Cara Usaha Pisang Keju Coklat dan Analisis Bisnisnya

usaha pisang keju coklat goreng disertai analisa bisnis dan tips sukses maupun cara membuatnya sampai penjualan produk laku terjual
Cookpad.com

Pisang adalah salah satu makanan yang disukai banyak orang.Biasanya pisang itu di goreng dan disajikan sebagai camilan untuk menemani waktu bersantai.Penyajiannya pun kadangkala di lengkapi dengan toping yang menarik seperti coklat dengan tambahan keju diatasnya.Dengan tambahan toping coklat dan keju membuat rasa pisang goreng menjadi lebih nikmat dan banyak digemari serta membuat ketagihan untuk membelinya.Karena banyak digemari orang sehingga memberikan peluang untuk membuka usaha keju coklat goreng.

Tetapi walaupun banyak digemari orang,membuka usaha keju coklat goreng tanpa perencanaan yang baik akan membuat usaha tidak akan maju.Lalu bagaimana caranya supaya usaha pisang keju coklat goreng berkembang dan banyak dibeli oleh orang-orang.Berikut tips sukses,cara membuat dan analisa usaha pisang keju coklat goreng.

1. Tips Sukses Bisnis Pisang Keju Coklat Goreng,

A. Pemilihan Jenis Pisang Yang Cocok,

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam bisnis produk pisang keju coklat goreng adalah pemilihan jenis pisang.Bahan pisang yang bagus dan cocok untuk produk ini harus memiliki ciri-ciri seperti tekstur pisang yang padat,keras sebelum digoreng dan lembek setelah digoreng.Sehingga ketika penyajiannya akan terasa lebih manis dan beraroma pisang yang kuat serta gurih.Pisang yang memiliki kriteria diatas adalah pisang kepok yang memiliki ukuran yang besar dan bentuknya yang melebar.

B. Pemilihan Lokasi Yang Strategis dan Tepat,

Dalam menjual produk,aspek lokasi sangat menentukan keberhasilan suatu bisnis.Jika lokasi penjualan sepi maka produk tidak akan laku terjual.Jadi harus memilih tempat yang ramai seperti minimarket,sekolah,perkantoran dan lain-lain.

Selain itu juga harus memperkirakan apakah tempat yang akan dijadikan jualan tersebut tidak banyak kompetitor dengan produk yang sama persis.Sedangkan faktor terakhir dalam sisi lokasi penjualan yaitu usia pembeli yang suka membeli produk.Biasanya yang suka membeli produk ini adalah yang berusia muda seperti anak-anak dan remaja.Sedangkan untuk orang tua sedikit yang membeli karena sangat berhati-hati dan takut kadar gula naik terutama yang menderita diabetes.

C. Pemasaran Supaya Lebih Dilirik Konsumen,

Pemasaran suatu produk penting untuk kelancaran bisnis.Pemasaran merupakan salah satu kunci penting suatu bisnis dapat bertahan dari banyaknya kompetitor produk sejenis.Pemasaran itu penting supaya produk lebih dikenal banyak orang.

Salah satu pemasaran yang terbukti efektif meningkatkan penjualan usaha pisang keju coklat goreng yaitu menempelkan sesuatu yang merupakan ciri khas dari produk seperti bentuk,topping dan logo di wadah produk.Ketika produk dibeli konsumen untuk suatu acara,besar kemungkinan produk akan dilihat banyak orang yang sebelumnya belum pernah mengetahui.Jika produk enak,bukan tidak mungkin orang-orang tersebut akan membelinya lain waktu.

D. Kebersihan Tempat Usaha Harus Diperhatikan,

Bagian terakhir dari tips sukses usaha pisang keju coklat goreng yaitu kebersihan tempat jualan.Walaupun sudah memilih bahan berkualitas,memilih tempat yang strategis dan mempromosikan ke orang-orang,tetapi jika tempat usaha kotor,bukan tidak mungkin konsumen akan kecewa membeli produk.Mungkin ada konsumen satu atau dua,tetapi melihat tempat usaha yang kotor,konsumen tersebut tidak akan membeli produk lagi.

Selain itu bukan tidak mungkin konsumen juga akan memberitahu orang-orang yang berkeinginan membeli produk bahwa tempat usaha kotor dan tidak higienis.Ini jelas akan memperkecil peluang mendapatkan laba yang besar hanya karena kebersihan tempat jualan.Oleh karena setiap penjual yang memiliki usaha pisang keju coklat goreng harus memperhatikan kebersihan tempat usaha mereka.

cara membuat pisang keju coklat goreng
pixabay.com

2. Cara Membuat Pisang Keju Coklat Goreng,

A. Bahan-Bahan Membuat Pisang Keju Coklat Goreng,

• 5 buah pisang kepok,
• 50 gram keju,
• 200 ml minyak,
• 100 gram tepung roti,
• 100 ml susu kental manis rasa coklat
• 300 ml air,
• 150 gram tepung terigu,
• 50 gram tepung beras,
• 30 gram gula pasir,
• 2 buah kuning telur.

B. Cara Mengolah Pisang Keju Coklat Goreng.

• Masukkan tepung roti ke baskom dan biarkan (adonan pertama),
• Masukkan gula pasir,kuning telur, tepung terigu dan beras serta tuang air ke dalam baskom (adonan kedua) dan aduk sampai merata,
• Masukkan pisang kedalam bahan adonan kedua yang sudah diaduk tadi,
• Aduk pisang sampai tercampur rata dan masukkan kedalam penggorengan,
• Goreng adonan pisang sampai setengah matang dan mengapung,
• Kemudian angkat pisang adonan dan celupkan ke dalam adonan pertama,
• Kemudian goreng sekali lagi sampai matang,
• Selanjutnya angkat dan taruh di saringan sampai minyak kering,
• Pindahkan pisang adonan ke box dan tuangkan susu kental manis rasa coklat serta sisiran keju.





3. Analisa Usaha Bisnis Pisang Keju Coklat Goreng.

Penjual mentarget 10 penjualan perhari atau 300 per bulan.

A. Biaya Tetap,

• 1 booth dan banner serta stand Rp.1.000.000
• 1 kompor dan 2 tabung gas 3 kg Rp.700.000
• 1 panci Rp.18,000
• 2 saringan Rp.10.000
• 1 pengaduk Rp.25,000 
• meja dan kursi Rp.500,000 
• 1 capitan Rp.8000
• 2 pisau Rp.50.000
• 2 ember Rp.20.000
• 2 lap serbet Rp.15.000
• 2 box donat kosong Rp.5.000
• 1 serutan keju Rp.15.000
• 1 tempat sampah Rp.15.000
• 1 teko plastik Rp.20.000
• 4 botol topping Rp.10.000
• 1 besek Rp.5.000
• 2 Baskom kecil Rp.10.000
• 2 galon = Rp.70.000
• Jumlah total = 2.496.000
• Biaya penyusutan selama 5 tahun(60 bulan) = Rp.41.600 per bulan

B. Biaya Variabel

• 5 buah pisang kepok = 1 tandan (10 sisir) Rp.100.000 = 1 sisir (15 buah) = Rp.10.000 = 1 buah = Rp.666 dibulatkan menjadi 700 x 5 = Rp.3.500 x 300 = Rp.1.050.000
• 50 gram keju = Rp.2.500 x 300 = Rp.750.000
• 200 ml minyak goreng = 1 liter = Rp.10.000 = 200 ml = Rp.2000 x 300 = Rp.600.000
• 100 gram tepung roti = 1 kg = Rp.10.000 = 100 gram = Rp.1.000 x 300 = Rp.300.000
• 100 ml susu kental manis rasa coklat = 1000 ml = Rp.10.000 = 100 ml = Rp.1.000 x 300 = Rp.300.000
• 200 ml air = Rp.264 x 300 = Rp.79.200
• 100 gram tepung terigu = 1 kg = Rp.10.000 = 100 gram = Rp.1.000 x 300 = 300.000
• 50 gram tepung beras = 1 kg = Rp.10.000 = Rp.500 x 300 = Rp.150.000
• 25 gram gula pasir = 1 kg = Rp.10.000 = 25 gram = Rp.250 x 300 = Rp.75.000
• 2 buah kuning telur = 1 buah = Rp1.000 = 2 buah = Rp.2.000 x 300 = Rp.600.000
• harga gas = Rp.200.000*
• harga sewa tempat 2 x 1 meter = Rp.200.000*
• Box kotak produk Rp.1000 x 300 = Rp.300.000*
• Jumlah harga per box = Rp.16.514
• Jumlah harga stok variabel = Rp. 4.904.200

• Biaya stok keseluruhan awal = biaya tetap + biaya variabel =
Rp.2.496.000 + Rp.4.904.200 = Rp.7.400.200
• Harga jual dari harga variabel per box Rp.16.514 dan penjual ingin mengambil untung 20 %(Rp.3.600) dan harga jualnya Rp.21.000 per box

• Laba kotor
= Rp.21.000 x 300 = Rp.6.300.000

• Laba bersih
= laba kotor – biaya variabel – biaya penyusutan (per bulan)
= Rp.6.300.000 – Rp.4.904.200 – Rp.41.600
= Rp.1.354.200

• Balik modal
= biaya stok awal : laba bersih
= Rp.7.400.200 : Rp.1.354.200
= 5,4 atau dibulatkan menjadi 6 bulan.

%d blogger menyukai ini: