Pembahasan Lengkap Contoh Soal Surplus Konsumen dan Surplus Produsen

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Surplus Konsumen dan Surplus Produsen

Pengertian Surplus

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Surplus Konsumen dan Surplus Produsen .Orang yang sudah lama berkecimpung di dunia ekonomi sudah tidak asing dengan istilah surplus.Kata ini sering disebut dalam bidang ekonomi.Surplus memang memiliki pengaruh besar dalam bidang ekonomi, serta umumnya kerap ada dalam grafik di bidang ekonomi.Meski begitu masih banyak yang belum mengenali pengertian dari kata surplus ini.Dibawah ini akan diulas mengenai contoh soal surplus konsumen dan surplus produsen .

1. Pengertian Surplus

Surplus yaitu nilai yang melebihi batasan nilai yang telah ditetapkan. Jadi, surplus dapat didefinisikan sebagai pendapatan tambahan seseorang dari harga yang diterima pada suatu barang dan harga tersebut sudah melakukan penawaran terlebih dulu saat sebelum memutuskan buat membelinya.Surplus ini dibagi dua seperti di bawah ini.

A. Surplus Produsen

Pengertian surplus produsen adalah manfaat yang diterima oleh perusahaan ketika harga ekuilibrium lebih tinggi daripada harga terendah yang dapat mereka terima di dalam menghasilkan barang tersebut. Harga terendah yang siap perusahaan terima yakni biaya buat memproduksi unit tambahan barang atau biaya marjinal.Surplus produsen ialah keuntungan yang dicapai produsen ketika mereka dapat menjual barang yang melebihi harga terendah yang bersedia mereka terima.

Atau dengan kata lain, ini ialah perbandingan antara total pemasukan yang diterima oleh produsen suatu produk serta jumlah minimal yang mereka butuhkan didalam memproduksi dan menjual produk. Surplus produsen ini adalah bagian dari total surplus ekonomi di samping surplus konsumen dan ukuran kesejahteraan produsen.Karena kurva penawaran mengukur harga minimal yang diperlukan oleh pemasok buat memproduksi dan menjual produk, jumlah berapapun yang mereka terima di atas harga minimal tersebut akan menjadi nilai tambah untuk produsen.

Surplus produsen tersebut terjadi karena beberapa aspek produksi lebih produktif daripada yang lain, seperti tanah produktif di pertanian atau lokasi strategis di kota. Saat sumber daya ini lebih produktif dari waktu ke waktu, sumber daya akan lebih bernilai bagi pemilik dan memiliki harga pasar yang lebih tinggi.Penyusutan harga jual tersebut akan menimbulkan surplus produsen menyusut. Kebalikannya, peningkatan harga tersebut akan meninggal surplus dan memberikan insentif di dalam memproduksi lebih banyak barang.

Seorang produsen bakal berupaya meningkatkan surplus produsen dengan berupaya menjual lebih banyak dan dengan harga yang lebih tinggi. Namun, tidak mungkin didalam meningkatkan surplus produsen tanpa batasan. Ini karena harga yang lebih tinggi dapat menyebabkan permintaan barang menurun. Biasanya sebagai alternatif, perusahaan akan menggunakan diskriminasi harga di antara beberapa kelompok konsumen di dalam mengoptimalkan surplus produsen.

B. Surplus Konsumen

Surplus konsumen ( consumer surplus) ialah manfaat bersih yang disadari konsumen ketika mereka mampu membeli barang dengan harga ekuilibrium. Di dalam sebuah grafik, ini setara dengan perbandingan antara harga maksimum yang konsumen mampu membayar dan harga yang sebenarnya mereka bayar buat unit barang yang dibeli.Surplus konsumen untuk produk yaitu nol pada saat permintaan atas produk itu elastis sempurna (kurva permintaan berupa garis horizontal).

Tetapi, pada saat permintaan tidak elastis atay perfectly inelastic (kurva permintaan berupa garis horizontal),surplus tersebut tidak terbatas diakibatkan karena perubahan harga produk tidak mempengaruhi permintaannya. Ini termasuk produk  kebutuhan dasar seperti air dan makanan.Kurva permintaan tersebut umumnya miring ke bawah diakibatkan karna permintaan buat produk biasanya dipengaruhi oleh biayanya.

Dengan permintaan tidak elastis, surplus tinggi diakibatkan karena permintaan tidak terbawa oleh perubahan harga dan konsumen bersedia buat membayar lebih buat suatu produk.Didalam kondisi semacam itu, penjual akan menaikkan biayanya buat mengganti surplus konsumen menjadi surplus produsen. Selain itu dengan permintaan elastis, pergantian kecil di dalam harga akan menghasilkan perubahan besar di dalam permintaan. Ini akan menciptakan surplus konsumen yang rendah yang disebabkan karena pelanggan tidak lagi ingin membayar sebanyak sebelumnya.

2. Contoh Soal Surplus konsumen dan Surplus Produsen serta Jawabannya

Berikut dibawah ini adalah contoh soal surplus konsumen dan surplus produsen serta jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Surplus Konsumen dan Surplus Produsen

A. Diagram Surplus Produsen dan Konsumen

  • Qe adalah kuantitas permintaan pada titik ekuilibrium dimana permintaan dan penawaran sama
  • Pmax adalah harga akhir yang konsumen mampu untuk membayarnya
  • Pe adalah harga pada ekuilibrium dimana permintaan dan penawaran sama
  • P1 adalah harga wajar dari perkiraan konsumen
  • Q1 adalah jumlah produksi dari produsen
  • SK adalah surplus konsumen
  • SP adalah surplus produsen

B. Contoh Surplus Produsen

Ridho ialah produsen celana jeans. Didalam memproduksi 1 celana jeans Ridho menghabiskan biaya sebesar Rp. 100.000,00. Ridho setelah itu menjual celana jeans itu dengan harga Rp 200. 000,00 per buah.Dari contoh di atas, dapat dilihat kalau:

  • Biaya produksi 1 celana jeans yaitu Rp.100.000,00
  • Harga jual 1 celana jeans yaitu Rp.200.000,00
  • Surplus produsen ataupun keuntungan Ridho yakni Rp.200.000, 00 – Rp.100.000, 00 = Rp100.000,00

C. Contoh Surplus Konsumen

Bapak Nuri yang berprofesi sebagai petani selaku konsumen bersedia membayar sebesar Rp 120. 000,00 untuk satu buah cangkul, tetapi nyatanya harga cangkul yang Bapak Nuri ingin beli ternyata harganya cuma Rp 90.000 per buah.Oleh karena itu jika Bapak Nuri jika membeli cangkulnya maka akan memperoleh surplus sebesar Rp 30.000.00



Demikianlah pembahasan lengkap contoh soal surplus konsumen dan surplus produsen.Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.


%d blogger menyukai ini: