Uraian Tentang Pengertian, Prinsip, Metode,Langkah Langkah,Macam Macam dan Fungsi Manajemen Pengawasan

Uraian Tentang Pengertian, Prinsip, Metode,Langkah Langkah,Macam Macam dan Fungsi Manajemen Pengawasan

1. Pengertian Pengawasan

Uraian Tentang Pengertian, Prinsip, Metode,Langkah Langkah,Macam Macam dan Fungsi Manajemen Pengawasan .Pengertian pengawasan yakni suatu proses buat membenarkan kalau seluruh kegiatan yang terlaksana sudah sesuai dengan apa yang sudah direncanakan sebelumnya.Perencanaan berhubungan erat dengan kegunaan pengawasan, sebab bisa dikatakan rencana seperti itu selaku standar ataupun alat pengawasan untuk pekerjaan yang lagi dikerjakan.Pengawasan bisa dimaksud selaku sesuatu proses buat menetapkan pekerjaan apa yang telah dilaksanakan, menilainya serta mengoreksi apabila dibutuhkan dengan iktikad biar penerapan pekerjaan cocok dengan rencana semula. Tujuan utama dari pengawasan yakni mengusahakan supaya apa yang direncanakan jadi realitas.

2. Fungsi Manajemen Pengawasan

Fungsi manajemen pengawasan yakni buat membagikan nilai, analisis, merekomendasikan serta pula mengantarkan hasil pesan atau laporan yang berkaitan dengan bidang pekerjaan organisasi ataupun lembaga, yang telah diteliti.Ernie serta Saefullah( 2005: 12), contoh fungsi pengawasan antara lain:

  • Mengevaluasi keberhasilan serta pencapaian tujuan serta sasaran sesuai dengan penanda yang di tetapkan.
  • Mengambil langkah klarifikasi serta koreksi terhadap penyimpanan yang dapat saja ditemui.
  • Melaksanakan bermacam alternatif pemecahan terhadap bermacam masalah yang berhubungan dengan pencapaian tujuan perusahaan.

Sebaliknya Maringan( 2004: 62), fungsi manajemen pengawasan antara lain:

  • Mempertebal rasa tanggung jawah terhadap pejabat yang diberi tugas serta wewenang dalam melaksanakan pekerjaan.
  • Mendidik para pejabat biar mereka melaksanakan pekerjaan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
  • Untuk menghindari terbentuknya penyimpangan, penyelewengan, kelalaian serta kelemahan biar tidak terjalin kerugian yang tidak diinginkan.

3. Prinsip Prinsip Pengawasan

Biar pengawasan tersebut dapat sukses dengan apa yang telah direncanakan, butuh terdapatnya bermacam prinsip dasar dalam pengawasan.Prinsip prinsip pengawasan tersebut antara lain yakni sebagai berikut.

  • Terdapatnya sesuatu rencana tertentu dalam penerapan pengawasan. Sebab dengan terdapatnya sesuatu perencanaan yang matang penerapan controlling bakal tersusun secara baik. Sehingga perencanaan tersebut dapat dijadikan selaku alat ataupun standar pengukur sukses ataupun tidaknya pelaksanaan controlling tersebut.
  • Dapat merefleksikan bermacam kebutuhan serta watak dari tiap kegiatan yang diawasi. Sebab tiap kegiatan semacam penciptaan, pemasaran, keuangan, serta lain sebagainya, memerlukan sistem pengawasan tertentu dan cocok dengan bidangnya.
  • Terdapatnya pemberian perintah ataupun instruksi serta wewenang kepada para bawahan.
  • Pengawasan ini wajib memiliki watak luwes( fleksibel), dinamis, serta murah.
  • Dapat lekas dilaporkan bila terjalin penyimpangan, kesalahan, serta penyelewengan.
  • Dapat merefleksikan pola dari organisasi. Misalnya semacam tiap aktivitas karyawan wajib dapat tergambar dalam struktur organisasi ataupun tiap bagian yang ada wajib sesuai standar bayaran penyimpangan dalam jumlah tertentu. Jadi bila terjalin penyimpangan yang melebihi standar, maka perihal tersebut tidak normal lagi.
  • Dapat menjamin dilaksanakannya aksi korektif. Ialah dapat lekas mengenali apa yang salah, dimana letak kesalahan yang terjalin, serta siapa yang bertanggungjawab terhadap kesalahan tersebut.

4. Metode Pengawasan

  • Komparatif ialah sistem pengawasan yang dilakukan dengan metode menyamakan hasil dengan rencana.
  • Verifikatif yakni suatu sistem pengawasan secara pengecekan, umumnya menyangkut bidang keuangan serta material.
  • Inspektif ialah sesuatu sistem pengecekan yang bermanfaat buat mengenali secara langsung kondisi sesungguhnya mengenai penerapan sesuatu pekerjaan.
  • Investigatif ialah salah satu pengawasan yang dilakukan dengan mengadakan penyelidikan.

5. Langkah Langkah Pengawasan

  • Menetapkan standar ataupun dasar buat pengawasan
  • Mempelajari hasil yang di capai
  • Menyamakan pelakanaan dengan standar serta menetapkan perbedaannya.
  • Membetulkan penyimpangan dengan tindakan-tindakan korektif
Kegunaan Manajemen Pengawasan




6. Macam Macam Pengawasan

A. Pengawasan Internal serta Eksternal

Pengawasan Internal( Intern) ialah salah satu tipe pengawasan yang dijalankan oleh orang ataupun badan yang ada pada area unit organisasi ataupun lembaga yang berhubungan.Sedangkan pengawasan Eksternal ( Ekstern) ialah sesuatu pengawasan ataupun pengecekan yang dijalankan oleh unit pengawasan yang ada di luar unit organisasi atau lembaga yang diawasi.

B. Pengawasan Preventif dan Represif

Pengawasan Preventif ialah suatu pengawasan yang dijalankan di kegiatan saat sebelum aktivitas tersebut dilakukan jadi bisa menghindari terbentuknya aktivitas yang menyimpang. Contohnya merupakan pengawasan yang dilaksanakan oleh pemerintah buat menjauhi terdapatnya penyimpangan penerapan keuangan negara yang membebankan ataupun merugikan negara.Sedangkan pengawasan Represif ialah sesuatu pengawasan yang dijalankan kepada sesuatu aktivitas sehabis aktivitas tersebut dijalankan ataupun dicoba. Contohnya pengawasan yang dicoba pada akhir tahun anggaran yang mana anggaran yang sudah didetetapkan kemudian di informasikan laporannya.

3. Pengawasan Aktif dan Pasif

Pengawasan aktif ialah suatu pengawasan yang dijalankan selaku wujud dari pengawasan yang dilakukan ditempat kegiatan yang berkaitan.Sedangkan pengawasan pasif ialah sesuatu pengawasan yang dijalankan semacam lewat riset serta pengujian terhadap pesan ataupun laporan pertanggung jawaban yang diiringi dengan bermacam fakta penerimaan maupun fakta pengeluaran.

4. Pengawasan Kebenaran Formil

Pengawasan Kebenaran Formil ialah salah satu tipe pengawasan bagi hak rechtimatigheid serta pengecekan kebenaran materiil tentang iktikad serta tujuan pengeluaran.

Demikianlah uraian tentang pengertian, prinsip, metode,langkah langkah,macam macam dan fungsi manajemen pengawasan . Semoga artikel ini bisa menambah wawasan serta pengetahuan pembaca. Terimakasih sudah berkunjung serta jangan lupa untuk membaca postingan blog ini yang lain.

%d blogger menyukai ini: