Pembahasan Lengkap Contoh Soal Cost Volume Profit dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Cost Volume Profit dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Cost Volume Profit dan Jawabannya .Suatu bisnis dibentuk dengan tujuan memperoleh keuntungan atau profit. Sekalipun rugi,pemilik bisnis pasti hendak memikirkan bagaimana strateginya supaya bisnis selalu dapat berjalan.

Keputusan bisnis yang diambil juga tidak boleh sembarangan, perlu dilakukan analisis. Salah satunya yaitu analisis cost volume profit.Dengan melakukan analisis cost volume profit, pihak manajemen atau manager dapat mengenali laba yang bakal diperoleh jika ada sebagian komponen yang berubah seperti biaya (variabel dan tetap), jumlah penjualan produk serta harga jual produk.

1. Pengertian Cost Volume Profit

Analisis Cost-Volume-Profit (CVP) yaitu alat penting yang menyediakan manajemen dengan informasi yang bermanfaat buat perencanaan manajerial serta pengambilan keputusan. Keuntungan dari suatu perusahaan bisnis merupakan hasil interaksi dari banyak aspek.

Jadi cost volume profit yaitu metode yang digunakan untuk menentukan pengaruh perubahan volume penjualan organisasi terhadap biaya, pendapatan dan labanya.Sehingga dapat digunakan untuk menganalisis pengaruh laba dari perubahan harga jual,biaya, tarif pajak pendapatan dan bauran produk atau layanan organisasi.

2. Tujuan Cost Volume Profit

Perolehan laba tergantung pada pengelolaan biaya yang efektif, perihal ini berkaitan dengan masing-masing unit yang terjual memiliki pengendalian biaya yang khusus melalui pengelolaan yang efektif.Tujuan utama dari analisis cos volume profit yaitu untuk membantu manajemen perusahaan dalam membuat keputusan yang tepat dan penting buat mengungkapkan hubungan timbal balik antara volume output dan penjualan, laba dan biaya.Dengan makna lain, kalau analisis cost volume profit merupakan metode yang penting buat manajemen perusahaan supaya dapat memiliki pengetahuan tentang dampak pada laba karena alterasi biaya serta volume penjualan buat menentukan suatu keputusan yang tepat.

3. Fungsi Cost Volume Profit

  • Menganalisis keberadaan bisnis untuk manajemen perusahaan, salah satu contohnya yaitu membantu membuat keputusan ketika dalam keadaan rugi dalam suatu periode perusahaan dari analisis ini dapat menentukan apakah bisnis bakal tetap berjalan atau tidak.
  • Cost volume profit memberikan cerminan informasi secara jelas supaya penjualan mencapai Break Even Point (BEP) atau sasaran target laba yang diperoleh perusahaan.
  • Analisis ini membantu manajemen perusahaan untuk lebih menguasai perbedaan biaya pada masing-masing produksi dan penjualan, bila ada perubahan volume produksi atau volume penjualan,maka analisis ini dapat memperkirakan laba yang bakal diperoleh perusahaan.
  • Buat menentukan jumlah produksi supaya hasilnya maksimal dengan melakukan analisis pada perubahan biaya variabel dan tetap.

4. Contoh Soal Cost Volume Profit dan Jawabannya

Berikut dibawah ini dua contoh soal cost volume profit dan jawabannya

A. Contoh Soal Pertama

Perusahaan Suga ingin mendapatkan Laba Rp. 500.000.000 per bulan dari penjualan laptop.Kapasitas produksi per bulannya adalah 10.000 unit laptop dengan biaya tetapnya adalah Rp. 30.000.000 dan biaya variabelnya adalah Rp. 2.000.000 per unit.Jadi berapakah harga per unit yang harus dipatok oleh perusahaan Suga ini.

  • Laba = Rp. 500.000.000
  • Kapasitas (Volume) = 10.000 unit
  • Biaya Tetap = Rp. 500.000.000,- Rp. 30.000.000
  • Biaya Variabel = Rp. 1.000.000,- Rp. 2.000.000
  • (Penjualan Unit x Harga per Unit) = (Penjualan Unit x Biaya Variabel Unit) + Biaya Tetap + Laba yang diinginkan
  • (5.000 x HPU) = (10.000 × HPU) = (10.000 × Rp. 2.000.000) + Rp. 30.000.000 + Rp. 500.000.000
  • 10.000HPU = 20.000.000.000 + 530.000.000
  • 10.000HPU = 20.530.000.000
  • HPU = 20.530.000.000 / 10.000
  • HPU = 2.053.000
  • Jadi harga per unit adalah Rp. 2.053.000,- untuk
    mendapatkan laba sebanyak Rp. 500.000.000,- perbulan.

B. Contoh Soal Kedua

Perusahaan Strong merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi magic com. Manajemen dari Perusahaan Strong ini ingin mengetahui berapa titik impas atau Break Even Point (BEP) untuk produk magic com ini. Total hasil penjualan magic com sebesar Rp. 500.000.000 (Harga per unit magic com Rp. 500.000 dengan jumlah penjualan sebanyak 2000 unit). Total Biaya Variabelnya adalah sebesar Rp. 400.000.000 dengan biaya tetap sebesar Rp. 80.000.000 . Berapakah jumlah unit yang harus diproduksi agar dapat mencapai titik impas atau break event point.

  • Total Penjualan = Rp. 500.000.000
  • Harga per Unit = Rp. 500.000
  • Jumlah Unit yang dijual = 2.000 unit
  • Biaya Variabel = Rp. 400.000.000
  • Biaya Tetap = Rp. 80.000.000
  • Biaya Variabel per Unit = Rp. 400.000.000 / 2.000 unit = Rp. 200.000
  • Kontribusi per unit = Harga per Unit – Biaya Variabel per Unit
  • Kontribusi per unit = Rp. 500.000 – Rp. 200.000 = Rp. 300.000
  • Titik Impas (Break Even Point) = Biaya Tetap / Kontribusi per Unit
  • Titik Impas (Break Even Point) = Rp. 80.000.000 / Rp. 300.000 = 800 unit
  • Jadi Jumlah unit yang harus diproduksi untuk mencapai titik impas adalah sebanyak 800 unit.




Demikianlah pembahasan lengkap contoh soal cost volume profit dan jawabannya .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: