Simak Karakteristik,Contoh,Definisi Wesel Bayar dan Wesel Tagih

Simak Karakteristik,Contoh,Definisi Wesel Bayar dan Wesel Tagih
Sumber gambar : freepik.com

Dalam dunia keuangan paling utama di suatu kongsi,wesel merupakan bagian yang pasti ditemui sehingga bukan sesuatu hal baru lagi bagi para karyawan. Bilamana ingin mempunyai usaha ataupun bisnis harus memiliki pengetahuan tentang definisi wesel bayar dan tagih beserta karakteristik maupun contohnya.

1. Pengertian,

Definisi wesel bayar ialah janji tertulis dengan ditandatangani oleh pembuatnya sesuai tanggal peresmian ataupun saat waktu berbeda atas permintaan tertentu untuk melunasi pembayaran utang.

Wesel tagih merupakan perjanjian tertulis tetapi tidak ada syarat dengan dibikin oleh pihak satu buat pihak yang lain.Selain itu juga ditandatangani oleh pihak pembuatnya dalam kegunaan membayar beberapa uang atas permintaan dan tanggal yang sudah diresmikan pada waktu lain kepada pihak yang memerintahkan ataupun membawanya.



2. Karakteristiknya,

A. Ciri Wesel Bayar,

Dari uraian ataupun penafsirannya di atas bisa dilihat sebagian ciri yang jadi karakteristik ciri khasnya sendiri.Berikut ini merupakan pembahasan singkatnya.

1. Dibikin Dari Sudut Pandang Peminjam,

Dari uraiannya bisa dimaksud kalau wesel ini dibuat bersumber dari pihak yang harus melaksanakan pelunasan.Selanjutnya ini bakal menjadi karakteristik formal buat pemberi pinjaman dalam menagih utang yang telah diberikan pada pihak peminjam.

2. Meningkat di Sisi Kredit

Dalam suatu buletin wesel tipe bayar bakal berkembang di sisi kredit.Jenis ini bisa dimasukkan pada sisi kredit dikala penerbitan tetapi akan masuk sisi debit dikala terjalin pelunasan.

3. Tercantum Pasiva.

Wesel ini ialah tipe kewajiban dari penerbitnya untuk melaksanakan pelunasan kepihak lain. Prinsip ini cocok dengan penafsiran pasiva sehingga secara otomatis jenis ini dikategorikan sebagai pasiva.

B. Ciri Wesel Tagih.

Kemudian bagaiman ciri wesel tagih ini, apa sama dengan jenis sebelumnya.Bakal ada perbandingan mencolok diantara kedua tipe wesel tersebut.

1. Terbuat Melalui Sudut Pandang Pemberi Pinjaman,

Berlainan dengan model sebelumnya, jenis ini ialah perjanjian tertulis yang diterbitkan oleh pihak penerima pembayaran kepada peminjam.Wesel ini ialah dasar fakta piutang industri pada pemberi pinjaman.

2. Meningkat di Debitnya,

Masih berbeda dari sebelumnya, piutang wesel ini terletak di sisi debit bila dilihat pada suatu buletin. Dimana artinya pemberi pinjaman dapat menemukan bonus debit semacam pemasukan ataupun kas.Perihal ini berarti jenis wesel merupakan salah satu aset dari sebuah perseroan dimana dapat menaikkan kekayaan di satu perusahaan.

3. Tercantum Aktiva.

Posisi dari wesel tagih merupakan kekayaan untuk suatu perusahaan.Oleh sebab itu terkategori sebagai aktiva, sebab suatu yang nantinya hendak diterima oleh satu industri pemberi pinjaman.Catatan buat wesel tagih yakni saat pemberi pinjaman dapat memastikan pelunasan utang tepat walaupun dalam jangka pendek ataupun tidak.

Definisi wesel bayar dan tagih disertai dengan tipenya


3. Contoh Soal.

A. Contoh Wesel Bayar,

Berikut merupakan contoh pelaksanaan serta wujud jurnal yang dibuat oleh perusahaan.Perseroan A menerima pinjaman dari perseroan B sebesar Rp120.000.000 pada 1 Februari 2020.Diberikan tingkatan bunga sekitar 5% dalam jangka waktu 60 hari( 2 bulan).Perhitungan beban bunganya hendak disesuaikan dengan usia dari wesel itu sendiri ialah dengan mengkalikan utang dengan persentase serta waktu tempo, ialah:

Besaran Bunga= Rp 120.000.000 x 5% x ( 2/ 12)= Rp 1.000.000

Sebaliknya buat menghitung nilai jatuh tempo wesel ketika jatuh tempo cuma dengan meningkatkan pokok duit serta bunga sudah didapat.

Cara menghitungnya = Rp120.000.000 + Rp1.000.000= Rp 101.000.000



B. Contoh Wesel Tagih.

Berikut contoh dari wesel tagih buat pembuatan jurnal oleh perusahaan pemberi pinjaman.Perusahaan A membagikan pinjaman kepada perusahaan B sebesar Rp150.000.000 pada 1 Maret 2020.Diberikan bunga sekitar 10% dalam jangka waktu 120 hari( 4 bulan).Perhitungannya dibawah ini

Besaran Bunga= Rp 150.000.000 x 10% x ( 4/ 12)= Rp 5000.000

Demikian juga menghitung nilai jatuh temponya ialah Rp 150.000.000 + Rp 5000.000= Rp105.000.000

Jadi, itulah sedikit pembahasan mengenai definisi wesel bayar maupun wesel tagih dengan tambahan karakteristik dan contohnya.Dengan terdapatnya wesel ini sendiri kerja sama antar kongsi akan lebih terbantu serta terkendali sehingga tidak terdapat pihak mendapatkan kerugian.

%d blogger menyukai ini: