Pembahasan Lengkap Contoh Soal Job Order Costing dan Penyelesaian

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Job Order Costing dan Penyelesaian

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Job Order Costing dan Penyelesaian
Pembahasan Lengkap Contoh Soal Job Order Costing dan Penyelesaian

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Job Order Costing dan Penyelesaian .Jika perusahaan selalu menghasilkan produk unik untuk pelanggan, maka perlu job order costing atau sistem penetapan biaya pesanan buat melacak setiap pesanan dengan benar. Memakai sistem penetapan biaya pesanan bisa membantu memastikan waktu serta sumber daya yang dipakai buat membuat produk akan mendapatkan keuntungan untuk bisnis. Membangun sistem penetapan biaya pesanan mengaitkan elemen yang berbeda buat memastikan keakuratan biaya setiap pekerjaan.

1. Pengertian Job Costing

Job costing yaitu suatu biaya berdasarkan pada pesanan dengan memakai tata cara perhitungan biaya produksi atas seluruh pesanan yang dikumpulkan. Oleh karena itu semua biaya pesanan tersebut meliputi unit produksinya.Seperti contoh job costing yang terkait ke dalam perusahaan furniture, percetakan dan lain-lain.Semua biaya perlu dilakukan pemisahan supaya lebih jelas terlihat.Caranya dengan perhitungan pemisahan biaya ini yang bisa dikenal dengan jelas, lewat pendekatan perhitungan job costing dipecah menjadi 2 yaitu costing aktual dan costing normal.Kedua jenis costing tersebut merupakan perhitungan biaya tidak langsung dengan kegiatan mengkonsumsi aktual dan yang membedakan hanya dasar pengambilan biayanya. Jika costing aktual berdasarkan pada situasi aktual di lapangan sebaliknya costing normal berdasarkan pada anggaran yang telah tercantum.

2. Manfaat Job Costing

A. Bisa Jadi Bahan Pertimbangan Menerima atau Menolak Pesanan.

Saat sebelum menerima pesanan, sebaiknya pikirkan dulu produk tersebut diterima atau ditolak.Lewat perhitungan job costing akan dapat memikirkan apakah modal tersebut dapat menutupi biaya pesanan.

B. Buat Mengontrol Proses dan Biaya Produksi Yang Sudah Terjadi

Dengan adanya sistem ini akan mempermudah dalam mengontrol proses pengerjaannya.Memperhitungkan apakah ada kesalahan yang terjadi, apakah biaya produksi sudah dikeluarkan dengan efisien.

C. Dapat Membantu Memastikan Harga Jual dan Beban Produksi

Job costing dapat membantu dalam menentukan harga jual pesanan. Perihal ini dilakukan supaya mendapatkan keuntungan dari perhitungan biaya awal produksinya. Ini dapat dimanfaatkan untuk penentuan beban penciptaan yang akan terjadi nantinya.

D. Membantu Menyamakan Biaya Aktual dan Menganalisa Riwayat Pesanan.

Job costing ini mempunyai manfaat untuk menyamakan biaya aktual yang terjadi. Ini dilakukan buat mengatur biaya overhead yang kelebihan.Buat menghindari perusahaan mengalami kerugian,maka yang pertama dilakukan yaitu mencatat transaksi keuangan dengan baik.Pencatatan dapat memakai analisa historis pesanan lebih dahulu.Kegiatan ini bermanfaat buat memastikan biaya yang akan dikeluarkan serta meminimalisir kesalahan perhitungan di pesanan selanjutnya.

E. Memisahkan Keuntungan Dengan Jelas dan Membandingkannya

Perusahaan dapat melakukan pemisahan keuntungan baik dari semua pesanan maupun dari setiap alokasi biayanya dengan lebih jelas serta rapi.Setelah itu dapat menyamakan laba tersebut,metode ini bermanfaat buat memperhitungkan apakah perusahaan tersebut mengalami kenaikan omzet atau malah penyusutan.

3. Dokumen Yang Dibutuhkan Dalam Job Order Costing

A. Formulir Permintaan Bahan

Buat melacak bahan yang digunakan dalam pesanan saat ini, perusahaan memakai formulir permintaan bahan.Formulir ini melaporkan kalau bahan tertentu sudah diambil dari inventaris serta dimasukkan ke dalam pembuatan pesanan pekerjaan. Bagian yang ada di formulir permintaan bahan yaitu:

  • Tanggal bahan diambil dari persediaan
  • Nomor khusus
  • Jumlah material yang diambil
  • Nomor barang dan deskripsi
  • Berapa biaya setiap item material
  • Total seluruh item yang diambil
  • Siapa yang meminta barang
  • Siapa yang memberikan harga barang
  • Kepada siapa barang itu diberikan

Ketika seorang karyawan memasukkan informasi ke dalam formulir permintaan bahan, mereka bisa jadi butuh mencari informasi yang diminta dari sumber lain. Misalnya, ketika berupaya mencari berapa harga dan beberapa barang material,mereka bisa jadi meminta departemen akuntansi untuk memperbarui harga.

B. Time Ticket

Dikarenakan seorang karyawan bekerja berdasarkan pada pesanan yang unik, mereka kerap kali diminta buat mengisi lembar waktu yang mencatat pekerjaan yang sudah mereka selesaikan.Bagian dari time ticket yaitu seperti di bawah ini.

  • Nama karyawan serta nomor ID
  • Nomor pekerjaan khusus yang mereka selesaikan
  • Daftar setiap pekerjaan
  • Tanggal setiap pekerjaan dimulai
  • Berapa jam setiap pekerjaan yang diperlukan karyawan untuk menyelesaikannya
  • Tarif per jam karyawan
  • Total biaya pekerjaan
  • Persetujuan akuntansi serta supervisor

C. Lembar Biaya Pekerjaan

Lembar ini merupakan sumber utama buat melacak item agar harga serta inventaris tetap akurat. Buat menjaga akurasi ini, lembar biaya pekerjaan ini perlu melacak informasi seperti

  • Tanggal pekerjaan dimulai
  • Tanggal karyawan menyelesaikan pekerjaan
  • Tanggal pesanan dikirim ke pelanggan
  • Informasi pelanggan, umumnya alamat mereka
  • Informasi daftar pekerjaan, termasuk biaya overhead, bahan apa yang digunakan serta informasi tenaga kerja
  • Ringkasan biaya akhir pekerjaan final

Setiap detail informasi pekerjaan di atas akan memiliki bagiannya sendiri buat menampilkan dengan jelas kepada pembaca data apa yang diperlukan serta apa yang sedang dilacak.

4. Contoh Soal Job Order Costing dan Penyelesaian

Berikut adalah contoh soal job order costing dan penyelesaian dari CV. Djati Furniture yang menerima pesanan 50 set lemari dengan harga 200.000.000.Harga pokok pesanan tersebut terdiri dari barga bahan, upah langsung serta overhead pabrik sebesar 150.000.000.Sehingga laba bruto atas pesanan 50 set lemari tersebut sebesar:

  • Jumlah penjualan berdasar pesanan yaitu 200.000.000
  • Harga pokok berdasar pesanan yaitu 150.000.000
  • Laba bruto berdasar pesanan yaitu 50.000.000
  • Sehingga harga pokok tiap set lemari adalah sebesar 3.000.000 (150.000.000 dibagi 50).
  • Sebaliknya laba setiap set lemari adalah sebesar 1.000.000 (50.000.000 dibagi 50)



Demikianlah pembahasan lengkap contoh soal job order costing dan penyelesaian .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.


%d blogger menyukai ini: