Pembahasan Contoh Surat Pensiun Karyawan Swasta

Pembahasan Contoh Surat Pensiun Karyawan Swasta
contoh surat pensiun karyawan swasta

Pembahasan Contoh Surat Pensiun Karyawan Swasta .Pemberitahuan mengenai masa pensiun karyawan swasta dalam perusahaan diberikan buat menghasilkan kinerja perusahaan yang lebih produktif, efisien dan efektif sehingga karyawan yang sudah tidak lagi produktif dan memasuki masa pensiun dapat digantikan dengan pegawai baru.

1. Pengertian Pensiun Pegawai

Disaat pensiun, maka akan memperoleh hak uang pensiun. Uang pensiun merupakan hak pekerja berbentuk pemasukan yang diperoleh dari bekerja sekian tahun dan telah memasuki umur pensiun. Pemasukan ini umumnya berbentuk uang yang bisa diambil tiap bulannya ataupun diambil sekalian disaat seseorang memasuki masa pensiun, perihal ini bergantung dari kebijakan yang ada dalam perusahaan.

2. Ketentuan Pensiun

Undang-undang Nomor.3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja.Pekerja resmi di area swasta berhak atas skema jaminan hari tua, yang dikelola oleh PT. Jamsostek serta bersumber pada mekanisme dana atau tabungan wajib dan ini diatur dalam pasal 14 UU Nomor. 3/ 1992. Jaminan Hari Tua dibayarkan sekalian, ataupun secara berkala kepada seseorang pekerja ketika

  • Karyawan sudah berumur 55 (lima puluh lima) tahun.
  • Telah dinyatakan cacat total oleh dokter”( pasal 14 ayat 1 UU Nomor. 3/ 1992).

Dalam perihal tenaga kerja meninggal dunia, jaminan hari tua dibayarkan kepada janda atau duda maupun anak yatim piatu dari karyawan”( pasal 14 ayat 2 UU Nomor. 3/ 1992).Kemudian peraturan berubah mengenai umur pensiun bisa dilihat dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun yang menetapkan umur pensiun ialah 56 (lima puluh enam) tahun. Peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pensiun yang memuat syarat usia pensiun ini bisa ditemui dalam Pasal 15 PP 45/ 2015, seperti berikut:

  • Pertama kali Umur Pensiun yakni 56 (lima puluh enam) tahun.
  • Mulai 1 Januari 2019, Umur Pensiun sebagaimana diartikan pada ayat( 1) jadi 57 ( lima puluh tujuh) tahun.
  • Umur Pensiun sebagaimana diartikan pada ayat ( 2) meningkat 1 (satu) tahun buat tiap 3  (3) tahun selanjutnya hingga menggapai Umur Pensiun 65 (enam puluh lima) tahun.
  • Dalam perihal karyawan sudah memasuki Umur Pensiun namun yang bersangkutan masih dipekerjakan, karyawan bisa memilah buat menerima Manfaat Pensiun disaat memasuki Umur Pensiun ataupun disaat selesai pekerjaannya dengan syarat paling lama 3 (tiga) tahun setelah Umur Pensiun.

3. Jenis-Jenis Pensiun Karyawan Swasta

A. Pensiun Normal

Pensiun yang diberikan buat karyawan yang umurnya telah mencapai masa pensiun yang diresmikan oleh perusahaan. Pensiun yang diberikan kepada karyawan yang menyelesaikan pekerjaan setelah mencapai umur 56 (lima puluh enam) tahun.

B. Pensiun Dipercepat

Mengenai pensiun dipercepat yakni apabila karyawan menyelesaikan pekerjaan atau tidak berpenghasilan dan tidak menyetor iuran.Setelahnya memasuki umur pensiun dipercepat, yang dibayarkan disaat memasuki umur pensiun normal atau atas permintaan karyawan dibayarkan paling lambat 3 (3) bulan semenjak karyawan selesai bekerja atau tidak berpenghasilan dan tidak menyetor iuran.Pensiun ini diberikan pada keadaan tertentu, misalnya pengurangan karyawan di perusahaan.

Pensiun ini membolehkan karyawan buat pensiun lebih awal saat sebelum memasuki umur pensiun yang telah ditetapkan. Umumnya harus terdapat alasan yang jelas buat mengajukan permohonan supaya pensiunnya dipercepat.Pensiun dipercepat diberikan kepada karyawan yang selesai bekerja sehabis mencapai umur sekurang-kurangnya 46 (empat puluh enam) tahun serta belum mencapai umur pensiun normal.

C. Pensiun Ditunda

Pensiun ditunda yakni karyawan yang menyudahi bekerja saat sebelum memasuki umur pensiun normal. Karyawan tersebut selesai bekerja namun dana pensiun miliknya di perui tempatnya bekerja akan memberikannya ketika masa usia karyawan ini sudah memasuki masa pensiun.Pensiun ditunda diberikan kepada karyawan yang selsai bekerja saat sebelum memasuki umur 46 ( empat puluh enam) tahun dan memiliki masa Keanggotaan Pensiun sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun.

D. Pensiun Cacat

Pensiun cacat tidak berhubungan dengan umur dan bakal diberikan bila tidak lagi cakap maupun tidak sanggup melaksanakan pekerjaannya. Pensiun cacat diberikan kepada karyawan yang menghadapi musibah sehingga tidak sanggup dipekerjakan seperti semula, sebaliknya usianya belum penuhi masa pensiun. Penentuan ini berasal dari keputusan perusahaan yang bersumber pada penjelasan dokter yang ditunjuk oleh perusahaan.

4. Pemberian Manfaat Pensiun Karyawan Meninggal

  • Dalam perihal karyawan meninggal dunia,manfaat pensiun dibayarkan kepada Janda atau Duda.
  • Dalam perihal tidak terdapatnya Janda atau Duda maka manfaat pensiun dibayarkan kepada anak-anak karyawan sampai dengan umur 25 ( dua puluh lima) tahun (dalam perihal pembayaran anuitas bulanan).
  • Karyawan/ Janda/ Duda/ Anak bisa memohon pembayaran secara langsung atas manfaat pensiun dalam perihal jumlah terkumpulnya dana manfaat pensiun lebih kecil dari jumlah tertentu yang diresmikan Pemerintah sebesar Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah)
  • Dalam perihal pengumpulan dana manfaat pensiun lebih besar dari Rp 500.000.000 ( lima ratus juta rupiah) sesuai syarat, pembayaran secara langsung maksimum sebesar 20% dari pengumpulan dana manfaat pensiun serta sisanya harus dialihkan ke program Anuitas Seumur Hidup.
  • Karyawan yang meninggal dunia serta tidak memiliki Istri/Suami/Anak,maka manfaat pensiun dibayarkan secara langsung kepada pihak yang ditunjuk, dalam perihal tidak terdapat pihak yang ditunjuk, maka manfaat pensiun dibayarkan kepada Ahli Waris.



contoh surat keterangan pensiun karyawan swasta
contoh surat pensiun karyawan swasta

5. Program Pensiun Karyawan Swasta

Program pensiun karyawan swasta yakni program yang mengupayakan tersedianya uang pensiun untuk anggotanya. Berikut program pensiun untuk karyawan swasta.

1. Program Pensiun Manfaat Pasti

Besar uang pensiun ditetapkan bersumber pada rumus tertentu yang sudah diresmikan di awal. Rumus tersebut umumnya berhubungan dengan masa kerja dan besar pemasukan gaji.

a. Kelebihannya dari Program Manfaat Pasti

  • Uang pensiun ditetapkan terlebih dahulu,karena uang berhubungan dengan pendapatan gaji karyawan
  • Pekerja bisa memastikan besarnya uang yang bakal diterima disaat memasuki umur pensiun.
  • Bisa mengakomodasi masa kerja yang sudah dilalui karyawan swasta apabila program pensiun dimulai jauh setelah perusahaan berjalan

b. Kelemahan dari Program Manfaat Pasti

  • Perusahaan menanggung dampak atas kekurangan dana apabila hasil investasi tidak mencukupi
  • Relatif lebih susah buat diadministrasikan.

B. Program Pensiun Iuran Pasti

Program pensiun yang menetapkan besarnya iuran yang dibayarkan karyawan dan perusahaan.Program ini terdiri dari money purchase plan, profit sharing plan serta saving plan.

a. Kelebihan dari Program Pensiun Iuran Pasti

  • pendanaan iuran dari perusahaan lebih bisa diperhitungkan atau diperkirakan
  • Lebih gampang buat diadministrasi.
  • Karyawan bisa memperhitungkan besarnya iuran yang diberikan tiap tahunnya

b. Kelemahan dari Program Pensiun Iuran Pasti

  • Pemasukan gaji disaat memasuki umur pensiun lebih susah buat diperkirakan
  • Tidak bisa mengakomodasikan masa kerja yang sudah dilalui karyawan
  • Karyawan menanggung dampak atas ketidakberhasilan investasi

6. Pengaruh Pensiun Terhadap Karyawan

a. Akibat Positif Dari Pensiun

Masa pensiun memang menciptakan bermacam-macam kepuasan. Misalnya memberikan kebebasan rutinitas dan hilangnya stress akibat ketegangan pekerjaan yang bisa menimbulkan kesehatan mental lebih baik disaat pensiun. Lebih banyak waktu luang buat mengerjakan hal-hal yang tidak pernah dikerjakan yang dikarenakan padat jadwal dan bisa menyalurkan hobi.

b. Akibat Negatif Pensiun

Masa pensiun memang bisa memberikan kebebasan dari rutinitas dan pekerjaan berat yang membosankan.Namun jika kelewatan dapat berdampak kurang baik, sangat banyaknya waktu luang terkadang bisa lebih buruk daripada stress kerja yang berlebih. Pensiun dapat menjadi pemicu stress sebab kehilangan kedudukan sosial,hilangnya status dan kekuasaan.

Orang yang pensiun menghadapi aspek-aspek lain dari pensiun misalnya akhir dari karir kerja, menurunnya pemasukan uang,menyusutnya kesehatan.Sehingga wajib mengurangi kegiatan, pergantian hubungan interpersonal dan image masyarakat terhadap pensiun, seluruh perihal tersebut jadi permasalahan besar. Orang yang bakal mengalami masa pensiun menyangsikan kalau mereka bisa menghasilkan sesuatu gaya hidup yang mengasyikkan sehabis pensiun dan tidak mengidap syndrome masa pensiun.

7. Fase- Fase Penyesuaian Diri Pada Dikala Pensiun

Penyesuaian diri disaat pensiun ialah perihal yang susah, serta untuk mengenali penyesuaian seseorang disaat memasuki pasa pensiun. Robert Atchley (1983:89) mengemukakan 3 fase proses pensiun yakni dibawah ini.

A. Fase Pra Pensiun ( Preretirement phase)

Fase ini dipecah jadi 2 bagian lagi, ialah: remote dan near. Pada remote phase, masa pensiun dilihat sebagai masa yang jauh. Umumnya fase ini diawali disaat orang tersebut pertama kali mendapat pekerjaan dan masa ini berakhir disaat orang tersebut mulai mendekati masa pensiun. Sebaliknya pada near phase, umumnya orang mulai sadar bahwa mereka bakal memasuki masa pensiun dan perihal ini membutuhkan penyesuaian diri yang baik.

B. Fase Pensiun (Retirement Phase)

Pensiun sendiri dibagi jadi 4 fase besar.Pertama honeymoon phase yakni periode yang umumnya terjalin tidak lama setelah memasuki masa pensiun. Umumnya orang yang memasuki fase ini perasaannya bahagia dan gembira sebab terbebas dari rutinitas pekerjaannya. Di fase ini umumnya orang mulai mencari aktivitas pengganti, misalnya kegiatan hobi.

Lamanya fase ini bergantung pada kemampuan orang tersebut.Setelah fase ini berakhir yakni memasuki fase kedua ialah disenchatment phase. Pada fase ini pensiunan mulai merasa tekanan mental, merasa kosong. Pada fase ini pensiunan merasa kehilangan kekuasaan, martabat, status, gaji, ketentuan tertentu.

Selanjutnya pensiunan tersebut hendak merambah fase ketiga ialah reorientation phase. Pada fase ini pensiunan mulai meningkatkan pemikiran yang lebih realistik mengenai alternatif hidup. Mereka mulai mencari kegiatan baru. Setelah mencapai tahapan ini, para pensiun bakal masuk pada stability phase yakni fase dimana pensiunan mulai meningkatkan kriteria mengenai pemilihan kegiatan, dimana mereka merasa bisa hidup tentram dengan pilihannya.

C Fase Pasca Masa Pensiun (End of Retirement Role)

Umumnya fase ini dimulai dengan penyakit yang mulai menggerogoti seseorang, ketidak mampuan dalam mengurus diri sendiri serta keuangan yang sangat merosot.

8. Contoh Surat Pensiun Karyawan Swasta

Berikut contoh surat pensiun karyawan swasta dan file dalam format dokumen (docx).

contoh surat pensiun karyawan swasta
contoh surat pensiun karyawan swasta

Demikianlah materi pembahasan contoh surat pensiun karyawan swasta .Semoga artikel ini membantu pembaca setia blog ini untuk lebih menambah wawasan dan pengetahuan.Terima kasih sudah membaca artikel ini.Sampai jumpa di postingan berikutnya

%d blogger menyukai ini: