Pembahasan Lengkap Contoh Soal Harga Mark Up dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Harga Mark Up dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Harga Mark Up dan Jawabannya .Memakai mark up memberikan orang serta bisnis peluang buat menemukan untung. Semakin besar mark up,semakin banyak keuntungan yang dihasilkan penjualan.

Menekuni metode menghitung persentase mark up itu akan mudah jika memakai rumus.Ini membolehkan siapa pun buat menentukan mark up yang dibutuhkan pada suatu produk atau layanan. Artikel ini akan mengulas lebih dalam mengenai pengertian maupun contoh soal harga mark up dan jawabannya

1. Pengertian Metode Harga Mark Up

Metode penetapan harga mark up ( Mark Up Pricing) adalah cara yang umumnya digunakan oleh para pedagang yang usahanya membeli serta menjual kembali barang tersebut setelah terlebih dulu ditambah biaya-biaya. Umumnya,besarnya mark up merupakan keseluruhan biaya operasional dan keuntungan yang diinginkan. Dalam sistem ini, perusahaan menetapkan harga jual dengan menaikkan harga beli dengan persentase tertentu.

2. Beberapa Metode Dalam Penetapan Harga Selain Mark Up

A. Berdasarkan pada Harga Pesaing

Menetapkan harga dengan berdasarkan pada harga yang ditawarkan oleh pesaing dan di mana harga tersebut dijadikan selaku suatu rujukan sebelum menentukan harga suatu barang yang dijual.Namun pemakaian metode penetapan harga ini dilakukan untuk barang yang standar serta dalam keadaan pasar oligopoli.

Tidak hanya itu, setiap perusahaan saat sebelum menawarkan produk pasti memakai strategi penjualan. Dengan tujuan agar pelanggan dapat tertarik buat memakai produk yang ditawarkan.Bukan hanya buat menarik pelanggan saja, namun strategi penjualan bisa dijadikan siasat buat pesaing.Seperti memberikan harga murah terlebih dulu serta harga tersebut dibawah harga pasar.

B. Berdasarkan pada Permintaan

Penetapan harga dapat dilakukan berdasarkan pada permintaan dari pelanggan atau konsumen.Sebab tidak seluruh konsumen dapat menerima harga suatu barang yang telah ditetapkan terlebih dulu.Hal ini karena pelanggan umumnya menyangka harga yang ditawarkan tersebut terlalu mahal atau tidak sesuai kualitas barang.

Oleh karena itu, seorang produsen wajib pintar dalam menentukan harga yang sesuai dengan kualitas produk.Sehingga produsen dapat memakai suatu analisis yang dinamakan Price Sensitivity .Analisis ini nantinya konsumen akan diminta dalam memberikan suatu statment. Seperti harga sangat murah, harga murah, mahal dan sangat mahal.

C. Metode Berdasarkan Pada Biaya

Metode penetapan harga selain memakai mark up yakni metode berdasarkan pada biaya atau perhitungan biaya. Terdapat 3 bagian dari pemakaian metode ini yaitu.

  • Penetapan harga biaya tambahan, berdasarkan pada penghitungan HPP dan penetapan harga BEP.Dalam metode ini akan dihitung dengan jumlah seluruh biaya yang ditambah dengan jumlah tertentu.
  • Memakai penghitungan harga pokok pembelian untuk satu barang serta nantinya bakal ditambah dengan mark up.
  • Memakai metode Break Even Point (BEP) yang dihitung dengan jumlah total biaya serta penerimaan keseluruhan.

4. Contoh Soal Harga Mark Up dan Jawabannya

Berikut dibawah ini contoh soal harga mark up dan jawabannya

A. Contoh Soal Pertama

Kusno memiliki toko sembako dan baru-baru ini menaikkan harganya karena penjualan yang buruk.Untuk tujuan pelaporan,Kusno harus mengetahui persentase mark up yang tepat yang diterapkan pada produknya.Kusno menghabiskan Rp. 400.000 untuk membeli,pengiriman dan menyimpan beras 50kg.Kemudian Kusno sekarang menjual beras 50kg seharga 500.000. Jadi berapa persentase markupnya dari soal diatas.

  • Harga Jual = Rp. 500.000
  • Biaya = Rp. 400.000
  • Persentase Markup = ((Harga Jual – Biaya) /Biaya) x 100 %
  • Persentase Markup = ((Rp. 500.000 – Rp. 400.000) / Rp. 400.000) x 100 %
  • Persentase Markup = ( Rp. 100.000 / Rp. 400.000) × 100 %
  • = 25%

B. Contoh Soal Kedua

Pabrikan furniture baru saja menerima pesanan 300 meja dan 900 kursi. Setiap meja berharga Rp. 100.000 dan setiap kursi berharga Rp. 50.000.Meja dan kursi membutuhkan total Rp. 5.000.000 tambahan untuk menutupi peralatan ukiran terbaru.Perusahaan menunjuk Kamil,seorang manajerp erusahaan furniture untuk menentukan
berapa biaya pesanan untuk mendapatkan keuntungan 30%.Untuk menggunakan rumus tersebut, Kamil perlu menghitung total biaya pesanan.

a. Kursi

  • Jumlah Kursi x Biaya Kursi = Total Biaya Kursi
  • = 900 × Rp. 50.000 = Rp. 45.000.000
  • = Rp. 45.000.000 + Rp. 5.000.000 = Rp. 50.000.000

b. Meja

  • = Jumlah Meja x Biaya Meja = Total Biaya Meja
  • = 300 × Rp. 100.000 = Rp. 30.000.000

c. Total

  • Rp. 45.000.0000 + Rp. 30.000.000 = Rp. 75.000.000
  • = 30% = (Harga jual – Rp. 75.000.000) / Rp. 75.000.000
  • = 1/3 = (Harga jual – Rp. 75.000.000) / Rp. 75.000.000
  • = 1/3 × 10 = (Harga jual – Rp. 75.000.000) / Rp 75.000.000 × 10
  • = 3 = (Harga jual – Rp. 75.000.000) / Rp. 7.500.000
  • = Rp. 7.500.000 × 3 = Rp. 7.500.000 × 3 = Rp. 7.500.000
  • = (Harga jual – Rp. 75.000.000) / Rp. 7.500.000
  • = Rp. 22.500.000 = Harga jual – Rp. 75.000.000
  • Rp. 75.000.000 + Rp. 22.500.000 = (Harga jual – Rp. 75.000.000)
  • Harga Jual = Rp. 97.500.000




Demikianlah pembahasan lengkap contoh soal harga mark up dan jawabannya .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: