Pembahasan Struktur Organisasi Laundry dan Tugas-Tugasnya di Hotel

Bagian bagian laundry

Pembahasan Struktur Organisasi Laundry dan Tugas-Tugasnya di Hotel .Laundry merupakan bagian hotel yang bertanggung jawab terhadap pencucian baju tamu, seragam karyawan serta linen-linen hotel. Lapisan struktur organisasi laundry bergantung pada besar kecilnya hotel serta kebutuhan hotel itu sendiri.

Di departemen laundry ada organisasi yang dipimpin dan assistant laundry manager yang mengawasi serta bertanggung jawab penuh terhadap bagian-bagian pekerjaan yang ada di laundry.Bagian atau seksi ini mempunyai tugas yang detail tetapi dalam penerapan tugasnya saling berkolaborasi satu sama lain buat menciptakan pelayanan yang baik kepada tamu.Berikut akan diulas mengenai struktur organisasi laundry di hotel.

Struktur Organisasi Laundry Disertai Dengan Tugas-Tugasnya

Dibawah ini akan terdapat gambar dari struktur organisasi laundry dan penjelasan mengenai tugas-tugasnya.

Pembahasan Struktur Organisasi Laundry dan Tugas-Tugasnya di Hotel
Pembahasan Struktur Organisasi Laundry dan Tugas-Tugasnya di Hotel

A. Laundry Manager

  • Membuat program kerja dan anggaran pada bagian laundry
  • Mengawasi kerja langsung bawahannya
  • Mengkoordinir penerapan tugas di laundry
  • Bertanggung jawab atas pencapaian sasaran target pemasukan laundry
  • Bertanggung jawab atas pengeluaran buat buaya operasional
  • Membuat penilaian bawahan secara teratur maupun tiap tahun
  • Mentraining serta memotivasi bawahannya
  • Menangani permasalahan maupun keluhan tamu
  • Membina kerjasama dengan pimpinan serta bagian lain
  • Membuat laporan kepada general manager

B. Assistant Laundry Manager

  • Membantu laundry manager ,menggantikannya pada saat tidak ditempat selama operasional laundry berjalan.
  • Bertanggung jawab kepada laundry manager

C. Guest Laundry Supervisor

  • Memeriksa sisa cucian hari sebelumnya sesuai dengan permintaan untuk didahulukan
  • Memperhatikan dan mengingatkan guest washer mengenai pemakaian supplies sesuai dengan standard prosedur yang sudah ditetapkan
  • Memisahkan serta mempelajari baju tamu yang baru diterima buat mengenali yang butuh express service, mengecek apa ada yang robek, terdapat yang luntur atau bernoda, mengirimkan kepada tamu tentang keadaan pakaiannya lewat telephone maupun memo jika tamunya tidak ada dikamar
  • Menyusun daftar kebutuhan supplies serta mengirimkan kekurangan persediaan
  • Memperhatikan baju tamu yang sudah diproses saat sebelum dikirim ke kekamar


C. House Laundry Supervisor

  • Menerima form valet control berdasarkan pada order tamu serta kopian list of voucher buat mengenali cucian yang bakal dikirim kelaundry service yang diperlukan
  • Meletakkan baju tamu yang sudah selesai diproses dilaundry atas permintaan tamu jika misalnya tidur di luar hotel.
  • Memberikan perhatian khusus kepada tamu VIP maupun tamu yang membutuhkan service cepat demi kepuasan tamu
  • Menghubungi Duty Manager untuk memasukkan baju tamu yang kamarnya double lock
  • Memperhatikan guest laundry list saat sebelum mengirim baju tamu ke kamar sesuai dengan kenis, jumlah serta metode pencucian seperti tertera di dalam laundry list.
  • Mengecek valet rak serta mencatat hanger kawat yang keluar.


D. Checker

  • Mengecek setiap laundry bag apakah cuciannya telah sesuai dengan laundry list yang menyertainya.
  • Mengecek cucian, barangkali terdapat barang yang tertinggal di dalam saku baju. Setelah itu secepatnya memberitahukan kepada Supervisor apabila diperlukan.
  • Mengecek setiap cucian, mengenai jenisnya, jumlah masing-masing jenis cucian, service yang diminta. Apabila terdapat perbandingan jumlah masing-masing jenis cucian dengan yang tertulis dalam Laundry List maka harus secepatnya memberitahukan kepada Valet atau Supervisor.
  • Mengecek setiap cucian apabila terdapat yang terkena noda-noda tertentu. Checker wajib memberitahukan kepada washer supaya diproses secara khusus.
  • Memisahkan baju-baju yang menginginkan order laundry khusus service, express service atau urgent, buat didahulukan penanganannya.
  • Mengecek cucian-cucian yang sudah selesai dicuci barangkali masih terdapat yang belum bersih. Apabila menemukannya, kembalikan lagi ke washer supaya dicuci ulang.
  • Mengecek cucian jika ada kancing pakaian yang lepas atau jahitan sobek. Apabila menemukannya, harus diberikan kepada seamstress supaya diperbaiki.
  • Memperhatikan order, misalnya terdapat cucian-cucian yang meminta dikanji
  • Melipat serta membungkus dengan plastic bag cucian–cucian kecil yang sudah selesai dicuci, diseterika
  • Baju-baju yang besar dihanger, ditata di dalam trolley beserta laundry list sesuai nomor supaya tidak kusut misalnya jas, hem lengan panjang dan long dress. Cucian-cucian sebelumnya disiapkan di linnen trolley lengkap dengan laundry list buat dikirim ke setiap kamar oleh Valet.


E. Washer

  • Menerima dan mengecek cucian dari sorter maupun marker
  • Memasukkan cucian-cucian kecil serta halus ke dalam net, kemudian memasukkannya ke dalam washing machine buat dicuci bersama-sama dengan cucian yang lain.
  • Mengecek noda serta menyikatnya dan memisahkan sesuai jenis atau warna.
  • Mencuci dengan tangan cucian-cucian yang halus (kecil) yang tidak bisa dicuci dengan washing machine.
  • Memindahkan seluruh cucian yang telah diperas ke dalam drying tumbler buat dikeringkan.

F. Presser

  • Membuka kran steam serta membersihkan flat (alat pengepres).
  • Menghaluskan bagian bahu, punggung dan bagian lengan.
  • Menyetrika seluruh cucian mulai dari leher pakaian hingga ujung lengan pakaian.
  • Melakukan proses sprayer (penyemprotan) pengharum serta parfum laundry.
  • Menggantung seluruh cucian yang telah berakhir dipress dengan hanger
  • Menyerahkan cucian-cucian tadi kepada checker buat diproses langkah berikutnya.

G. Mungler

  1. Menerima cucian dari washer
  2. Melakukan penyetrikaan berupa lembaran, seperti sheet, pillow case, bath towel, bath mate
  3. Melakukan penyetrikaan terhadap pakaian tamu, dan seragam karyawan

H. Valet

  • Memastikan semua cucian berakhir di folding packing serta telah diletakkan dalam pigeon hole
  • Mempersiapkan trolly buat mengantar laundry ke kamar tamu
  • Memastikan kesesuaian jumlah dan jenis cucian
  • Membawakan laundry ke kamar tamu
  • Menyerahkan tanda bukti serah maupun terima pencucian cucian

I. Marker

  • Memberikan tanda maupun kode pada baju tamu hotel yang dicuci ke laundry, sehingga checker dengan mudah bisa mengumpulkan dan mengelompokan cucian tamu serta meminimalkan dari kekeliruan didalam mengembalikan cucian tamu.
  • Memisahkan cucian bersumber pada proses penanganan (washing, press only dan dry cleaning), jenis bahan (jeans atau katun),warna cucian (warna putih tidak dicampur dengan dengan warna kuning, merah dan hijau, supaya tidak luntur), tingkat kekotorannya (terkena lumpur dan tanah)
  • Setelah cucian dipisah-pisahkan, marker kemudian menyerahkannya ke washer buat diproses sebaliknya laundry list diberikan kepada order taker.

J. Dry Cleaning Operator

  • Mengecek keadaan mesin dry cleaning
  • Mengelompokkan baju yang di dry clening saat sebelum diproses dengan memperhatikan jenis kain, warna, noda
  • Mengisi solvent sesuai aturan yang sudah disetujui.
  • Membersihkan noda yang terdapat pada baju yang masih kotor, setelah itu mulai diproses dengan dry cleaning.
  • Mencuci dengan tangan baju yang tidak dapat dicuci dengan mesin pencuci.
  • Melakukan destilasi terhadap mesin pencuci kering sesuai dengan agenda pembersihan
  • Mengumpulkan baju yang sudah selesai diproses serta menyerahkan kepada checker buat dicek.


Demikianlah pembahasan struktur organisasi laundry dan tugas-tugasnya di hotel.Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: