Pembahasan Lengkap Contoh Soal Harga Perolehan dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Harga Perolehan dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Harga Perolehan dan Jawabannya .Aset atau harta tetap ialah material kekayaan suatu perusahaan yang wajib dijaga keberadaannya dan mengoptimalkan fungsi kekayaan tersebut.Aset tetap tersebut harus selalu dipantau supaya tidak memunculkan kerugian bagi perusahaan.

Begitu pula dengan informasi aset tetap harus selalu ditentukan kelengkapannya buat mengenali harga perolehan atau acquisition cost asetnya.Secara umum, harga perolehan didefinisikan sebagai keseluruhan biaya yang dikeluarkan oleh seseorang untuk mendapatkan aset tetap.Biaya ini muncul akibat adanya transaksi yang dilakukan berbentuk pembelian yang nantinya siap digunakan serta dioperasikan.

1. Pengertian Harga Perolehan

Pengertian harga perolehan meliputi harga beli beserta biaya yang wajib dikeluarkan dalam rangka pemerolehan harta,termasuk di dalamnya biaya pengangkutan, bea masuk,biaya pemasangan, biaya komisi, biaya asuransi saat pemasangan dan biaya lain-lain yang berkaitan.Wajib pajak memperoleh harta dalam metode yang bermacam-macam sehingga buat memastikan harga perolehan juga ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan.Untuk wajib pajak ada syarat yang menjadi regulasi buat mengatur harga perolehan, sebagaimana tercantum dalam undang-undang.Penentuan harga perolehan dalam bentuk aktiva tetap dijadikan landasan penghitungan penyusutan.

2. Komponen Biaya Dalam Harga Perolehan

A. Biaya Persiapan Tempat

Biaya persiapan tempat yaitu seluruh biaya yang dikeluarkan hingga tempat tersebut siap dalam kondisi yang baik serta layak buat digunakan.

B. Biaya Initial Delivery dan Handling Cost

Biaya pengiriman (initial delivery) dan bongkar muat (handling cost) umumnya dilakukan jika pembelian aset dilakukan diluar kota atau via online yang memerlukan pengiriman sehingga biaya pengiriman dan bongkar muat tersebut bisa diakui selaku harga perolehan.

C. Biaya Installation Cost

Biaya pemasangan (installation cost) wajib diakui selaku harga perolehan aset sebab pemasangan atau instalasi oleh tenaga ahli perlu dilakukan supaya aset tersebut bisa digunakan.

D. Biaya Profesional

Biaya profesional seperti arsitek dan insinyur biasanya dikeluarkan ketika akan membuat aset (gedung) yang pastinya memerlukan desain dari arsitek atau insinyur dalam pembangunannya.

E. Biaya Konstruksi

Biaya konstruksi ada ketika aset yang bakal dibeli atau diperoleh membutuhkan pembangunan ulang atau memang aset diperoleh dari membangun sendiri.

F. Biaya Sosialisasi Operasional

Perlunya sosialisasi buat pengoperasian aset baru kepada karyawan supaya aset tersebut bisa dioperasikan dengan baik serta benar, umumnya aset yang membutuhkan sosialisasi pengoperasian yaitu mesin, alat-alat medis, alat laboratorium dan lain-lain.

3. Metode Menghitung Harga Perolehan Aset

A. Metode Menghitung Harga Perolehan Tanah

  • Harga beli
  • Komisi pembelian
  • Bea Balik nama
  • Biaya riset tanah
  • Iuran-iuran (pajak-pajak) selama belum dipakai
  • Biaya merobohkan bangunan lama
  • Biaya perataan tanah, pembersihan dan pembagian
  • Pajak-pajak yang jadi beban pembeli pada waktu pembelian tanah

B. Metode Menghitung Harga Perolehan Gedung

  • Harga beli
  • Biaya perbaikan saat sebelum bangunan tersebut digunakan
  • Komisi pembelian
  • Bea balik nama
  • Pajak-pajak yang menjadi tanggungan pembeli pada waktu pembelian
  • Biaya-biaya pembuatan gedung
  • Biaya perencanaan gambar dan pelengkapnya
  • Biaya pengurusan ijin mendirikan bangunan (IMB)
  • Pajak-pajak selama masa pembangunan bangunan
  • Bunga selama masa pembangunan bangunan
  • Asuransi selama masa pembangunan
  • Banner dan iklan

C. Metode Menghitung Harga Perolehan Mesin

  • Harga beli
  • Pajak-pajak yang menjadi beban pembeli (yang tidak bisa dikreditkan)
  • Biaya angkut
  • Asuransi selama dalam perjalanan
  • Biaya pemasangan
  • Biaya-biaya yang dikeluarkan selama masa percobaan mesin
  • Apabila mesin dan alat-alat tersebut dirakit sendiri maka harga perolehan didapat dari semua biaya yang dikeluarkan buat membuat atau merakit mesin tersebut.

D. Metode Menghitung Harga Perolehan Kendaraan

  • Bea balik nama
  • Biaya angkut
  • Biaya pajak kendaraan dicatat sebagai biaya langsung pada setiap terjadinya perpanjangan STNK

4. Contoh Soal Harga Perolehan dan Jawabannya

Contoh soal harga perolehan dan jawabannya pada sebuah perangkat WIFI dibeli dengan harga Rp. 1.000.000 dan mendapat potongan tunai sebesar 5%. Biaya tambahan untuk pemasangan sampai siap digunakan sebesar Rp. 100.000.Jadi harga perolehan perangkat WIFI yaitu sebesar.

  • Harga beli = Rp. 1.000.000
  • Potongan tunai = 5 % x 1.000.000 = Rp. 50.000
  • Biaya pasang = Rp. 100.000
  • Harga perolehan = Rp. 1.050.000
Jurnal Harga Perolehan




Demikianlah pembahasan lengkap contoh soal harga perolehan dan jawabannya .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: