Pembahasan Lengkap Contoh Soal Receivable Turnover dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Receivable Turnover dan Jawabannya

Pembahasan Lengkap Contoh Soal Receivable Turnover dan Jawabannya .Sekarang rasio perputaran piutang accounts receivable turnover menjadi populer untuk analisis dikalangan pebisnis. Lewat rasio ini maka akan dapat mengenali seberapa cepat perputaran invoice menjadi kas.

Tidak hanya itu Perputaran Piutang (Receivable Turnover) bagi perusahaan sangatlah penting buat diketahui sebab semakin besar perputaran piutang,maka piutang yang bisa ditagih oleh perusahaan makin banyak. Sehingga akan memperkecil adanya piutang yang tidak tertagih serta memperlancar arus kas.Artikel kali ini akan membahas tentang pengertian beserta contoh soal receivable turnover dan jawabannya

1. Pengertian Rasio Perputaran Piutang

Rasio perputaran piutang ialah suatu rasio keuangan yang membuktikan seberapa cepat penjualan kredit bisa dikonversikan menjadi uang tunai. Rasio perputaran piutang atau accounts receivable turnover ratio masuk kedalam kelompok activity ratio atau rasio kegiatan yang digunakan buat mengukur daya guna perusahaan dalam memakai aktiva yang dimilikinya.Piutang ialah suatu penjualan yang terjadi secara kredit kepada konsumen perusahaan.

Pelanggan diharuskan buat membayar barang yang sudah dibeli dalam term of payment tertentu dari 7 hari, 15 hari, 30 hari, 45 hari bahkan sampai 90 hari.Lamanya termin yang sudah disepakati oleh manajemen perusahaan bergantung pada besarnya jumlah piutang yang ada. Semakin besar nilai piutangnya, maka akan terus menjadi panjang waktu yang diperlukan oleh para debitur buat melunasinya dan membuat nilai terminnya terus menjadi besar.Tetapi jika, semakin kecil nilai piutangnya, maka semakin singkat waktu yang dibutuhkan buat melunasinya dan bakal menjadikan nilai terminnya semakin rendah.

2. Manfaat Perhitungan Rasio Perputaran Piutang

  • Buat mengenali berapa lama piutang yang sudah diberikan kepada pelanggan bisa ditagih selama periode yang sudah ditentukan.
  • Memperoleh data besaran persediaan yang ada di dalam gudang.
  • Memperoleh data mengenai berapa kali rata-rata dana diterima yang sebelumnya telah diinvestasikan ke dalam piutang selama waktu yang ditentukan.
  • Buat memperoleh data mengenai berapa besaran rata-rata piutang yang diterima dari pelanggan
  • Buat bisa memperkirakan berapa besaran jumlah kerugian apabila terdapat piutang yang tidak tertagih.
  • Supaya bisa menguasai bagaimana caranya mengelola pemakaian modal perusahaan secara maksimal lewat penjualan kredit.
  • Supaya memperoleh data mengenai berapa kali piutang yang diterima serta dimasukkan ke dalam modal tetap dan performa perputarannya dalam waktu yang sudah ditentukan.

3. Cara Mengelola Rasio Perputaran Piutang dengan Baik

A. Buat Penjadwalan Penagihan Piutang

Supaya bebas dari penagihan piutang terlewati, ada baiknya buat membuat agenda penagihan dengan rapi serta secara rutin.

B. Memberi Pemberitahuan Jatuh Tempo Dengan Surat Resmi

Supaya memastikan pelanggan membayar utangnya dengan tepat waktu, maka dapat memberikan pengingat lewat surat atau pesan maupun email kepada pelanggan yang melaporkan kalau batasan waktu sangat lambat buat pelanggan melakukan pembayaran akan segera berakhir.

C. Manfaatkan Platform Lain Buat Menagih Piutang

Tidak hanya lewat email dan pesan atau surat,bisa juga menggunakan platform lain seperti platform WhatsApp buat menegaskan pelanggan bahwa tagihan bakal jatuh tempo. Penggunaan platform ini dapat jadi lebih efisien sebab kemungkinan untuk pelanggan buat membacanya lebih besar.

4. Contoh Soal Receivable Turnover dan Jawabannya

Contoh soal receivable turnover terjadi pada PT Sekizou dimana pada bulan juli 2010 sukses melakukan penjualan kredit sebanyak Rp 100.000.000.Perputaran piutang terjadi ketika piutang awal yaitu Rp 50.000.000 serta piutang usaha akhir merupakan Rp 150.000.000. Maka berapa kali piutang bisa dikredit oleh calon pembeli sesuai dengan laporan posisi keuangan tersebut.

  • Piutang Rata-Rata = Piutang Awal + Piutang Akhir
  • Piutang Rata-Rata = Rp. 150.000.000 + Rp. 50.000.000
  • Piutang Rata-Rata = Rp 200.000.000
  • Piutang Rata-Rata= Rp 100.000.000
  • Perputaran Piutang = Rp. 100.000.000 / Rp. 100.000.000
  • Perputaran Piutang = 1,0
  • Perputaran Piutang = 365 hari / 1 = 365 hari




Demikianlah pembahasan lengkap contoh soal receivable turnover dan jawabannya .Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: