Pembahasan Contoh Surat Pemotongan Gaji Karyawan Secara Lengkap

Komponen-komponen gaji

Pembahasan Contoh Surat Pemotongan Gaji Karyawan Secara Lengkap.Gaji ialah imbalan yang dibayarkan secara berkala dari hasil kerja karyawan.Gaji diperoleh dengan besaran sesuai dengan kontrak kerja yang sudah disepakati.

Dalam praktiknya, gaji bisa terkena pemotongan, baik yang sifatnya insidental misalnya buat pembayaran denda, penggantian fasilitas kantor yang rusak, dan pembayaran utang dengan pihak perusahaan.Gaji karyawan dikenakan pemotongan iuran wajib secara teratur. Gaji yang diberikan kepada karyawan umumnya yakni pendapatan bersih setelah potongan iuran wajib yang sudah diatur dalam peraturan ketenagakerjaan. Berikut komponen potongan dan contoh surat pemotongan gaji karyawan

1. Komponen Potongan Wajib Gaji Karyawan

A. PPh 21

Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21) dapat jadi alasan upah karyawan dikurangi. Tarifnya sendiri disesuaikan dengan banyak perihal.Mulai dari gaji pokok, akumulasi tunjangan, sampai penghasilan tidak kena pajak.Hal-hal tersebut diatur dalam Undang-undang No 36 Tahun 2008 dan Peraturan Dirjen Pajak No Per- 32/PJ/ 2015.

B. BPJS Ketenagakerjaan Jaminan Hari Tua

Seluruh pekerja harus jadi partisipan BPJS Ketenagakerjaan. Oleh karena itu wajib mengikuti iuran buat Jaminan Hari Tua.Iurannya sekitar 3,7% gaji dan 1,7% ditanggung oleh perusahaan.Sisanya, yakni 2%, harus ditanggung karyawan.Perihal ini diatur dala Peraturan Pemerintah Nomor. 84 Tahun 2013 Pasal 9.

C. BPJS Kesehatan

Gaji karyawan dapat dipotong juga untuk iuran BPJS Kesehatan. Perihal ini diatur dalam Peraturan Presiden No 75 Tahun 2019.Di Pasal 30, tertulis kalau iuran pekerja sekitar 5% dari upah bulanan.Sebesar 4% akan dibayarkan oleh perusahaan.Sedangkan sisanya kalian tanggung melalui potongan pendapatan karyawan.

D. BPJS Ketenagakerjaan  Jaminan Pensiun

Potongan gaji karyawan berikutnya yakni BPJS Ketenagakerjaan Jaminan Pensiun.Berdasarkan ketentuan resminya, karyawan bakal diminta sekitar 3% dan membayar 1% upah per bulan. Sedangkan sisanya, 2%, ditanggung oleh perusahaan.




Komponen lain dari gaji

2. Komponen Potongan Gaji Lainnya

Alasan-alasan terdapatnya potongan gaji lainnya tertulis dalam Peraturan Pemerintah No 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan ( PP 78/ 2015).

A. Kelebihan Pembayaran Gaji

Jika gaji karyawa  bulan ini kelebihan maka bulan berikutnya,bakal terdapat pengurangan gaji.Perihal ini diatur dalam Pasal 57 Ayat 6 PP 78/ 2015.Perusahaan tidak wajib memberitahu karyawan soal ini. Langsung saja gaji karyawan terpotong pada bulan selanjutnya dan berkurang sesuai kelebihan gaji sebelumnya.

B. Pemotongan Buat Pihak Ketiga

Karyawan yang memiliki tanggungan pasangan, orang tua dan anak maka memiliki hak buat langsung memohon buat potongan gaji.Selanjutnya potongan gaji karyawan itu langsung terkirim ke mereka. Perihal ini diatur dalam Pasal 57 Ayat 2 serta 3 PP 78/ 2015.

C. Utang dan Menyewa Sesuatu Dengan Pengusaha

Cicilan utang dapat jadi alasan pengurangan gaji.Perihal yang sama berlaku pada penyewaan barang oleh pekerja. Aturannya tertulis dalam Pasal 57 Ayat 5 PP 78/ 2015.Perihal ini wajib lewat suatu perjanjian tertulis yang lain.

D. Denda

Perusahaan pasti mempunyai ketentuan dan karyawan wajib menaatinya. Tidak hanya regulasi terdapat pula bermacam kewajiban yang wajib di Perjanjian Kerja ataupun Perjanjian Kerja Bersama.Salah satu perihal yang dapat diatur dalam dokumen tersebut yakni sanksi atas kesalahan.

Potongan gaji dapat terjalin sebab perihal ini dan penjelasannya terdapat dalam Pasal 57 Ayat 1 PP 78/ 2015.Tetapi perusahaan tidak dapat seenaknya memberikan sanksi potong gaji tanpa sepengetahuan karyawan. Seluruh wajib tertulis di ketentuan ataupun kontrak yang sebelumnya telah dibaca dan disetujui karyawan.Perihal ini tertulis dalam Pasal 54 Ayat 2 dalam PP 78/ 2015.Potongan gaji ini tergantung pada permasalahan yang dibuat. Tetapi jumlahnya tidak boleh lebih dari 50% dari gaji karyawan.Perihal ini tertuang dalam Pasal 58 PP 78/ 2015.

3. Contoh Surat Pemotongan Gaji Karyawan

Berikut dibawah ini contoh surat pemotongan gaji karyawan

Pembahasan Contoh Surat Pemotongan Gaji Karyawan Secara Lengkap

Demikianlah pembahasan contoh surat pemotongan gaji karyawan secara lengkap.Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: