Pembahasan Tentang Contoh Perusahaan Franchise dan Lisensi

Pembahasan Tentang Contoh Perusahaan Franchise dan Lisensi.

Pembahasan Tentang Contoh Perusahaan Franchise dan Lisensi. Masa industrialisasi serta kekuatan media sudah mengganti metode berbisnis. Saat ini, pengusaha tidak senantiasa wajib memproduksi produk dalam wujud fisik, sebab dengan cuma menjual lisensi, sekarang pundi-pundi keuangan perusahaan bisa meningkat.

Tidak hanya itu buat memperluas jangkauan bisnis, mereka mewaralabakan usahanya. Dengan begitu usaha bakal lebih banyak diketahui masyarakat. Lalu apa itu waralaba dan license dan contoh perusahaan franchise dan lisensi.

1. Pengertian dari Lisensi dan Franchise

  • Pengertian dari lisensi ialah pemberian izin buat melakukan penciptaan sesuatu produk yang mana produk tersebut tadinya sudah dipatenkan oleh yang menciptakannya.
  • Pengertian dari franchise yakni ikatan atau hubungan yang salah satu grupnya diberikan hak buat menggunakan serta memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) ataupun penemuan karakteristik khas dari usaha yang dipunyai pihak lain dengan imbalan berdasarkan pada persyaratan yang disetujui oleh pihak lain tersebut, dalam rangka penyediaan ataupun penjualan produk.



Contoh Perusahaan Franchise

2. Contoh Perusahaan Franchise dan Lisensi

A. Contoh Perusahaan Franchise

a. Franchise Indomaret

Indomaret yaitu salah satu mini market yang menjamur di Indonesia.Perihal ini terbilang normal, sebab Indomaret menjual produk dan kebutuhan setiap hari yang memanglah diperlukan banyak orang.Untuk bermitra dengan franchise Indomaret sendiri, seseorang harus mempersiapkan dana investasi senilai minimal Rp394 juta (tiga ratus sembilan puluh empat juta rupiah) serta lahan luas 120 (seratus dua puluh meter) hingga 200 m² (dua ratus meter).Ketentuan yang lain , yaitu wajib warga negera Indonesia, fokus mau meningkatkan bisnis Indomaret, dan mempunyai perizinan tempat atau lahan yang bakal dijadikan tempat usaha.Kelebihan dari franchise Indomaret ini yakni promosinya yang berskala nasional dan mempunyai brand yang lumayan kuat di mata para pelanggan.Tetapi, kekurangannya yaitu jumlah gerainya yang sangat banyak sehingga kompetisi yang terjalin antar toko terus menjadi sulit.

b. Franchisee Alfamart

Alfamart bisa jadi salah satu alternatif untuk yang bercita-cita mau berwirausaha. Dengan modal mulai dari Rp 500 juta (lima ratus juta rupiah), seseorang telah dapat mengawali bisnis tersebut.Alfamart sendiri mempunyai 3 skema kerja sama waralaba. Mulai dari skema buka gerai baru, skema gerai baru- konversi, sampai skema gerai take over.

Kelebihan waralaba alfamart ialah investor ataupun owner toko juga dimudahkan dengan manajemen yang dipunyai oleh franchise Alfamart ini. Investor juga tidak repot dengan pembukaan toko, distribusi produk dan pemasaran.Karena seluruh perihal yang berhubungan dengan manajemen bakal diurus oleh pihak Alfamart.Sebaliknya kekurangannya ialah produk yang ada di Alfamart kurang lengkap sebab cuma menyediakan kebutuhan pokok rumah tangga, produk makanan ringan serta minuman kemasan.

B. Contoh Perusahaan Lisensi

a. Warner Bros

Warnes Bros Consumer Product( WBCP) saat ini mempunyai 3.700 lisensi serta terus berupaya menawarkan lisensi lain khususnya yaitu produk hiburan. Beberapa lisensi yang telah dijual oleh Warnes Bros yakni tokoh superhero serta kartun.

b. Iconix Brand Group

Pada tahun 2010, Iconix mengakuisi merk Peanuts. Transaksi ini mengganti orientasi bisnis dari perusahaan fashion jadi perusahaan pengelola entitas merk global.Bermacam upaya dilakukan buat ekpansi bisnis antara lain dengan membentuk perusahaan patungan. Iconix ialah pemegang lisensi dari 27 merk serta berupaya buat memasarkan produknya mulai dari Wallmart sampai Saks Fifth Affenue.

Demikianlah pembahasan tentang contoh perusahaan franchise dan lisensi .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan dari pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: