Pembahasan Lengkap Contoh Soal Loan to Value dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Loan to Value dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Loan to Value dan Jawabannya. Rasio keuangan tetap merupakan indikator keberhasilan suatu perusahaan dalam mengelola keuangannya.Rasio ini sangat penting khususnya buat bank yang merupakan lembaga keuangan.

Salah satu bagian dari rasio keuangan untuk bank yaitu rasio loan-to-value (LTV). Rasio ini membandingkan kemampuan bank dalam memberikan pinjaman kredit kepada nasabah dalam rangka kepemilikan rumah. Oleh karena itu, rasio ini ada kaitannya dengan apapun yang berhubungan dengan perumahan.Untuk lebih lengkapnya dapat menyimak artikel ini yang berisi tentang pengertian, fungsi sampai contoh soal loan to value dan jawabannya

1. Pengertian Loan To Value

Loan To Value yaitu istilah keuangan yang digunakan buat menyebut ukuran pinjaman dibandingkan dengan nilai properti yang dijadikan agunan. Dengan katalain, ini merupakan nilai kredit atau pembiayaan properti yang bisa diberikan oleh bank kepada nasabah. Besarnya rasio loan to value bermacam-macam disesuaikan dengan luas serta jenis properti baik itu rumah tapak, rumah susun, atau ruko maupun rukan.Perihal ini mempengaruhi pada besarnya uang muka yang harus dibayarkan.

2. Fungsi Loan To Value

  • Fungsi untuk nasabah yaitu akan mempengaruhi apakah disetujui maupun tidaknya permohonan pinjaman KPR.Umumnya bank bakal menetapkan nilai paling tinggi atau maksimal dari loan to value itu sendiri.
  • Fungsi untuk pihak bank yaitu rasio dari loan to value akan digunakan buat memberikan suatu cerminan dari skor kredit nasabah, dan melihat rasio utang saat melakukan permohonan pinjaman.

3. Rasio Loan To Value Yang Baik

Loan to value digunakan oleh bank buat mengukur kemampuan nasabah membayar pinjaman.Nilai rasio loan to value nasabah bakal mempengaruhi disetujui atau tidaknya permohonan pinjaman dana dari nasabah. Biasanya bank telah menetapkan nilai paling tinggi atau batasan maksimal LTV yang bisa diberikan kepada nasabah.Nilai rasio dari bank bakal dibanding dengan nilai LTV nasabah.

Apabila setelah dihitung, rasio nasabah sama atau dibawah nilai maksimum rasio LTV yang dapat diberikan bank, maka kesempatan pinjaman akan cair bakal lebih tinggi. Inilah yang disebut rasio loan to value yang baik.Selain sulit menemukan persetujuan, banyaknya pinjaman penting semakin banyak pula dana yang wajib dikeluarkan.Hal ini karena tingkat suku bunga yang besar serta terdapat beberapa biaya tambahan seperti asuransi hipotek.

Tidak hanya itu,bila nasabah gagal melunasi pinjaman maka bank bisa mengambil alih rumah serta menjualnya.Dari pihak bank, rasio loan to value digunakan buat memberi cerminan jumlah skor kredit nasabah serta rasio utang terhadap pendapatan nasabah. Ini merupakan metode cepat bagi bank buat menghitung keahlian nasabah membayar pinjaman.

4. Metode Menurunkan Loan To Value

Secara umum, mengurangi loan to value pada pinjaman terutama pada pinjaman hipotek, berarti total biaya yang lebih rendah selama masa pinjaman.Karena hanya ada dua variabel yang menentukan rasio loan to value jumlah pinjaman serta nilai aset.

A. Melakukan Pembayaran Uang Muka Yang Lebih Besar.

Menabung buat uang muka yang besar bisa menjadi menguji kesabaran bila ingin membeli rumah dan mobil, tetapi ini dapat berguna dalam jangka panjang.

B. Tetapkan Pemikiran Pada Target Yang Lebih Terjangkau

Membeli rumah yang sedikit lebih tua atau lebih kecil dari rumah impian dapat menghemat tabungan.

5. Contoh Soal Loan to Value dan Jawabannya

Contoh soal loan to value dan jawabannya dari Yaya membutuhkan uang sebanyak Rp. 500.000.000 untuk membeli sebuah rumah yang berharga Rp. 800.000.000. Yaya kemudian mengajukan permohonan pinjaman ke bank sebanyak Rp. 500.000.000. Pihak bank melakukan analisis penilaian risiko peminjaman dengan menggunakan rasio loan to value.Jadi bagaimanakah peluang Yaya mendapatkan pinjaman dari bank.

  • Jumlah hipotek = Rp. 500.000.000
  • Nilai penilaian properti = Rp. 800.000.000
  • Rasio LTV = Jumlah Hipotek / Nilai Penilaian Properti
  • Rasio LTV = Rp. 500.000.000 / Rp. 800.000.000
  • Rasio LTV = 62,50%
  • Rasio LTV Yaya adalah sebesar 62,50%, apabila batas maksimal LTV yang diperbolehkan oleh Bank adalah 70% maka kemungkinan besar permohonan peminjaman Yaya akan disetujui oleh pihak bank.




Demikianlah pembahasan lengkap contoh soal loan to value dan jawabannya .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: