Pembahasan Lengkap Contoh Soal Ijarah dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Ijarah dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Ijarah dan Jawabannya .Jual beli dalam aktivitas bisnis properti yaitu sewa menyewa. Kegiatan menyewa properti seperti menyewa rumah, ruko, apartemen, kost dan lain sudah lumrah dan jamak dilakukan oleh masyarakat.

Terlebih yang memiliki properti lebih dari satu danmenyewakan properti tersebut kepada orang lain sehingga menjadi ladang bisnis serta bentuk investasi tertentu. Selain itu juga jika membutuhkan properti tetapi belum sanggup membelinya maka menyewa akan jadi solusinya.Mengguanakan tata cara ijarah yang sesuai dengan syariat agama merupakan solusi dalam sewa menyewa.Kali ini akan membahas mengenai pengertian beserta contoh soal ijarah dan jawabannya

1. Pengertian Ijarah

Akad ijarah merupakan akad pemindahan manfaat terhadap suatu barang atau asset dalam waktu tertentu tanpa diiringi dengan pemindahan kepemilikan dari barang atau asset tersebut. Akad ijarah ini mengharuskan pemberi sewa untuk bisa menyediakan barang yang dapat dipakai atau bisa diambil manfaat darinya.Selain itu juga memberikan hak kepada pemberi sewa buat menerima pembayaran sewa terhadap barang yang disewakan.Bila setelah dilakukan akad ada kerusakan saat sebelum barang digunakan, maka akad akan batal atau pemberi sewa wajib mengganti barang yang disewakan dengan barang baru yang sejenis.

2. Rukun Ijarah

  • Akad ijarah merupakan kontrak di mana pemilik suatu properti atau jasa mentransfer hak buat menikmati hasil dari pemanfaatan jasa atau propertinya kepada orang lain buat jangka waktu yang disepakati, dengan pertimbangan yang disepakati.
  • Buat kontrak sewa ijarah yang legal, selama masa sewanya properti tetap menjadi milik yang menyewakan dan hanya hasil pemanfaatannya saja yang dipindahkan kepada pihak penyewa.Karenanya, barang yang habis digunakan tidak dapat disewakan secara ijarah.
  • Subjek sewa harys mempunyai manfaat yang berharga. Karenanya, beberapa barang yang tidak membuahkan hasil sama sekali tidak dapat disewakan.
  • Jangka waktu ijarah wajib ditentukan dengan jelas.
  • Dikarenakan properti sewaan ijarah menjadi milik pihak yang menyewakan, semua kewajiban yang timbul dari kepemilikan akan ditanggung oleh pihak yang menyewakan, namun kewajiban yang terkait dengan pemakaian properti ditanggung oleh penyewa.
  • Penyewa berkewajiban buat memberikan kompensasi kepada pihak yang menyewakan atas setiap kerugian akan aset sewaan yang disebabkan oleh penyalahgunaan atau kelalaian dari pihak penyewa.
  • Penyewa tidak bisa memakai aset sewaan ijarah buat tujuan apa pun tidak hanya tujuan yang ditentukan dalam perjanjian sewa. Bila tujuan seperti itu tidak ditentukan dalam perjanjian, penyewa dapat memakai properti sewa buat tujuan apapun itu selama dimanfaatkan secara normal.
  • Jika setiap kerugian atau kerusakan yang diakibatkan oleh faktor-faktor di luar kendali penyewa bak ditanggung oleh pihak yang menyewakan.
  • Resiko yang berkenaan dengan aset sewaan akan tetap menjadi tanggungan pihak yang menyewakan selama periode sewa.
  • Dalam ijarah, properti yang dimiliki bersama oleh dua orang atau lebih bisa disewakan, dan pemasukan dari sewa tersebut bakal dibagikan kepada seluruh pemilik sesuai dengan proporsi kepemilikan masing-masing dalam properti tersebut.
  • Untuk proses sewa yang valid, aset yang disewakan dalam ijarah harus seluruhnya dikenal serta diakui oleh seluruh pihak yang terkait.
  • Pemilik bersama dari suatu properti dapat menyewakan bagiannya hanya kepada sesama pemilik properti tersebut, tidak kepada orang lain.
  • Penentuan biaya sewa atas dasar biaya agregat yang dibayarkan dalam pembelian aset oleh pihak yang menyewakan, tidak berlawanan dengan aturan hukum syariah. Bila kedua belah pihak menyetujuinya, maka seluruh kondisi lain dari sewa yang legal dan ditentukan oleh hukum syariah yang seluruhnya ditaati.
  • Biaya sewa wajib ditentukan ketika pengesahan kontrak buat seluruh periode sewa. Biayanya boleh berbeda-beda berdasarkan pada periode waktu tertentu, asalkan disebutkan saat pengesahan kontrak serta disetujui seluruh pihak.
  • Jangka waktu sewa diawali semenjak tanggal penyerahan aset sewaan kepada penyewa, baik penyewa yang mulai memakainya atau belum.
  • Dalam ijarah, pihak yang menyewakan tidak dapat menaikkan biaya sewa secara sepihak, dan perjanjian apapun yang menyebabkan perihal yang sama tidak berlaku.
  • Dalam ijarah, bila aset yang disewakan telah kehilangan fungsinya secara total dan tidak ada revisi yang membolehkan, sewa bakal berakhir pada hari saat kerugian tersebut terjadi.

3. Perbedaan Ijarah dan Leasing

A. Objek Sewa

Perbedaan antara leasing dan ijarah yaitu terletak pada objek yang disewakan. Objek leasing berbentuk produk barang saja, namun dalam ijarah objek sewanya dapat berbentuk produk barang dan jasa. Contohnya yaitu sewa barang dan biaya upah tenaga kerja.

B. Berpindah Kepemilikan

Jenis pindah kepemilikan dari transaksi leasing ada dua yaitu operating lease dan financial lease.Dalam operating lease tidak ada perpindahan kepemilikan objek sewa. Sedangkan financial lease mempunyai pilihan kepemilikan objek sewa di akhir sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibuat oleh kedua belah pihak.Perbedaannya dengan leasing, sistem akad ijarah tidak mempunyai perpindahan kepemilikan. Jadi, dapat dikatakan kalau ijarah kurang lebih mirip dengan operating lease.

C. Kinerja Objek Sewa

Kinerja objek sewa tidak mempengaruhi nilai leasing.Contohnya yaitu ruko yang disewa oleh seorang ternyata dia tidak merasakan manfaat sesuai dengan harapannya, namun tetap diharuskan membayarkan nilai sewa yang diberlakukan dan nilai leasingnya juga bakal bersifat tetap.

D. Sewa dan Beli

Dalam akad ijarah tidak diperbolehkan memiliki dua kontrak dalam satu akad. Sedangkan dalam leasing bisnis konvensional diperbolehkan memiliki dua kontrak berjalan bersamaan (kontrak sewa dan beli).

E. Beli dan Sewa Kembali

Dalam skema akad ijarah, yang diperbolehkan apabila A menawarkan barang Y kepada B, namun karena A masih ingin memiliki barang Y tersebut, sehingga B dapat menyewakannya kembali ke A dengan kontrak financial lease. Skema akad ijarah tidak memperbolehkan B menjual barang Y ke A (skema baiā€™Inah).

4. Contoh Soal Ijarah dan Jawabannya

Contoh soal ijarah dan jawabannya yang terjadi pada PT Sukma yang menyewakan sepeda motor dengan harga Rp 11. 230. 000 20.000.000,- selama 2 tahun.Pembayaran sewa per bulan yaitu Rp 650. 000 1.000.000,- dengan perjanjian perpindahan kepemilikan di akhir periode dengan metode hibah.Jadi pertanyaannya yaitu berapakah keuntungan PT Sukma apabila nilai residu sebesar 5% dari biaya yang diperoleh.

  • Pemasukan Akad Ijarah Rp 24.000.000,-
  • Penyusutan Aktiva Tetap Rp 19.000.000,-
  • Pemasukan Kotor Rp 5.000.000,-
  • Rugi Penghentian Konsumsi Rp 1.000.000,-
  • Pemasukan Bersih Akad Ijarah Rp 4.000.000,-

Jurnal akuntansi ijarah pada saat penghentian konsumsi aktiva tetap karena perpindahan hak kepunyaan seperti di bawah ini.

jurnal ijarah




Demikianlah pembahasan lengkap contoh soal ijarah dan jawabannya .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: