Simak Pengertian Piutang Lain Lain dan Jenisnya

Simak Pengertian Piutang Lain Lain dan Jenisnya
Sumber gambar : freepik.com

Salah satu jenis jenis piutang yaitu piutang lain lain. Jenisnya antara lain piutang bunga, piutang pajak, piutang karyawan. Dengan begitu tagihan ini berhubungan dengan aktivitas operasional dari suatu perseroan.



1. Pengertian Piutang Lain Lain,

Piutang lain lain umumnya timbul karena disebabkan oleh tagihan yang belum terbayar kepada pihak ketiga secara khusus semacam kelebihan pembayaran pajak dan bon karyawan. Walaupun berkaitan dengan hal-hal operasional perseroan, tagihan ini sama sekali tidak berkaitan dengan hal-hal sehari-hari serta tercantum di kelompok aktiva tidak lancar.Pengelompokan apa saja yang terdapat di tagihan ini tergolong mudah.

Piutang yang tidak tercantum dalam piutang dagang serta wesel akan tercantum kedalam piutang lain-lain.Perihal ini mempermudah proses pencatatan keuangan dalam piutang ini.Dalam dunia akuntansi, jenis ini mempunyai perbandingan dibanding piutang dagang serta wesel. Untuk waktu pembayaran, piutang lain lain merupakan yang paling lama sebab mempunyai jangka waktu pembayaran yang panjang, karena lebih dari satu tahun.



2. Jenis-jenis Piutang Lain Lain,

Piutang lain lain dibagi kedalam tiga tipe, piutang bunga, pajak serta karyawan. Berikut definisi dan contoh dari ketiga jenis tersebut.

A. Piutang Bunga,

Pengertian piutang bunga ( accrued interest receivable) ialah bunga atas duit yang dipinjamkan oleh kongsi kepada suatu pihak dan bunga tersebut ialah hak perseroan, namun pembayaran belum diterima kongsi.Berikut contoh adalah contohnya.


Perusahaan X memberikan pinjaman sejumlah duit kepada perusahaan Y sebesar Rp. 150.000.000.Tetapi perseroan juga membebankan perusahaan Y dengan bunga sebesar 14%.Sedangkan masa peminjaman sampai tujuh bulan.Berarti bunga satu bulannya yaitu 2%.Untuk pembayarannya akan dimulai pada tanggal 15 di setiap bulannya.

Saat tanggal 16 Juli 2016 ternyata perusahaan belum mendapatkan pemasukan bunga untuk  kurun waktu 16 sampai 31 Desember 2016.Bersumber melalui perihal ini,perhitungan bunga yakni sebesar 2% x 150.000.000 : 2 = Rp 1.500.000

Hingga, Perusahaan Y wajib membayar Rp. 1.500.000 kepada perusahaan X serta duit hasil pembayaran ini masuk kedalam piutang bunga untuk kongsi X.

Pengertian piutang lain lain beserta jenisnya

B. Piutang Pajak,

Piutang pajak merupakan pajak yang mencuat sebab kelebihan dalam pembayaran pajak perseroan atau yang biasanya disebut juga pajak lebih bayar.Piutang pajak ialah perihal yang harus dilunasi oleh wajib pajak dalam periode berjalan tahun selanjutnya, sehingga tidak terdapat piutang pajak yang melampaui satu periode selanjutnya. Hingga dari itu tagihan pajak disajikan dalam neraca Laporan Keuangan Pemerintah Pusat selaku aset lancar.

Tagihan pajak diakui pada saat diterbitkannya Surat Ketetapan Pajak atau Surat Tagihan Pajak serta sudah dilaksanakan proses penagihannya.Pengakuan tagihsn pajak ditentukan oleh peraturan perundang- undangan sesuai dengan UU KUP Nomor. 29 tahun 2007. Berikut ini contoh dari piutang pajak.


Pada bertepatan pada 10 tiap bulannya, Perusahaan B membayar pajak pemasukan sebanyak Rp. 2.000.000 di tahun 2017. Setelah dimasukkan kedalam harian di tiap bulannya, ada saldo debit sebanyak Rp. 4.000.000 serta duit ini masuk kedalam debit pajak serta hendak dibebankan ke periode yang berikutnya.



C. Piutang karyawan.

Tagihan pada karyawan umumnya terjalin dikala suatu perusahan meminjamkan dana ataupun kredit kepada karyawannya. Perihal itu bakal tercatat sebagai debit dagang ataupun tagihan usaha. Contoh yang sangat kerap kita amati merupakan pinjaman kasbon dimana, seseorang karyawan meminjam beberapa duit ataupun memperoleh jasa dari perseroan tempat mereka bekerja. Pembayarannya cocok dengan besaran jumlah duit yang dipinjam, jangka waktu serta besaran bunga yang dibebankan dalam piutang tersebut.Jadi itulah pengertian piutang lain lain dan jenisnya,semoga bermanfaat.

%d blogger menyukai ini: