Pembahasan Lengkap Pengertian dan Tujuan Mise En Place serta Cara Memilih Bahannya Yang Bagus

Pembahasan Lengkap Pengertian dan Tujuan Mise En Place serta Cara Memilih Bahannya Yang Bagus

Pembahasan Lengkap Pengertian dan Tujuan Mise En Place serta Cara Memilih Bahannya Yang Bagus .Ketika memasak, seorang chef dapat saja menghabiskan waktu berpuluh-puluh menit buat mencari peralatan masak yang tersembunyi sehingga terpaksa mengubahnya dengan alat seadanya. Selain mencari peralatan buat memasak,seorang chef harus menghabiskan banyak waktunya buat memotong sayur-sayuran untuk dimasak sehingga potongan menjadi telihat buruk dan berhamburan.

Permasalahan tersebut mencerminkan efisiensi yang sangat kurang dalam memasak. Aspek utama pemicu permasalahan efisiensi dalam memasak yaitu persiapan. Disaat persiapan memasak dilakukan dengan sempurna, maka hasil makanannya juga bakal sempurna.Oleh karena itu dibutuhkan mis en place.Dibawah akam diuraikan pengertian dan tujuan mise en place serta cara memilih bahannya yang baik maupun mengatasi kuman saat pengolahan

1. Pengertian dan Tujuan Mise En Place

Pengertian mise en place yaitu kegiatan mengumpulkan dan menempatkan semua yang diperlukan, baik berupa bahan atau peralatan saat sebelum dimulainya sebuah pekerjaan. Mice en place sendiri ialah suatu frase dalam bahasa Perancis, yang berarti “menempatkan di tempat”.Tujuan mise en place dalam memasak yaitu buat mempercepat dan memperlancar pekerjaan.Contoh yaitu seorang Chef di kitchen, dengan melakukan mise en place,maka ketika memasak dapat dengan kilat melakukan segala sesuatunya. Mise en place menjadi sangat penting saat seorang Chef memasak dan harus mengaduk saat menggoreng dan proses memasak akan cepat dan sesuai resep.

2. Perencanaan dan Persiapan Mise En Place

  • Melakukan penataan tahapan kegiatan memasak
  • Membaca resep dari awal sampai akhir buat memastikan pemahaman bahan dan tata cara.
  • Menjaga pantri dalam kondisi baik,termasuk penyimpanan bahan sesuai manfaatnya.
  • Membuat daftar belanja.
  • Mengecek bahan yang dimiliki serta menuliskan bahan yang kurang.
  • Membeli bahan sesuai kebutuhan dan memilih bahan yang fresh dan berkualitas.
  • Melakukan peninjauan terhadap resep.
  • Mengawali penyusunan ruang kerja dapur
  • Pengaturan area kerja, penataan bahan dan peralatan.
  • Peralatan yang disediakan dibagi dalam tiga kelompok yaitu tools ( pisau,pengasah pisau, garpu dan sendok),pots and pans (panci dan wajan) dan laundry (lap dapur dan celemek)
  • Kalkulasi bahan dan menyelesaikan langkah-langkah persiapan seperti mengupas dan memotong bahan.
  • Menjaga area kerja supaya tetap bersih dan rapi mulai persiapan, pengolahan, hingga penyajian.
  • Bila terdapat hal-hal yang tidak berjalan sesuai rencana,tetap fokus pada tujuan akhir sembari memikirkan langkah berikutnya yang akan diambil.

3. Cara Memilih Bahan Mise En Place Yang Baik dan Mengatasi Kuman Saat Pengolahan

A. Cara Memilih Bahan Mise En Place Yang Baik dan Bagus

  • Bahan terbaik buat sayur-sayuran dan buah yaitu yang ditanam secara organik (tanpa pestisida) dapat didapatkan di beberapa pasar swalayan walaupun biayanya relatif mahal.
  • Pemakaian sayur-sayuran non organik harus dicuci terlebih dulu di air mengalir selama beberapa menit buat menghilangan pestisida yang menempel.
  • Memilih telur yang baik, salah satunya dengan menggoyangkan telur. Bila terasa ada barang yang memantul, telur tersebut berarti sudah membusuk, tidak bersih atau dapat berisi embrio yang mulai berkembang.
  • Memilih daging sapi yang fresh, biasanya berwarna kemerahan. Hindari daging yang telah berwarna kebiru-biruan terlebih yang telah menghasilkan aroma sedikit busuk.
  • Memilih ayam yang fresh, tidak berbau darah dan busuk. Daging ayam segar umumnya hanya bertahan 4-6 jam setelah dipotong, ayam yang dimasukkan ke dalam lemari es atau chiller hanya tahan 24 jam dan bakal bisa bertahan berhari-hari jika dimasukkan freezer dengan temperatur 24°C di bawah nol derajat.
  • Memilih ikan yang masih baik dan fresh. Ciri-cirinya yaitu insang berwarna merah, sisik masih utuh, bila ditekan daging terasa kenyal.

B. Mengatasi Kuman Selama Pengolahan

  • Memisahkan bahan makanan mentah seperti ikan,daging,unggas dari bahan makanan lain.Bahan makanan mentah mengandung mikroorganisme yang bisa mencemari bahan makanan lain.
  • Memakai peralatan masak yang berbeda masing- masing satu kali memproses bahan mentah.
  • Memastikan air buat masakan berkuah mendidih mencapai temperatur 70°C sebab pada temperatur tersebut mikroorganisme bisa mati dalam waktu 30 detik.
  • Jangan tinggalkan makanan yang telah dimasak pada temperatur kamar lebih dari dua jam.Masukkan ke lemari pendingin serta panaskan lagi bila akan dimakan pada temperatur minimal 60°
  • Menghindari mengolah makanan dengan kondisi tangan yang kotor.
  • Menghindari memakai lap kotor untuk membersihkan meja serta perabotan makan.
  • Jangan memasak sembari membawa hewan peliharaan.



Demikianlah pembahasan lengkap pengertian dan tujuan mise en place serta cara memilih bahannya yang bagus.Saya berharap artikel ini dapat menambah wawasan pembaca.Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: