Pembahasan Lengkap Contoh Soal Book Value dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Book Value dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Book Value dan Jawabannya .Dalam melakukan aktivitas usaha, berbagai metode bakal dilakukan oleh pengusaha supaya dapat meningkatkan daya saing bisnis.Langkah yang bisa diambil yaitu dengan melakukan merger, pemekaran usaha atau pengambilalihan usaha.

Pada dasarnya, sesuai dengan aplikasi yang dijalankan dalam melaksanakan langkah pemekaran usaha, merger, atau pengambilalihan usaha bakal mengaitkan proses pengalihan harta ke entitas lain maupun entitas yang baru dibuat.Dalam pengalihan harta, dalam keadaan tertentu Wajib Pajak bisa diperkenankan buat memakai nilai buku atas pengalihan harta dalam rangka pemekaran usaha, merger maupun pengambilalihan usaha.Dalam artikel akan mengulas lebih dalam mengenai pengertian,tujuan disertai dengan contoh soal book value dan jawabannya

1. Pengertian Nilai Buku

Nilai buku (book value) merupakan nilai suatu aset atau sekelompok aset yang tercatat di neraca keuangan suatu perusahaan. Nilai buku ini dihitung dengan mengurangi jumlah penumpukan penyusutan aset dari harga pembelian awal (biaya historis). Dengan kata lain, nilai buku menyesuaikan biaya historis suatu aset dengan jumlah akumulasi penyusutan.Nilai buku tidak harus sama dengan nilai pasar suatu aset, sebab nilai pasar suatu aset umumnya didasarkan pada penawaran serta permintaan maupun nilai yang dipersepsikan, sebaliknya nilai buku hanya perhitungan akuntansi.

2. Tujuan Nilai Buku

A. Tujuan Pertama

Tujuan nilai buku yaitu buat menampilkan nilai rupiah aset pada suatu perusahaan yang nantinya akan diterima oleh pemilik bisnis yang suatu hari nanti harus mereka likuidasi.

B. Tujuan Kedua

Tujuan nilai buku yaitu memberikan gambaran terkait apakah suatu perusahaan dapat dijual dengan harga diatas atau di bawah harga pasar ketika dibanding dengan nilai pasar yang ada.Nilai buku ini tidak hanya diterapkan pada keuangan perusahaan saja, tetapi dapat buat keuangan pribadi terutama buat menghitung nilai investasi.Nilai buku merupakan harga investasi yang dibayar demi mendapatkan aset. Ketika perusahaan melakukan transaksi jual beli saham,maka harga jualnya bakal dikurangi dengan nilai buku yang merupakan untung atau rugi pada investasinya tersebut.

3. Tahapan Menghitung Nilai Buku

A. Memahami Konsep Nilai Buku

Pengusaha wajib menguasai lebih dalam tentang bagaimana metode kerja nilai buku serta bagaimana menghitungnya. Rumus yang sederhana tentu menjadi nilai aset yang tercatat dalam pembukuan setelah itu dikurangi dengan nilai penyusutan.Mustahil nilai suatu aset dapat terus stagnan tanpa perubahan sama sekali. Oleh karena itu kenapa terkadang terjadi penyusutan. Besarnya penyusutan sendiri tidak sama antara satu aset dengan yang yang lain.

B. Menentukan Biaya

Selanjutnya yaitu memastikan angka-angka atau biaya yang bakal dihitung sebagai faktor nilai buku.Pertama menentukan nilai awal dari aset tersebut. Ini merupakan jumlah yang wajib dibayarkan untuk memperoleh aset tersebut pada periode tertentu.

Setelah memastikan jumlah nilai peninggalan, saat ini yang harus dihitung merupakan nilai penyusutannya. Nilai penyusutan merupakan aspek untuk memperoleh hasil akhir dari nilai buku ini. Beban penyusutan aset dapat ditemukan di akun Akumulasi Penyusutan dalam buju besar. Jika akunulasi penyusutan dihitung secara keseluruhan maka seluruh jenis aset,mak harus menghitung lagi secara khusus untuk menghasilkan nilai penyusutan dari aset yang dimaksud.

C. Menentukan Metode Penyusutan

Penyusutan merupakan beban usaha yang bisa mengurangi jumlah pendapatan serta beban pajak.Besarnya penyusutan tidak hanya bergantung pada jenis aset, namun metode penyusutan yang digunakan.Metode garis lurus menjadi metode penghitungan penyusutan yang sangat umum. Tetapi ada juga metode lain seperti saldo menyusut yang dapat digunakan.

Metode garis lurus digunakan buat menjaga beban penyusutan supaya tidak semakin membengkak serta tidak berubah-ubah selama masa pakai aset tersebut.Metode saldo menyusut serta jumlah angka tahun dapat digunakan buat menghitung nilai penyusutan aset yang sangat berguna serta sangat menghasilkan di awal masa pakai, tetapi terus menjadi menurun dikala mendekatiakhir masa manfaatnya.Metode ini banyak diterapkan pada mesin produksi yang kemampuannya semakin lama semakin berkurang atau menyusut.

4. Contoh Soal Book Value dan Jawabannya

Contoh soal book value dan jawabannya terjadi pada PT Travelgue merupakan sebuah
perusahaan yang mempunyai usaha dibidang transportasi jasa travelling.PT Travelgue memiliki aset berupa 20 mobil yang dibeli pada tanggal 01 Januari 2012 dengan harga keseluruhan sebesar Rp 8.000.000.000.PT Travelgue menggunakan metode penyusutan metode garis lurus untuk menghitung besarnya penyusutan atas seluruh asetnya, termasuk mobil untuk jasa travelling. Ditetapkan masa manfaat dari mobil travel adalah 8 tahun, maka nilai buku dari 20 mobil tersebut yaitu.

  • Menghitung Nilai Penyusutan PerTahun
  • Nilai Penyusutan Per Tahun = Total Harga Beli : Masa Manfaat
  • = Rp. 8.000.000.000 : 8 tahun = Rp. 1.000.000.000

Dari perhitungan tersebut,ditemukan
bahwa nilai penyusutan dari mobil travel sebesar Rp. 1.000.000.000. Dalam pencatatan atas aset dalam neraca keuangan akan
disesuaikan setiap tahunnya. Misalnya
untuk melihat laporan keuangan per 31
Desember 2014 (setelah 2 tahun), maka akumulasi penyusutan atas mobil travel tersebut.

  • Menghitung Akumulasi Penyusutan
  • Akumulasi Penyusutan = Jumlah Tahun x Nilai Penyusutan PerTahun
  • = 2 tahun x Rp. 1.000.000.000 = Rp. 2.000.000.000

Dari perhitungan tersebut, maka akumulasi penyusutan atas mobil travel sebesar Rp. 2.000.000.000.Setelah adanya penyusutan tersebut, maka nilai buku atas aset mobil travel yang
akan dilaporkan dalam laporan keuangan perusahaan per 31 Desember 2014.

  • Mendapatkan Nilai Buku
  • Nilai Buku = Total Harga Beli – Akumulasi Penyusutan
  • = Rp. 8.000.000.000 – Rp. 2.000.000.000 = Rp. 6.000.000.000




Demikianlah pembahasan lengkap contoh soal book value dan jawabannya .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: