Pembahasan Lengkap Contoh Soal dan Jawaban Tentang Pembentukan Firma

Pembahasan Lengkap Contoh Soal dan Jawaban Tentang Pembentukan Firma

Pembahasan Lengkap Contoh Soal dan Jawaban Tentang Pembentukan Firma

Pembahasan Lengkap Contoh Soal dan Jawaban Tentang Pembentukan Firma .Mungkin sudah banyak yang tidak asing dengan istilah badan usaha.Pemilihan badan usaha yang sesuai bakal mempermudah perusahaan dalam mengatur keuangan serta proses administrasi.

Oleh karena itu wajib memilah jenis baran usaha yang sesuai dengan kebutuhan. Badan usaha yang dapat dipilih seperti PT, CV atau Firma. Kali ini akan membahas mengenai salah satu diantaranya yaitu pengertian firma beserta contoh soal dan jawaban tentang pembentukan firma .

1. Pengertian Firma

Pengertian firma yaitu suatu bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih buat membuat badan usaha di bawah satu nama yang digunakan bersama. Firma terdiri dari anggota minimal sebanyak 2 orang dan tiap anggota firma mempunyai tanggung jawab penuh atas badan usaha ini.Firma berasal dari bahasa Belanda yaitu venootschap onder firma.

Dalam pendiriannya, anggota firma akan menyerahkan kekayaan individu sesuai syarat yang ada di dalam akta pendirian perusahaan. Bila firma mengalami kerugian atau bangkrut, hingga setiap anggota wajib ikut bertanggung jawab. Firma bukan lah badan hukum seperti halnya perseroan terbatas. Firma diatur selaku badan usaha yang dibangun berdasarkan pada persekutuan, bukan sebagai dasar hukum untuk undang-undang.

2. Ketentuan Firma

A. Minimal Mempunyai Dua Orang Anggota

Ketentuan utama buat mendirikan badan usaha ini adalah mempunyai minimal dua orang pendiri.Apabila ingin mendirikan badan usaha hanya satu orang saja, maka dapat mendirikan suatu usaha dagang (UD).

B. Nama Badan Usaha Didaftarkan Menjadi Firma

Firma tidak bisa diputuskan oleh hanay satu orang dalam suatu perusahaan. Jadi, harus ada kesepakatan konvensi antara orang yang ada dalam persekutuan.

C. Ada Pengurus dan Anggota Yang Aktif

Dalam melakukannya, pengurus harus mempunyai bagian dan tugas serta tanggung jawabnya masing-masing. Hal ini supaya aktivitas operasional dan manajemen badan usaha bisa berjalan lebih baik serta terstruktur.

D. Letak atau Posisi Tempat Perusahaan Sudah Ditentukan

Posisi tempat perusahaan harus ditentukan saat sebelum pendirian badan usaha tersebut. Karena, domisili tersebut bakal menjadi alamat tempat usaha yang bakal didaftarkan pada akta pendirian badan usaha nantinya.

E. Mempunyai Tujuan Usaha Yang Jelas

Ketika mendirikan firma, perlu memikirkan tujuan yang jelas mengenai industri tersebut. Tanpa adanya tujuan, perusahaan tidak bisa berjalan serta berkembang.

3. Jenis-Jenis Badan Usaha Firma

A. Dagang (Trading Partnership)

Firma dagang bergerak buat melakukan usaha pada perusahaan perdagangan. Aktivitas utamanya ialah pembelian serta penjualan barang. Contohnya seperti Nike, Diadora dan Crocs

B. Umum (General Partnership)

Dalam jenis badan usaha ini, semua anggota memiliki kekuasaan yang tidak terbatas. Mereka bertanggung jawab atas operasional dan utang piutang perusahaan.

C. Non-Dagang (Jasa)

Firma non-dagang bergerak buat melakukan usaha pada perusahaan jasa serta fokus pada penjualan jasa berdasarkan pada kemampuan. Contohnya firma hukum (konsultan hukum) dan akuntansi (kantor akuntan publik).

D. Terbatas (Limited Partnership)

Berbeda dengan firma umum, segala anggota dalam firma terbatas ini tidak mempunyai kekuasaan yang bebas. Sehingga, tanggung jawab dan kewajiban anggotanya terbatas.

4. Kelebihan dan Kekurangan Firma

A. Kelebihan Firma

  • Sistem pengelolaan badan usaha firma lebih profesional karena pembagian tugas yang jelas buat setiap struktur organisasinya.
  • Pemilihan pemimpin berdasarkan pada keahlian masing-masing dab umumnya pada badan usaha firma mempunyai lebih dari satu pemimpin.
  • Modal awal buat membangun firma terbilang besar karena berasal dari patungan setiap anggota yang tergabung dalam firma.
  • Ada akta notaris dan mudah buat mendapatkan pinjaman modal bila memang memerlukan modal yang sangat besar.
  • Pembagian keuntungan berdasarkan pada modal awal yang disetor sehingga sistemnya menyamai penanaman saham. Perbedaannya yaitu seluruh anggota yang menanamkan modal di firma berhak aktif buat mengelola jalannya perusahaan.
  • Keputusan firma didasarkan dari pertimbangan seluruh anggota.

B. Kekurangan Firma

  • Apabila perusahaan mengalami kebangkrutan, maka kekayaan serta aset individu dapat menjadi barang sitaan buat menjamin kerugian perusahaan.
  • Bila ada satu anggota firma yang mengalami kerugian, maka seluruh anggota lain wajib turut menanggungnya. Pada intinya, kerugian firma ditanggung bersama oleh seluruh anggota, termasuk bila dibutuhkan pemakaian kekayaan individu untuk menutupi kerugian
  • Tanggung jawab anggota firma tidak hanya terbatas modal saja, tetapi kekayaan atau harta individu yang dipunyai.
  • Memunculkan perselisihan bila pembagian keuntungannya kurang adil
  • Tidak adanya pemisahan antara kekayaan pribadi dan aset perusahaan.

5. Contoh Soal dan Jawaban Tentang Pembentukan Firma

Contoh soal dan jawaban tentang pembentukan firma dari setoran Anton ketika firma Anton dan Bani didirikan 1 Januari 2020 dengan nilai pasar dibawah ini.

  • Persediaan Rp. 4.500.000,–
  • Perlengkapan Rp 3.500.000,–
  • Tanah Rp 40.000.000,–
    4.Gedung Rp. 50.000.000,–
  • Hutang Dagang Rp. 3.000.000,–
  • Hutang Wesel Rp. 3.000.000,–

Kemudian setoran Bani berbentuk Surat Berharga dengan harga pasar Rp. 30.000.000,– ditambah Kas sampai dengan penyertaan modal dalam firma sebesar Rp. 50.000.000,–.Pertanyaannya ialah buatlah jurnal daftar setoran kedua anggota firma tersebut dan neraca awal firma per 1 Januari 2020.

A. Jurnal Daftar Setoran

Jurnal Daftar Setoran

B. Neraca Awal

Neraca Awal




Demikianlah pembahasan lengkap contoh soal dan jawaban tentang pembentukan firma .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.


%d blogger menyukai ini: