Pembahasan Lengkap Contoh Soal Discounted Cash Flow dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Discounted Cash Flow dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Discounted Cash Flow dan Jawabannya .Analisis fundamental ialah suatu metode analisis saham dengan memakai metode pendekatan laporan keuangan. Perihal ini buat mengenali nilai suatu saham, apakah nilainya normal, murah atau sebaliknya.Ada beberapa metode yang digunakan oleh fundamentalist dalam memprediksi nilai suatu saham.

Salah satu yaitu metode DCF (Discounted Cash Flow).Model DCF digunakan buat proyeksi investasi yang berkaitan dengan proses capital budgeting perusahaan serta membandingkannya dengan biaya modal perusahaan yang mengacu pada Weighted Average Cost of Capital (WACC).Pada awal mulanya, perusahaan akan memastikan informasi cash flow buat mengambil keputusan capital budgeting,setelah itu melakukan penilaian beberapa proposal investasi dan mengambil keputusan tentang apakah menerima proposal atau malah menolak.Oleh karena itu artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pengertian beserta contoh soal discounted cash flow dan jawabannya .

1. Pengertian Discounted Cash Flow

Pengertian discounted cash flow yaitu metrik yang digunakan buat mengukur bagaimana prospek proposal investasi tersebut dengan melihat perkiraan arus kas masa depan lewat nilai saat ini.Sehingga ini akan mengaitkan proses analisis arus kas dari kegiatan investasi. Konsep discounted cash flow menekankan kalau arus kas yang dihasilkan hari ini lebih penting daripada aliran kas yang dihasilkan pada periode selanjutnya dan ini berkaitan erat dengan nilai waktu uang (time value of money).

Dikarenakan uang hari ini lebih berharga,maka kreditur dan investor bakal menetapkan tarif (bunga dan return) tertentu supaya bisa menyalurkan uang mereka.Dengan bunga,maka ini menjadi alasan bank (debitur) memberikan pembiayaan utang (debt financing) kepada perusahaan. Bila tidak ada pendapatan bunga, maka para debitur akan memakai uang tersebut untuk diivestasikan kembali yang bakal menghasilkan return.

Begitu pula dengan investor yang berinvestasi pada perusahaan dalam bentuk pendanaan ekuitas (equity financing), mereka mengharapkan imbal hasil (return).Dana dari debitur dan investor tersebut bakal digunakan buat biaya modal (cost of capital) perusahaan. Cost of capital ini sendiri terdiri dari dua sumber seperti berikut ini.

  • Biaya utang (cost of debt), berasal dari debitur
  • Biaya ekuitas (cost of equity), berasal dari investor atau pemegang saham (shareholders)

2. Manfaat Discounted Cash Flow

Secara garis besar, manfaat discounted cash flow adalah buat memperkirakan seberapa banyak taksiran arus kas masuk di masa depan dengan memastikan nilai investasi hari ini. Ini adalah suatu proyeksi yang dihitung berdasarkan pada tingkatan diskonto dan membiasakan dengan time value of money. Jika proposal investasi yang menguntungkan harus mempunyai arus kas lebih besar di masa depan daripada biaya investasi awal.Metode discounted cash flow ini biasanya dipakai perusahaan dengan kriteria dibawah ini.

  • Kinerja bisnisnya bagus serta harus wajar.
  • Sudah mempunyai laba (profit), jadi tidak sesuai dipakai buat perusahaan yang masih merugi.
  • Angka total penjumlahan (kumulatif) arus kas bebas yang diambil harus positif. Jika ada satu maupun dua tahun yang negatif tidak masalah, namun secara kumulatif harus positif.
  • Divaluasi “mahal” oleh pasar sehingga price to earning ratio dan proce to book value perusahaan tersebut besar.
  • Lebih baik buat perusahaan-perusahaan besar yang sudah delapan tahun lebih jadi perusahaan publik. Tetapi jika belum, juga, tidak masalah namun harus ada informasi paling lima tahun ke kebelakang.

3. Contoh Soal Discounted Cash Flow dan Jawabannya

Contoh soal discounted cash flow dan jawabannya pada pada perusahaan Kencana yang saat ini menghasilkan pendapatan sebesar Rp100 juta. Satu tahun kedepan, jika melihat riwayat laporan keuangannya, estimasi cash flow perusahaan Kencana tersebut adalah juta 200.000.000.Jika Investor ingin menginvestasikan 150.000.000 hari ini,maka perlu menghitung discounted cash flow untuk dapat menilai prospek dari investasi tersebut. Bila tingkat bunga investasi sebesar 10% dalam satu tahun, maka perhitungannya seperti di bawah ini.

  • DCF = Arus kas (estimasi) : (1+tingkat bunga saat ini)^tahun di masa mendatang
  • DCF = Rp110 juta : (1 + 0,05) Rp. 200.000.000 : (1 + 0,1)
  • DCF = Rp110 juta : 1,05 = Rp104,76 juta Rp. 200.000.000 : 1,1 = Rp. 181.818.182
  • Jadi dengan tingkat bunga 10%, estimasi cash flow sebesar Rp 200.000.000 di tahun depan memiliki nilai di masa sekarang sebesar Rp 181.818.182.
  • Nilai ini tentunya lebih tinggi dari nilai uang yang akan diinvestasikan sebesar Rp 150.000.000.Maka,investasi ini bisa disebut memiliki prospek baik.




Demikianlah pembahasan lengkap contoh soal discounted cash flow dan jawabannya .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: