Pembahasan Lengkap Contoh Soal Reorder Point dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Reorder Point dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Reorder Point dan Jawabannya .Pada dasarnya, reorder point merupakan salah satu manajemen persediaan yang mempunyai tujuan utama buat meminimalisir kehilangan stok.Dengan melakukan perhitungan reorder point yang tepat,maka tidak perlu takut akan terbentuknya penumpukan barang di gudang dan harus mengalami kekecewaan konsumen karena kehabisan stok.

Perhitungan reorder point yang baik bakal membuat pemesanan barang perusahaan menjadi lebih lancar tanpa wajib diiringi rasa takut.Reorder point merupakan suatu titik di mana suatu barang yang ada di gudang harus ditambah persediaannya saat sebelum kehabisan. Banyak pebisnis retail pendatang baru yang hanya mengandalkan insting mereka buat menaikkan persediaan.

Di saat mereka mengamati permintaan bertambah, mereka buru- buru menaikkan jumlah barang di gudang.Kebalikannya ketika sepi permintaan, mereka tidak melakukan reorder sebab melihat persediaan masih banyak di gudang.Buat yang berpengalaman, mereka menumpuk barang di gudang buat mengantisipasi high season seperti lebaran atau tahun baru. Prinsipnya, habis tidak habisnya barang tidak dipermasalahkan dan yang penting penjualan sudah mencapai kuota.

1. Manfaat Reorder Point

  • Memenuhi permintaan pelanggan ketika high season dan tidak ada persediaan yang kelewatan di gudang.
  • Perusahaan bisa mengestimasi pembelian bahan baku yang kelewatan.
  • Menentukan safety stock karena inventory merupakan bagian dari aset perusahaan.
  • Meminimalisir biaya produksi dan memaksimalkan sumber daya yang dimiliki perusahaan.

2. Permasalahan Yang Muncul Ketika Tidak Memahami Reorder Point

A. Stok Barang Menipis, Sementara Permintaan Tinggi

Misalkan seorang pengusaha sandal.Ketika memasarkan produk sandal ke pasar dan direspon dengan sangat baik.Kemudian sandal laku keras serta membuat toko kebanjiran pesanan.Saat itu, perusahaan mulai panik karena tidak mempunyai stok sandal di gudang. Sehingga pasokan barang menipis, sementara itu antusiasme pembeli sedang tinggi-tingginya.

Sehingga banyak konsumen yang merasa kecewa karena tidak mendapatkan produk tersebut.Sebaliknya buat memesan tentu perlu waktu yang tidak sebentar. Sehingga terdapat waktu dimana produk yang sedang diminati pasar tidak ada. Ketika produk telah ada, mungkin minat beli konsumen telah turun atau konsumen telah memenuhi kebutuhannya dengan membeli ditoko lain.

B. Stok Barang Sangat Melimpah, Sementara Itu Permintaan Minim

Permasalahan lain yang muncul akibat tidak diterapkannya reorder point merupakan kebalikan dari permasalahan diatas. Misalkan perusahaan sudah mempunyai pasokan sandal sampai ribuan unit dengan bermacam model. Semula perusahaan optimis,barang bakal cepat laku karena pasar sedang menggemari produk tersebut.

Tetapi ketika dipajang di etalase toko, tidak banyak pembeli yang tertarik sebab sudah tidak trend atau populer lagi. Sehingga sandal tersebut hanya mangkrak di etalase dan gudang. Kerugian bertambah bila nyatanya penyimpanan kurang baik serta membuat produk rusak.

3. Contoh Soal Reorder Point dan Jawabannya

Contoh soal reorder point dan jawabannya pada PT. Sumba sebagai perusahaan furniture ingin melakukan pemesanan kayu untuk keperluan produksi.Kapasitas produksi yang mampu dihasilkan per harinya adalah 5.000 produk dari kayu, leadtime atau jangka waktu yang dibutuhkan dalam memesan barang ke supplier yaitu 15 hari.Perusahaan memiliki kebijakan untuk melebihkan persediaan bahan baku sebanyak 15%.Berapakah reorder point (RoP) yang tepat untuk melakukan pemesanan kayu kembali.

  • Kapasitas perhari = 5.000 produk kayu
  • Leadtime = 15 hari
  • Safety Stock = 15%
  • Leadtime = 15 hari × 5.000 = 75.000 produk dari kayu
  • Safety stock = 15% × 75.000 = 11.250
  • RoP = leadtime + safety stock
  • = 75.000 + 11.250 = 86.250 produk dari kayu



Demikianlah pembahasan lengkap contoh soal reorder point dan jawabannya .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: