Pembahasan Lengkap Contoh Soal Safety Stock dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Safety Stock dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Safety Stock dan Jawabannya .Setiap perusahaan tentu mempunyai sesuatu yang dapat mereka tawarkan ke konsumen.Penawaran dapat berbentuk produk atau jasa.

Tetapi untuk perusahaan yang menawarkan produk saja seperti perusahaan manufaktur dan perusahaan perdagangan umumnya mereka memakai suatu sistem yang bernama safety stock.Penggunaannya buat mengestimasi bila ada hal-hal diluar yang diprediksikan.Dalam pembahasan kali ini akan mengulas pengertian beserta contoh soal safety stock dan jawabannya

1. Pengertian Safety Stock

Pengertian safety stock atau stok pengaman merupakan persediaan yang terencana dilebihkan jumlahnya buat mengestimasi permintaan yang besar. Safety stock dapat dikatakan sebagai persediaan cadangan yang terletak di luar kebutuhan utama. Dalam perusahaan manufaktur, pengadaan safety stock menjadi pertimbangan tertentu penanganannya. Apabila safety stock sangat banyak, maka dapat berdampak pada membengkaknya biaya penyimpanan barang.

2. Elemen Pertimbangan Dalam Menghitung Safety Stock

A. Variasi Permintaan

Ketidakpastian permintaan tetap selalu ada.Apalagi, dalam satu Minggi, permintaan hari Senin dan Selasa dapat berbeda.Maksudnya, aspek ini tidak bersifat konstan. Variasi permintaan ini harus dimasukkan saat sebelum menentukan besaran safety stock. Satu perihal yang butuh Kamu cermati, semakin besar variasi permintaan, maka semakin tinggi besar stock yang harus disiapkan.

B. Service Level

Service level yaitu ketika pelanggan memerlukan sesuatu dari penjual, namun stok tidak ada,sehingga penjual gagal memenuhi permintaan pelanggan.

C. Leadtime

Dalam manajemen persediaan, leadtime mengacu pada durasi waktu semenjak pesanan dilakukan sampai pemesan menerima pesanan tersebut.Semakin lama leadtime,semakin besar stok yang harus disiapkan.

3. Peran Safety Stock

Safety stock atau stok pengaman ini mempunyai kedudukan yang sangat penyin di dalam supply chain management. Sistem ini dibuat supaya dapat mengoptimalkan keuntungan,mengantisipasi adanya fluktuasi permintaan pasar dan lebih memudahkan agenda produksi barang.Hukum persediaan dan permintaan selalu dipengaruhi dengan keadaan pasar, jika keadaan pasar selalu bergerak dinamis sampai perusahaan harus mempraktikkan safety stock supaya dapat mengestimasi perubahan permintaan dan dapat mengambil keuntungan yang lebih banyak.

Safety stock dibutuhkan buat memastikan tingkat persediaan secara tepat. Bila persediaan sangat banyak, maka perputaran uang juga bakal berhenti dalam modal dagang perusahaan. Kebalikannya, apabila sangat sedikit persediaan, maka persedian bakal mengalami stock out.

Beberapa aspek yang membuat perusahaan mengalami stock out yaitu fluktuasi demand,pelaksanaan forecast yang tidak akurat, dan lead time yang sangat bermacam-macam. Oleh karena itu safety stock dapat digunakan buat mempercepat stock out dengan cara membandingkan jumlah service level yang berbanding lurus dengan stock out.

4. Contoh Soal Safety Stock dan Jawabannya

Berikut dibawah ini contoh soal safety stock dan jawabannya

A. Menghitung Safety Stock Berdasarkan Pengalaman

Metode memperkirakan kebutuhan safety stock yang pertama yaitu pihak manajemen perusahaan bakal menyediakan kelebihan barang dengan melihat pengalaman penjualan marketing pada periode sebelumnya.Contohnya yaitu PT. Sejahtera yang memproduksi teh sachet membuat rencana produksi sebanyak 5000 sachet per bulannya.Sementara berdasarkan pada permintaan pada periode bulan sebelumnya yaitu 6000 sachet. Jadi berapa persen safety stock yang akan dikehendaki buat setiap kali produksi pada bulan-bulan selanjutnya.

  • Rencana produksi awal sebanyak 5000 sachet per bulan
  • Total permintaan produk pada periode sebelumnya yaitu 6000 sachet.
  • Jumlah persentase safety stock= (6000 – 5000 sachet) / 5000 x 100% = 20 %

B. Menghitung Safety Stock Dengan Metode Perbandingan Konsumsi Maksimal dan Rata-Rata

Perusahaan bisa memakai metode perbandingan konsumsi maksimal dan rata-rata buat memperkirakan jumlah safety stock yang direncanakan.Metode perhitungan ini dilakukan dengan cara menghitung selisih antara pemakaian maksimal batang dengan konsumsi rata-rata dalam jangka waktu tertentu (perminggu) dan setelah itu selisih tersebut dikalikan dengan lead time.Contohnya yaitu perusahaan merancang pemakaian maksimal bahan baku teh perminggunya adalah sebesar 5000 kilogram, sedangkan dalam penerapannya konsumsi rata- rata bahan baku teh sebesar 4500 kilogram serta lamanya lead time persediaan yaitu tiga pekan.Jadi berapakah safety stock yang diperlukan dalam masalah ini.

  • Safety Stock (SS) = ( Konsumsi Maksimal – Konsumsi Rata-Rata) x Lead Time
  • Safety Stock yang diperlukan = ( 5000 – 4500 ) x 3 = 1500 kilogram.




Demikianlah pembahasan lengkap contoh soal safety stock dan jawabannya .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: