e"

Pembahasan Contoh Kasus Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan serta Pengertian Beserta Metodenya

Pembahasan Contoh Kasus Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan serta Pengertian Beserta Metodenya

Pembahasan Contoh Kasus Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan serta Pengertian Beserta Metodenya .Keputusan yakni selaku opsi tindakan antara bermacam aksi yang memenuhi satu ataupun lebih suatu tujuan untuk memastikan beberapa pihak terlibat oleh akibat suatu keputusan. Oleh sebab itu, pengambilan keputusan merupakan fungsi yang utama untuk seorang pemimpin, baik di suatu perusahaan maupun lembaga publik.

Keahlian pembuat keputusan dalam memutuskan sebuah keputusan sangat terkait dengan mutu dari keputusan itu sendiri.Dimana suatu keputusan yang baik bakal diterima oleh seluruh pihak yang terkait dengan keputusan serta output dari keputusan bakal mengacu pada tujuan dibuatnya keputusan tersebut.Berikut akan dijabarkan tentang contoh kasus pemecahan masalah dan pengambilan keputusan serta pengertian beserta metodenya

1. Pengertian Pengambilan Keputusan

Dalam Kamus Besar Ilmu Pengetahuan pengambilan keputusan (Decision Making) didefinisikan sebagai pemilihan keputusan ataupun kebijakan yang didasarkan atas kriteria tertentu.Proses ini meliputi 2 alternatif ataupun lebih sebab jika hanya ada satu alternatif tidak bakal ada satu keputusan yang akan diambil.Pengambilan keputusan ialah salah satu bentuk berpikir dan hasil dari suatu perbuatan itu dinamakan keputusan.Pengambilan keputusan dalam Psikologi Kognitif difokuskan kepadagimana seorang mengambil keputusan.

2. Dasar Pengambilan Keputusan

A. Pengambilan Keputusan Bersumber Pada Intuisi

Pengambilan Keputusan Bersumber pada Intuisi ialah pengambilan keputusan yang bersumber pada perasaan hati yang kerapkali bertabiat subyektif.Pengambilan keputusan yang bersumber pada intuisi memerlukan waktu yang singkat, buat masalah-masalah yang akibatnya terbatas dan biasanya pengambilan keputusan yang bersifat intuitif bakal memberikan kepuasan sepihak serta bersifat perasaan.Sifat subjektif dari keputusuan intuitif ini akan memberikan keuntungan seperti bawah ini

  • Pengambilan keputusan oleh satu pihak sehingga gampang buat memutuskan.
  • Keputusan intuitif lebih pas buat masalah-masalah yang bertabiat kemanusiaan

B. Pengambilan Keputusan Rasional

Pengambilan keputusan rasional ialah pengambilan keputusan yang dibuat bersumber pada pertimbangan rasional berfikir dan lebih bersifat objektif. Keputusan yang bersifat rasional berkaitan dengan daya guna pikir. Masalah-masalah yang dialami ialah permasalahan yang membutuhkan pemecahan rasional. Keputusan yang dibuat bersumber pada pertimbangan rasional lebih bertabiat objektif serta bisa diukur.

C. Pengambilan Keputusan Bersumber pada Pengalaman

Pengambilan keputusan bersumber pada pengalaman ialah pengambilan keputusan yang bersumber pada pengalaman-pengalaman yang diperoleh sehingga bisa digunakan buat memperkirakan apa yang jadi latar belakang permasalahan serta bagaimana arah penyelesaiannya. Keputusan yang bersumber pada pengalaman sangat berguna untuk pengetahuan instan di keputusan berikutnya.

D. Pengambilan Keputusan Bersumber Pada Fakta

Pengambilan keputusan bersumber pada fakta ialah pengambilan keputusan yang dibuat bersumber pada informasi empiris serta kenyataan nyata sehingga bisa memberikan keputusan yang valid sehingga tingkatan keyakinan terhadap pengambil keputusan bisa lebih besar.

E. Pengambilan Keputusan Bersumber Pada Wewenang

Pengambilan keputusan bersumber pada wewenang ialah pengambilan keputusan yang bersumber pada atas wewenang yang dipunyai oleh seorang yang jadi pemimpin. Tiap orang yang jadi pimpinan organisasi memiliki tugas serta wewenang buat mengambil keputusan dalam rangka melaksanakan aktivitas demi tercapainya tujuan organisasi yang efisien dan efektif.

3. Metode-Metode Keputusan Dalam Kelompok

A. Brainstorming

Metode brainstorming merupakan salah satu wujud metode kelompok. Pada pokoknya metode ini untuk menggali serta memperoleh gagasan-gagasan dari anggota kelompok. Sebab, metode brainstorming lebih berfokus pada penggalian gagasan daripada penilaian gagasan.Tetapi metode ini memiliki beberapa kelemahan diantaranya.

  • Cuma dapat diterapkan pada permasalahan-permasalahan yang mudah
  • Hanya menciptakan pikiran-pikiran yang dangkal.
  • Sangat memakan waktu serta biaya

B. Nominal Group Technique

Nominal group technique (NGT) berkenaan dengan penggalian dan penilaian gagasan semuanya. Pada mulanya gagasan-gagasan digali secara nominal (tanpa interaksi) guna menjauhi hambatan dan permufakatan. Berikutnya, pada waktu penilaian atas gagasan,interaksi dan dialog dimungkinkan tetapi dalam suasana yang terstruktur supaya tiap gagasan memperoleh atensi yang sepadan.

C. Delphi Technique

Metode delphi sedikit berbeda dengan NGT, dalam mana prosesnya semata mata bergantung pada kelompok nominal (para ahli) selaku partisipan yang kesemuanya tidak melaksanakan interaksi tatap muka. Jadi, dengan metode ini sangat bisa jadi memiliki beberapa ahli tanpa harus mengumpulkan mereka disatu tempat pada waktu yang sama. Namun metode delphi memiliki kelemahan seperti dibawah ini.

  • Memakan waktu lama,
  • Butuh keterampilan bahasa yang besar buat menyusun kuisioner yang baik serta sesuai dengan permasalahan yang dinaikan.

4. Contoh Kasus Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan

Berikut contoh kasus pemecahan masalah dan pengambilan keputusan . Tanggal 6 Juli 2017, Bapak Bambang, CEO perusahaan smartphone TELPON yang kharismatik melakukan praktek diskriminasi harga sebagai strategi pemasarannya. Bapak Bambang mencoba menurunkan harga produk smartphne mereka yang sangat sukses sekitar Rp.1.000.000 dari harga semula sebesar Rp. 6.000.000 yang merupakan harga perkenalan yang telah ada sekitar 2 bulan.Setelah menurunkan harga produk smartphone ,ia menerima email yang sangat banyak dari para pelanggan yang kecewa serta marah.Tetapi 5 hari setelah itu,Bapak Bambang menawarkan Rp. 500.000 kredit yang bisa di pakai di toko TELPON serta online store kepada para pelanggan yang telah membayar harga penuh.





Dilihat dari permasalahan serta penjabaran modul diatas tentang penyusutan harga TELPON yang dilakukan oleh Bapak Bambang sebagai CEO termasuk kedalam keputusan yang dilakukan secara strategis.Hal ini disebabkan keputusan dibuat oleh manajemen puncak yakni CEO dari suatu organisasi. Disini Bapak Bambang memakai proses pengambilan keputusan dengan metode keputusan intuisi dengan pengembangan serta analisis terhadap bermacam tindakan.

Dengan kata lain Bapak Bambang berpikir kalau dengan merendahkan harga TELPON maka bakal menciptakan keuntungan yang lebih dari sebelumnya dengan penjualan TELPON dipasaran yang terus melonjak serta semakin banyak peminatnya.Sebab TELPON ini dijual dengan harga murah (harga promosi) dengan iktikad buat mempromosikan lebih luas produk ini dikenal oleh masarakat yang lebih luas. Semakin banyak pengguna Telpon maka akan populer produk tersebut serta nantinya produk ini pantas dijual dengan harga yang tinggi.

Demikianlah pembahasan contoh kasus pemecahan masalah dan pengambilan keputusan .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: