Simak Contoh Kuesioner Kinerja Karyawan untuk Kebutuhan Perusahaan

Simak Contoh Kuesioner Kinerja Karyawan untuk Kebutuhan Perusahaan

Simak Contoh Kuesioner Kinerja Karyawan untuk Kebutuhan Perusahaan – Karyawan merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. Perusahaan tersebut tentunya dapat dijalankan dengan bantuan para karyawan atau pekerja. Terlebih jika perusahaan tersebut berukuran cukup besar dengan pekerjaan yang cukup kompleks.

Seorang pemilik perusahaan tentunya tidak dapat menjalankannya sendirian saja. Untuk mendapatkan para pekerja tersebut dibuatlah proses seleksi yang cukup ketat untuk mendapatkan pekerja yang sesuai. Setelah dilakukan proses seleksi tadi maka berikutnya tugas seorang pemilik perusahaan ialah mempekerjakan mereka dengan baik.

Untuk membangun kerjasama tim yang baik perlu dilakukan beberapa hal terutama evaluasi untuk memperbaiki hal-hal yang belum sesuai. Selain itu, proses evaluasi ini bisa dilakukan untuk membangkitkan kembali semangat dan cara kerja para karyawan dengan baik. Sebagai pemilik perusahaan Anda bisa menggunakan contoh kuesioner kinerja pegawai.
Lalu, apa itu kuesioner tentang kinerja karyawan dan bagaimana contohnya? Untuk memberikan gambaran berikut beberapa penjelasan mengenai hal tersebut.

1. Pengertian Kuesioner Kinerja Karyawan,

Secara umum kuesioner merupakan bentuk pengumpulan data cari jawaban serta tanggapan atas beberapa pertanyaan yang diajukan kepada sekelompok orang. Kuesioner yang diajukan untuk karyawan ini berisi pertanyaan ataupun survei yang perlu dijawab oleh para pekerja mengenai hal yang berhubungan dengan pekerjaan. Jika Anda seorang karyawan tentunya Anda sudah pernah melihat atau merasakan langsung sampel kuesioner kinerja tenaga kerja tersebut.

Berbagai cara dilakukan sebagai metode untuk memberikan pertanyaan atau survei tersebut. Misalnya akhir-akhir ini Anda bisa menggunakan teknologi melalui smartphone untuk bisa diakses para karyawan. Namun disamping itu ada pula yang memberikan kuesioner secara langsung dengan tatap muka terhadap karyawan. Tujuannya tetap sama yaitu menggali data yang berhubungan dengan kinerja karyawan dan sekitarnya. Hal ini dapat dijadikan bahan evaluasi atau perbaikan demi kenyamanan pemilik perusahaan maupun karyawannya.

2. Manfaat Angket atau Kuesioner Kinerja Karyawan,

Dari contoh angket kinerja karyawan yang sudah banyak digunakan maka dapat diketahui bahwa manfaat dari hal tersebut tentunya mendapatkan data langsung dari para karyawan. Data tersebut berisi bagaimana cara kinerja, karakter, penyelesaian masalah dan keluhan-keluhan karyawan yang ada di lapangan.  Hal-hal tersebut dapat diketahui secara langsung dengan sumber yang terpercaya yaitu karyawan sendiri.

Jika kuesioner tadi tidak diajukan langsung kepada para pekerja maka penyampaian keluhan atau masalah biasanya sedikit lebih sulit. Sebab terkadang para karyawan merasa sungkan atau malu mengungkapkan keluhannya.Selain itu, adanya kuesioner bermanfaat untuk mengetahui kesalahan baik dari diri pekerja maupun dari lingkungannya.

Dari berbagai contoh angket kinerja pegawai yang cukup banyak digunakan hasilnya para pengelola perusahaan dapat mengetahui celah terkecil untuk bisa dievaluasi dan diperbaiki.
Di sisi lain para pengelola perusahaan dapat melihat bagaimana keadaan para karyawan dalam melakukan pekerjaannya. Jika nampak sudah mulai jenuh mungkin pemilik perusahaan dapat melakukan cara agar semangat para karyawan bisa bangkit kembali.

Dari hasil evaluasi itulah maka perusahaan bisa lebih maju dari sebelumnya. Selain itu, sebuah contoh kuesioner kinerja karyawan diajukan untuk dapat mencapai visi misi perusahaan. Untuk mencapai visi misi perusahaan dibutuhkan kerjasama yang baik dari semua pihak. Dalam menjalin kerjasama tersebut diperlukan komunikasi yang baik salah satu caranya dengan mendengar keluhan serta mengetahui keadaan karyawan menggunakan kuesioner.

Kuesioner kinerja karyawan

3. Cara Penyusunan Kinerja Karyawan,

Pertanyaan yang akan diajukan berisi tentang cara kerja, kesesuaian antara tujuan perusahaan dengan kinerja, kesulitan karyawan, hubungan dengan sesama karyawan, dan pertanyaan lainnya yang dapat disesuaikan dengan indikator-indikator di perusahaan. Anda bisa membuat form khusus dalam selembar kertas atau menggunakan sebuah aplikasi di smartphone.Hal yang harus dilakukan untuk menyusun contoh kuesioner kinerja karyawan yaitu.

  • Anda harus membuat kuesioner yang memiliki kesesuaian antara isi dengan tujuan pembuatannya. Minimal Anda mengajukan tiga pertanyaan atau pernyataan dari setiap indikator.
  • Kemudian pilih skala pengukuran yang pasti seperti tidak setuju, kurang setuju, dan sangat setuju.
  • Buatlah kuesioner dengan jumlah yang cukup. Maksudnya jumlah pertanyaan atau pernyataan yang diajukan tidak boleh terlalu banyak atau terlalu sedikit. Jika terlalu banyak maka karyawan akan merasa bosan dan malas mengisinya. Jika terlalu sedikit maka pengelola akan sulit mendapatkan hasil dari contoh kuesioner kinerja karyawan tadi.
  • Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh semua karyawan. Hal ini akan membuat karyawan lebih tertarik membaca dan mengisinya sampai selesai. Jika kuesioner dibuat untuk menggali informasi secara umum untuk perusahaan maka Anda tak perlu mengharuskan karyawan mengisi nama. Akan tetapi jika contoh kuesioner kinerja karyawan tersebut dibuat untuk menggali informasi mengenai kinerja secara personal makasih baiknya berilah kolom khusus untuk menamai form kuesioner tersebut.
  • Pertanyaan yang diajukan juga harus jelas maksud dan tujuannya serta tidak menggiring opini di luar tujuan. Setiap pertanyaan yang diajukan harus jelas dengan satu tujuan. Jangan memberikan pertanyaan ganda dalam satu nomor. Nantinya baik pengisi maupun penilaian akan mengalami kesulitan dalam menganalisa pertanyaan tersebut. Buatlah pertanyaan yang ringan namun cukup menggambarkan tujuan dari pemberian pertanyaan tersebut.
  • Berdasarkan beberapa contoh kuesioner kinerja karyawan yang sudah pernah diberikan pengisiannya harus bersifat santai dan tidak diberikan pada waktu yang cenderung singkat. beri waktu bagi para pekerja untuk bisa menganalisa setiap pertanyaan yang diajukan. Jawaban yang akan mereka berikan tentunya bisa lebih baik dan sesuai fakta.

4. Contoh Evaluasi Kuesioner Kinerja Karyawan,

1. Penilaian karyawan oleh pengelola
Nama karyawan.  :
Nama penilai        :
Periode penilaian :
– Bagaimana kerja keras karyawan ?
a. Tidak sama sekali
b. Sedikit
c. Biasa saja
d. Sangat bekerja keras
–  Bagaimana efektivitas pekerjaannya?
a. Tidak sama sekali
b. Tidak terlalu
c. Cukup
d. Sangat efektif
– Apakah ia cepat tanggap?
a. Tidak, sangat lambat
b. Agak lambat
c. Cukup
d. Cepat tanggap

2. Penilaian dari karyawan
Nama karyawan :
Jabatan               :
Status karyawan:
Periode               :
– Apakah Anda dapat menyelesaikan tugas sesuai SOP?
() Tidak
() Kurang
() Mampu
() Sangat mampu
– Apakah Anda mudah memahami pekerjaan tanpa banyak bertanya kepada atasan?
() Tidak sama sekali
() Sedikit bertanya
() Bertanya jika perlu
() Sering bertanya
– Apakah Anda berinisiatif?
() Tidak sama sekali
() Sesekali
() Agak inisiatif
() Sangat inisiatif
– Apakah Anda selalu fokus meski ada masalah di luar pekerjaan?
() Tidak sama sekali
() Sedikit fokus
() Berusaha Fokus
() Sangat fokus

5. Kesimpulan.

Dari Penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa sebuah kuesioner sangat diperlukan baik bagi karyawan maupun pengelolaannya. Dengan membuat hal tersebut maka beberapa keluhan ataupun keadaan yang sedang dialami oleh semua pihak dapat diketahui. selanjutnya pengelola dapat melakukan proses evaluasi maupun perbaikan demi kebaikan bersama. Demikianlah contoh kuesioner kinerja karyawan beserta penjelasannya. dari penjelasan di atas sebagai karyawan maupun pengelola perusahaan tentunya harus menjalin kerjasama yang baik dalam pembuatan maupun pengisian kuesioner tersebut. Hal ini untuk mencapai tujuan dan kesejahteraan bersama khususnya bagi perusahaan.

%d blogger menyukai ini: