Pengertian Evaluasi Kinerja Menurut Para Ahli ,Tujuan dan Syarat Keefektifannya Secara Lengkap

Pengertian Evaluasi Kinerja Menurut Para Ahli ,Tujuan dan Syarat Keefektifannya Secara Lengkap

Pengertian Evaluasi Kinerja Menurut Para Ahli ,Tujuan dan Syarat Keefektifannya Secara Lengkap. Di dalam suatu perusahaan, tentu mempunyai karyawan yang bekerja di jabatannya masing-masing. Mereka mempunyai karakter serta metode kerja yang berbeda-beda. Tetapi pada intinya karyawan akan memberikan kinerja yang terbaik buat perusahaan.Oleh karena itu perusahaan perlu mengetahui perkembangan karyawannya dalam bekerja dengan melakukan evaluasi kinerja.



1. Pengertian Evaluasi Kinerja Menurut Para Ahli

Berikut pengertian evaluasi kinerja menurut para ahli .

A. Andrew E. Sikula (1981: 2005)

Menurut Andrew E. Sikula makna dari evaluasi kinerja ialah penilaian yang sistematis dari pekerjaan pegawai serta kemampuan yang bisa dibesarkan atau dikembangkan.

B. Anderson dan Clancy (1991)

Mendefinisikan evaluasi kinerja sebagai feedback atau umpan balik dari akuntan kepada manajemen yang memberikan informasi tentang seberapa baik tindakan atau kinerja karyawan dan apakah sesuai rencana perusahaan. Hal ini juga mengidentifikasi di mana manajer mungkin perlu melakukan koreksi atau penyesuaian dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian di masa yang akan datang.

C. Siswanto (2001: 35)

Evaluasi kinerja yakni aktivitas yang dilakukan oleh manajemen perusahaan buat memperhitungkan kinerja karyawan mereka dengan metode menyamakan atau membandingkan kinerja atas kinerja dengan deskripsi pekerjaan dalam sesuatu periode tertentu umumnya tiap akhir tahun.

D. Mangkunegara (2005: 47)

Mangkunegara merumuskan evaluasi kinerja sebagai aksi pengukuran yang dilakukan terhadap bermacam kegiatan dalam rantai nilai yang ada atau dipunyai perusahaan.Kemudian,hasil pengukuran tersebut digunakan selaku umpan balik yang dapat memberikan data tentang prestasi dan penerapan sesuatu rencana serta apa yang dibutuhkan perusahaan dalam penyesuaian- penyesuaian serta pengendalian.

E. Anthony, Banker, Kaplan, dan Young (1997)

Mendefinisikan evaluasi kinerja sebagai kegiatan mengukur kinerja suatu aktivitas dari karyawan.

Pengertian dari risiko


2. Tujuan Penilaian Kinerja

Penilaian atau evaluasi kinerja dapat jadi medium buat meningkatkan kinerja karyawan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang telah disetujui diawal.

  • Evaluasi kinerja bakal memberikan pengakuan hasil kerja dari tiap karyawan,terutama yang berprestasi. Ini dapat membuat karyawan yang lain termotivasi buat melaksanakan yang lebih baik daripada sebelumnya.
  • Penilaian kinerja dapat memberikan kesempatan kepada karyawan buat menceritakan apa saja yang perlu diganti di dalam perusahaan. Aspirasi tiap karyawan memanglah wajib didengarkan. Jangan sampai perusahaan tidak menghiraukan dengan perilaku karyawan sebab itu tidaklah suatu hal yang bagus.
  • Penilaian kinerja dapat disebut juga sebagai strategi yang sudah dilakukan. Dari sini bakal ada pergantian yang membawa sesuatu yang lebih baik.
  • Penilaian kinerja dapat membuat karyawan mengetahui kemampuan yang dimilikinya. Setiap masukan serta anjuran yang diberikan dapat membuatnya terus menggali kemampuan yang dimiliki. Hal dapat berakibat baik untuk perusahaan.


3. Syarat Keefektifan Evaluasi Kinerja

A. Relevance

Terdapat kaitan yang jelas antara standard tampilan kerja dari sesuatu tugas serta tujuan perusahaan, serta terdapat kaitan yang jelas antara elemen tugas serta dimensi-dimensi yang dinilai dalam lembaran evaluasi atau penilaian.

B. Reliability

Hasil evaluasi yang diperoleh menampilkan konsistensi yang besar. Cara yang digunakan wajib bisa diandalkan, dipercaya dan mengunakan tolok ukur yang objektif, akurat, tidak berubah-ubah serta normal.

C. Sensitivity

Sistem evaluasi yang digunakan bisa membedakan antara pegawai atau karyawan yang efisien serta yang tidak efisien.

D. Practicality

Gampang dipahami serta digunakan oleh manajer serta pegawai tidak rumit serta tidak terbelit-belit.

E. Acceptability

Tipe serta tingkatan sikap kerja yang dinilai bisa diterima oleh kedua belah pihak antara atasan dan bawahan.



Demikianlah pengertian evaluasi kinerja menurut para ahli ,tujuan dan syarat keefektifannya. Mudah-mudahan artikel kali ini berguna.Terima kasih sudah membaca postingan ini.

Jelaskan pengertian evaluasi kinerja menurut Anderson dan Clancy (1991) ?

Anderson dan Clancy (1991),mendefinisikan evaluasi kinerja sebagai feedback dari akuntan kepada manajemen dengan memberikan informasi tentang seberapa baik kinerja karyawan dan apakah sesuai rencana perusahaan.

Jelaskan pengertian evaluasi kinerja menurut Anthony, Banker, Kaplan, dan Young (1997) ?

Anthony, Banker, Kaplan, dan Young mendefinisikan evaluasi kinerja sebagai kegiatan mengukur kinerja suatu aktivitas dari karyawan.

Sebutkan tujuan evaluasi kinerja karyawan ?

A. Sebagai medium untuk meningkatkan kinerja karyawan sesuai SOP
B. Pengakuan hasil kerja karyawan
C. Mendengar aspirasi karyawan
D. Mengetahui kemampuan yang dimiliki oleh karyawan

Sebutkan syarat keefektifan evaluasi kinerja karyawan ?

A. Relevance
B. Reliability
C. Sensitivity
D. Practicality
E. Acceptability

%d blogger menyukai ini: