistem.Caranya dengan memperoleh tinjauan dari sistem berbentuk gambar teknis ataupun data lain dari sistem tersebut.

D. Fault Tree Analysis (FTA) dan Event Tree Analysis (ETA)

Pengertian dari Fault Tree Analysis (FTA) dan Event Tree Analysis (ETA) ialah diagram logika yang digunakan buat mewakili tiap-tiap dampak dari suatu kejadian serta pemicunya. Diagram ini menjelaskan ilustrasi bebas dari rangkaian kegagalan alat ataupun kesalahan manusia yang bisa memunculkan kerugian. FTA bersifat deduktif yang dilakukan memunculkan akibat buat mencari penyebabnya. Sebaliknya ETA bersifat induktif yang dilakukan dengan menunjukkan penyebab (peristiwa diawal) buat mencari akibat (peristiwa akhir).

E. Failure Modes and Effect Analysis (FMEA)

Pengertian Failure Modes and Effect Analysis (FMEA) atau analisis pola kegagalan dan akibat yakni tata cara buat mengenali bahaya yang mengaitkan analisis modus kegagalan. Semacam apa penyebabnya serta bagaimana akibatnya, dan kritikalitas dari kegagalan. Tujuan dari FMEA yakni buat mengenali kegagalan yang memiliki akibat yang tidak diinginan pada sistem operasi.

F. What-If

What-If ialah tata cara identifikasi bahaya sejak dini buat meninjau desain dengan menanyakan serangkaian persoalan dengan pertanyaan “Bagaimana-Jika”.

G. Qualitative Risk Assessment

Makna dari Qualitative Risk Assessment ialah pendekatan nilai resiko terhadap sistem dengan pemberian skor kualitatif, semacam iya atau tidak, kemudian baik ataupun kurang baik terhadap aspek kemungkinan dan  dampak kegagalan dari suatu peristiwa.

H. Semi-Quantitative Risk Assessment

Pengertian Semi-Quantitative Risk Assessment ialah pengembangan penilain resiko dengan memakai pemodelan buat masalah tertentu. Tujuannya buat memperoleh rate event. Dengan pemodelan ini, bakal menciptakan akurasi informasi bersumber pada data awal yang diolah dengan memikirkan atau mempertimbangkan parameter- parameter yang ada.

I. Quantitative Risk Assessment

Makna Quantitative Risk Assessment ialah evaluasi penuh dengan melaksanakan pemodelan pada seluruh masalah, sehingga mungkin akibat dari suatu kegagalan bisa dikenal secara numerik. Dari sinilah bakal mengalami tingkatan resiko yang cukup akurat.



3. Contoh Kasus Manajemen Risiko dan Solusinya

Berikut ini contoh kasus manajemen risiko dan solusinya dari problema mobil listrik.Tucuxi merupakan mobil listrik produksi Indonesia yang masih dalam sesi prototipe. Desainer mobil ini adalah seorang mantan karyawan pabrik mobi Chrysler di Amerika, Danet Suryatama.Di Indonesia pengerjaan pembuatan bodi mobil ini dipercayakan pada rumah modifikasi “Kupu-Kupu Malam Auto Mode” yang terletak di Sleman,Yogyakarta.

Tetapi, setelah kemunculan perdananya saat test drive di taman Gedung olahraga Gelora Bung Karno oleh Menteri BUMN, Dahlan Iskan, pada hari Minggu, tanggal 23 Desember 2012 mengalami kecelakaan tunggal.Kecelakaan ini terjadi ketika menempuh jarak total 1000 kilometer dari Solo ke Surabaya pada tanggal 5 Januari 2013. Musibah tersebut terjadi di wilayah Plaosan, Magetan yang termasuk rute awal uji coba tersebut.

Ketika melewati tanjakan yang cukup ekstrim di wilayah wisata Tawangmangu, mobil tersebut mampu melewati tanjakan tanpa hambatan. Tetapi ketika melewati turunan tajam,mobil mengalami rem blong dan menabrak tebing.Pihak Elektrik Car, LLC selaku pihak pengembang dalam perihal ini diwakili oleh Pihak Elektrik Car merasa tidak bertanggung jawab atas musibah kecelakaan tersebut.Hal ini dikarenakan Menteri BUMN sudah melakukan pelanggaran hak cipta. Sebab dalam perjanjian antara produsen dan Dahlan Iskan sudah disepakati buat melindungi kerahasian desain dan hak cipta peralatan mesin mobil tersebut.

Pihak tersebut melaporkan setelah serah terima mobil tersebut kepada pihak Menteri BUMN, pihak pengembang dilarang buat melakukan servis serta perawatan. Pada saat kunjungan ke rumah modifikasi Kupu-Kupu Malam, Pihak ElektrikCar menemukan kalau mobil tersebut sudah dibongkar serta ditukar perlengkapannya, khususnya perlengkapan yang berhubungan dengan rem, yang belum teruji performanya.

A. Aspek-Aspek Kegagalan

Secara teori, terdapat banyak aspek yang membuat proyek menemui kegagalan, antara lain yakni.

  • Minimnya dukungan dari sponsor proyek
  • Waktu dan anggaran yang tidak realistis
  • Persyaratan yang tidak jelas
  • Minimnya uraian terhadap manajemen risiko
  • Produktifitas yang rendah
  • Metode perkiraan yang tidak baik
  • Prosedur dan dokumentasi yang tidak baik
  • Tidak belajar dari proyek sebelumnya
  • Kemampuan dalam berkomunikasi
  • Sumber daya proyek yang tidak efisien

Tetapi ternyata dalam permasalahan proyek mobil listrik Tucuxy ini, terdapat alasan yang patut dianalisis selaku pemicu kegagalan proyek tersebut.

  • Kurangnya dukungan dari pemerintahan
  • Kurangnya pengetahuan mengenai mobil listrik.
  • Tidak belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya yang gagal dalam pembuatan mobil listrik.
  • Kelengkapan alat mesin yang kurang mencukupi.
  • Terlalu cepat mempublikasikan.

B. Solusi Mengatasinya

Alasan awal dari kegagalan mobil listrik Tucuxy yakni minimnya dukungan pemerintah. Sebab, secara teori, bila seluruh pihak yang ikut serta dalam proyek baik pihak investor ataupun pihak eksekutor tidak menunjang secara penuh penerapan proyek maka kemungkinan proyek bakal bermasalah sangat besar dan dapat berhenti di tengah jalan.Sedikitnya dukungan dari sponsor proyek bakal jadi sumber permasalahan dalam penyelesaian proyek, oleh sebab itu wajib ditentukan kalau seluruh kelompok proyek wajib memiliki komitmen yang kuat buat menunjang kesuksesan proyek.

Demikianlah pembahasan pengertian,metode,  contoh kasus manajemen risiko dan solusinya .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: