Pembahasan Lengkap Contoh Soal Penjualan Angsuran Barang Tak Bergerak dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Penjualan Angsuran Barang Tak Bergerak dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Penjualan Angsuran Barang Tak Bergerak dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Penjualan Angsuran Barang Tak Bergerak dan Jawabannya .Metode penjualan angsuran ini tumbuh pesat dan disukai para pengusaha dan pembeli.Untuk pengusaha metode ini mampu meningkatkan jumlah penjualan yang pastinya akan meningkatkan laba.

Sedangkan untuk pembeli akan merasa lebih mudah dalam hal pembayaran untuk melunasi barang yang dicicil tersebut.Walaupun dengan metode ini dampak atas tidak tertagihnya piutang bakal bertambah dan kelemahannya dapat diatasi dengan meningkatnya volume penjualan perusahaan.Dalam artikel ini akan membahas tentang pengertian disertai contoh soal penjualan angsuran barang tak bergerak dan jawabannya

1. Pengertian Penjualan Angsuran

Penjualan angsuran yaitu penjualan dengan syarat pembayaran secara angsuran selama batasan waktu tertentu. Masa atau periode penagihan angsuran buat barang-barang tidak bergerak umumnya lebih dari 3 tahun. Buat menjamin kepentingan pihak penjual, transaksi penjualan angsuran harus didukung dengan surat perjanjian antara lain seperti identitas barang yang dijual,harga barang,uang muka (down payment),besarnya angsuran, jatuh tempo angsuran dan ketentuan-ketentuan lain dalam perihal pembeli tidak bisa memenuhi kewajibannya.

2. Jenis-Jenis Perjanjian Angsuran

  • Perjanjian penjualan bersyarat (Conditional Sales Contract), dimana barang-barang sudah diserahkan,namun hak atas barang-barang masih ditangan penjual sampai semua pembayarannya awal.
  • Ketika perjanjian ditandatangani dan pembayaran awal sudah dilakukan hak kepemilikan bisa diserahkan kepada pembeli namun dengan menggadaikan buat bagian harga penjualan yang belum dibayar kepada penjual.
  • Hak kepemilikan atas barang buat sementara diserahkan kepada suatu badan “trust” (Trustee) maka pembayaran harga penjualan dilunasi.Setelah pembayaran lunas oleh pembeli baru trustee menyerahkan hak atas barang-barang itu kepada pembeli. Perjanjian semacam ini dilakukan dengan membuat akte kepercayaan.
  • Beli Sewa (lease-puchase), dimana barang yang sudah diserahkan kepada pembeli.Pembayaran angsuran disebut sewa maka harga dalam kontrak sudah dibayar lunas, baru setelah itu hak milik berpindah kepada pembeli.

3. Aspek-Aspek Dalam Penarikan Kembali Angsuran

  • Pembayaran Uang Muka (Down Payment) harus cukup buat menutup kemungkinan merugi selaku turunnya nilai barang sebagai periode angsuran.
  • Besarnya pembayaran angsuran periodik harus diperhitungkan cukup untuk mungkin penyusutan nilai barang-barang yang ada selama jangka pembayaran yang satu dengan pembayaran angsuran selanjutnya.
  • Jarak antar angsuran dengan angsuran selanjutnya tidak lama.

4. Metode Pengakuan Laba Kotor Pada Penjualan Angsuran

Buat menghitung laba bersih pada penjualan angsuran sangat komplek, sebab beban sehubungan dengan penjualan angsuran tersebut tidak hanya terjadi ketika penjualan angsuran tersebut dilakukan, melainkan akan terjadi selama penjualan angsuran tersebut belum dilunasi.Sesuai dengan konsep akuntasi ialah menyamakan antara beban dengan pemasukan (matching costs against revenue) sampai pada penjualan angsuran bisa ditentukan nilai dari penjualan, harga pokok serta beban yang terjadi pada periode tersebut. Sebab penagihan penjualan angsuran meliputi beberapa periode,adanya permasalahan bagaimana beban yang terjadi pada periode selanjutnya (misalkan beban penagihan,administrasi, revisi serta pemilikan kembali) sehubungan penagihan piutang usaha angsuran tersebut.Buat menghitung laba kotor dalam penjualan angsuran pada prakteknya bisa dilakukan dengan dua metode dibawah ini.

  • Pengakuan laba kotor ketika terbentuknya penjualan angsuran.
  • Pengakuan laba kotor sejalan dengan realisasi penerimaan kas.

5. Metode Pengakuan Laba Kotor Ketika Terbentuknya Penjualan Angsuran

Dalam metode ini semua laba kotor diakui pada saat terbentuknya penjualan angsuran atau dengan kata lain sama seperti penjualan pada biasanya yang diisyarati oleh timbulnya piutang atau tagihan kepada pelanggan. Apabila prosedur demikian diiringi maka selaku konsekuensinya pengakuan terhadap biaya-biaya yang berhubungan bisa diidentifikasikan dengan pendapatan-pendapatan yang bersangkutan harus dilakukan.Beban buat pemasukan dalam periode yang bersangkutan meliputi biaya-biaya yang diperkirakan bakal terjadi dalam hubungannya dengan pengumpulan piutang atas kontrak penjualan angsuran dan mungkin tidak dapatnya piutang itu direalisasikan atau mungkin rugi selaku akibat pembatalan kontrak.

6. Contoh Soal Penjualan Angsuran Barang Tak Bergerak

contoh soal penjualan angsuran barang tak bergerak aktiva tetap pada Firma Sejahtera
yang menjual tanah seharga Rp 500.000.000 dengan kredit selama 1 tahun. Pembayaran akan diterima perusahan selama 6 bulan sekali dengan bunga 20% dari total kredit yang belum terbayarkan dimana harga pokok tanah yaitu Rp 300.000.000.Jadi buatlah jurnal transaksi penjualan angsuran.

bagan angsuran atau cicilan




Demikianlah pembahasan lengkap contoh soal penjualan angsuran barang tak bergerak dan jawabannya .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.


%d blogger menyukai ini: