Pembahasan Lengkap Contoh Soal Penggabungan Usaha dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Penggabungan Usaha dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Penggabungan Usaha dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Penggabungan Usaha dan Jawabannya .Penggabungan usaha (busines combination) adalah transaksi dalam transaksi tersebut, entitas pengakuisisi (acquirer) mendapatkan kendali (control) atas satu usaha (business) atau lebih.Transaksi disebut juga true merger atau merger of equals adalah penggabungan usaha yang diartikan dalam IFRS 3.

Usaha (business), sebagaimana diartikan dalam IFRS 3, merupakan sekumpulan kegiatan serta aset yang terintegrasi yang bisa ditunjukan serta dikelola dengan tujuan untuk memberikan return (imbalan). Biasanya ini berbentuk dividen,penghematan kas atau manfaat ekonomik yang lain secara langsung kepada investor, pemilik, anggota, atau partisipan.Dibawah ini akan mengulas mengenai jenis,alasan, contoh soal penggabungan usaha dan jawabannya

1. Jenis Penggabungan Usaha

A. Akuisisi

Akuisisi (acquisition) merupakan suatu penggabungan usaha dimana salah satu perusahaan adalab pengakuisisi (acquirer) mendapatkan kendali atas aktiva netto dan operasional perusahan yang diakuisisi (acquiree) dengan memberikan aktiva tertentu, mengakui suatu kewajiban atau memperoleh saham.

B. Konsolidasi

Konsolidasi yaitu penggabungan perusahaan dan setelahnya dibangun sebuah perusahaan baru dengan tujuan khusus buat membeli (mengambil alih) harta kepunyaan serta mengakui utang-utang dari dua atau lebih perusahaan yang sudah ada.Umumnya perusahaan baru yang dibentuk bakal menghasilkan modal saham (surat berharga) selaku alat pembayaran atas kekayaan bersih yang diserahkan oleh perusahaan-perusahaan lain.Dengan demikian, pemilik atau pemegang saham perusahaan terdahulu menjadi pemegang saham pada perusahaan yang baru dibangun tersebut.

C. Afiliasi

Afiliasi yaitu penggabungan usaha dengan metode membeli sebagian besar saham atau semua saham perusahaan lain buat mendapatkan hak pengendalian (controlling interest). Perusahaan yang diakuisisi tersebut tidak kehilangan status hukumnya serta masih beroperasi sebagaimana perusahaan yang lain.

D. Merger

Merger, ialah penggabungan usaha dengan metode satu perusahaan membeli perusahaan lain yang kemudian dibeli dan dijadikan menjadi anak perusahaan atau dibubarkan. Perusahaan yang dibelinya sudah tidak memiliki status hukum lagi serta yang memiliki status hukum merupakan perusahaan yang membelinya.

3. Alasan Penggabungan Usaha

A. Manfaat Biaya (Cost Advantage)

Perusahaan akan mendapatkan fasilitas yang dibutuhkan lewat penggabungan lebih murah dibanding melalui pengembangan terutama pada periode inflasi.

B. Berkurangnya Penundaan Operasional ( Fewer Operating Delays)

Fasilitas-fasilitas pabrik yang diperoleh lewat penggabungan usaha dapat diharapkan buat segera beroperasi dan memenuhi peraturan yang berhubungan dengan tempat serta peraturan pemerintah yang lain. Membangun fasilitas perusahaan yang baru mungkin memunculkan beberapa penundaan dalam pembangunannya.Hal ini diperlukan persetujuan pemerintah buat memulai operasional.

C. Dampak Lebih Rendah (Lower Risk)

Membeli lini produk dan pasar yang telah didirikan umumnya lebih kecil risikonya dibanding dengan mengembangkan produk baru serta pasarnya.Penggabungan usaha mempungai resiko lebih kecil terutama ketika tujuannya untuk diverifikasi.

D. Menghindari Pengambilalihan (Avoidance of Takeovers)

Beberapa perusahaan bergabung untuk diakuisisi oleh perusahaan lain. Karena perusahaan-perusahaan yang lebih kecil cenderung lebih mudah diambil-alih dan beberapa di antara mereka menggunakan strategi pembeli yang agresif sebagai pertahanan terbaik melawan usaha pengambilalihan oleh perusahaan lain.Perusahaan-perusahaan dengan rasio utang terhadap ekuitas yang tinggi umumnya bukan calon pengambil alih yang menarik.

E. Akuisisi Aktiva Tidak Berwujud (Acquisition of Intangible Assets)

Penggabungan usaha melibatkan penggabungan sumber daya tidak berwujud maulun berwujud.Sampai, akuisisi atas hak paten, hak atas mineral, database pelanggan atau kemampuan manajemen menjadi aspek utama yang memotivasi suatu penggabungan usaha. Dibanding bentuk perluasan usaha yang lain, perusahaan-perusahaan mungkin memilih penggabungan usaha untuk mendapatkan manfaat dari segi pajak, untuk manfaat pajak pemasukan perseorangan dan pajak atas bangunan dan buat alasan-alasan individu. Ego dari manajemen perusahaan dan ahlj pengambilalihan juga memainkan peranan yang penting pada beberapa penggabungan usaha.

3. Contoh Soal Penggabungan Usaha dan Jawabannya

Contoh soal penggabungan usaha dan jawabannya terjadi pada PT Suksesin yang telah membeli aktiva milik PT Topan Jaya sebanyak 162 lot. Laporan posisi keuangan sebelum proses konsolidasi akan memberitahukan aktiva, liabilitas dan
ekuitas perusahaan sebagai berikut:

Penggabungan Usaha PT Suksesin

Jurnal transaksi akuntansi penggabungan usaha bisa dilakukan dengan menyesuaikan kebijakan
pernyataan standar akuntansi keuangan. Laporan keuangan penggabungan usaha merupakan seluruh item yang dilaporan perusahaan buat digabungkan menjadi satu perusahaan.

Tanggal Debit Kredit PT Topan Jaya




Demikianlah pembahasan lengkap contoh soal penggabungan usaha dan jawabannya .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.


%d blogger menyukai ini: